Beranda blog Halaman 86

Menpora Dito Terima Kunjungan Dubes Rusia, Bahas Kerja Sama Olahraga Kedua Negara

0
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menerima kunjungan jajaran Kedutaan Besar Federasi Rusia di kediamannya, Jalan Denpasar Raya Nomor 34, Kuningan, Jakarta Selatan
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menerima kunjungan jajaran Kedutaan Besar Federasi Rusia di kediamannya, Jalan Denpasar Raya Nomor 34, Kuningan, Jakarta Selatan

Intens.id, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menerima kunjungan jajaran Kedutaan Besar Federasi Rusia di kediamannya, Jalan Denpasar Raya Nomor 34, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu, (25/9/2024).

Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Sergey Tolchenov yang memimpin rombongan mengawali pertemuan dengan memberikan selamat kepada Menpora Dito yang tengah berulang tahun ke-34.

“Sebuah kehormatan bagi kami bisa bertemu dengan Anda pada hari yang membahagiakan untuk Anda ini,” ucap Dubes Rusia.

Dubes Sergey lantas menyampaikan maksud tujuan kedatangan menemui Menpora. Di antaranya membahas peluang kerja sama dengan Kemenpora RI di bidang olahraga. Sederet program kerja sama disampaikan langsung kepada Menpora Dito untuk dibicarakan lebih lanjut.

“Kami memiliki program-program keolahragaan, yang kami harap bisa menjalin kerja sama dengan Indonesia,” tutur Dubes.

Lebih lanjut Dubes Sergey menceritakan perihal kondisi olahraga di Rusia secara umum. Serta bagaimana Pemerintah Federasi Rusia melalui kementerian olahraganya membangun dan mengembangkan olahraga di negara tersebut.

Dubes turut membahas agenda peringatan hubungan diplomatik Federasi Rusia dengan Indonesia pada 2025 mendatang. Dalam kaitan tersebut, Pemerintah Federasi Rusia berniat mengadakan pertandingan olahraga persahabatan antara kedua negara.

Menpora Dito menyambut baik tawaran kerja sama dari Pemerintah Federasi Rusia tersebut. Kata Menpora, Indonesia dan Rusia memiliki hubungan baik yang sudah terjalin selama ini. Karenanya, pengajuan kerja sama pada beberapa cabang olahraga (cabor) ini tentunya merupakan sesuatu yang perlu ditindaklanjuti.

“Apalagi program-program yang disampaikan sudah spesifik,” sebut Menpora.

Menurut Menpora Dito, salah satu cabor yang menjadi perhatian untuk diperkenalkan lebih luas di Rusia adalah pencak silat. Hal ini mengingat Indonesia melalui Presiden Terpilih Prabowo Subianto yang juga Presiden Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat) mengupayakan olahraga bela diri asli Indonesia ini bisa dipertandingkan di Olimpiade.

Menpora turut menyambut baik keinginan Rusia untuk mengadakan pertandingan olahraga persahabatan antara kedua negara. Pertandingan persahabatan ini diharapkan bukan hanya sepak bola, melainkan juga olahraga potensial lainnya seperti bola voli yang banyak diminati masyarakat Indonesia.

“Banyak yang bisa dikerjasamakan dengan Rusia. Untuk saat ini kita akan fokus pada program-program olahraga yang diajukan,” tegas Menpora Dito.

Turut hadir mendampingi Menpora Dito dalam pertemuan ini yaitu Staf Khusus Bidang Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga Hasintya Saraswati dan Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Hubungan Internasional Chaerany Putri.(*)

Kajian Rutin HIMAGRO UMMA: Memahami Konsep Problem Solving dalam Kehidupan Mahasiswa

0
Kajian Rutin HIMAGRO FAPERTAHUT Universitas Muslim Maros Bidang kemahasiswaan
Kajian Rutin HIMAGRO FAPERTAHUT Universitas Muslim Maros Bidang kemahasiswaan

Intens.id, Maros – Bertempat di Sekertariat Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO) Fakultas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan Universitas Muslim Maros (FAPERTAHUT UMMA) yang berdomisili di seputaran Allepolea, Pammelakkang Je’ne, Kec. Lau, Kab. Maros, digelar kajian rutin HIMAGRO bidang kemahasiswaan yang berjudul “Problem Solving” pada Senin, (23/9/2024).

Kajian tersebut dihadiri oleh Ketua Umum HIMAGRO FAPERTAHUT UMMA, Bung Aswadi Hamid bersama jajaran kepengurusannya periode 2024-2025 dengan menghadirkan Pemateri dari seorang Aktivis Organisasi, Ayunda Nurhidayati.

Dalam keteranganya, Nurhidayati, Sekretaris Jenderal Fakultas Ekonomi Bisnis UMMA, menerangkan bahwa Problem Solving berasal dari bahasa Yunani, problema yang berarti masalah dan solve berasal dari bahasa Latin yang berarti menyelesaikan.

Problem Solving adalah proses penyelesaian masalah, suatu langkah atau usaha mencari penjelasan dan jawaban dari setiap masalah yang dihadapi. Upaya penyelesaian masalah melalui pemilihan dari beberapa alternatif atau opsi yang mendekati kebenaran atau dianggap benar untuk suatu tujuan tertentu,” ujar Ida, sapaan akrab Pemateri.

Lebih lanjut, Ayunda Nurhidayah, yang juga merupakan Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Butta salewangang menyampaikan bahwa cara menyelesaikan masalah yakni identifikasi masalah, analisis penyebab masalah, pengembangan solusi, implementasi, dan evaluasi.

“Ilmu pengetahuan itu susah didapat. Jika semua telah diketahui oleh manusia, tentu tak ada lagi yang mau belajar. Jenius tidak dapat diukur hanya pada nilai akademik, akan tetapi juga pada non akademik yang semestinya harus dilatih, diasah dan dibiasakan sehingga dapat membentuk karakter yang potensial,” terang Kak Nurhidayati

Seorang srikandi yang pernah menjabat sebagai Ketua UKM Kewirausahaan UMMA periode 2023-2024 itu berkelakar bahwa dalam hidup dan kehidupan itu pasti ada masalah dan sekiranya tak mau dapat masalah, jadi ‘tude’ (kerang) saja dilaut. Semakin kita aktif mengejar pengetahuan, aktif ikut pengkaderan organisasi, maka kita akan semakin sadar bahwa masih banyak ilmu yang belum diketahui.

“Dalam penyelesaian masalah, pada umumnya Perempuan pakai perasaan dan Laki-laki pakai logika. Semua masalah pasti ada solusinya,” akhir Kak Nurhidayati

Dalam ungkapannya, Ketua Umum HIMAGRO FAPERTAHUT UMMA mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemateri yang telah berkenan membagi ilmunya kepada pengurus dan anggota HIMAGRO serta apresiasi yang setinggi-tingginya atas antusias belajar yang ditunjukkan oleh rekan-rekan Pengurus.

“Kegiatan kajian bidang kemahasiswaan ini merupakan usaha dalam rangka terbinanya profesionalisme dalam bidang-bidang keilmuan dan keorganisasian, mengembangkan pengetahuan dan memperkuat silaturrahmi antar sesama pengurus HIMAGRO FAPERTAHUT UMMA,”(*).

Bongkar Sindikat Kayu Ilegal Asal Kalimantan: Direktur Perusahaan Peredaran Kayu Ilegal buron 7 bulan ditangkap Gakkum LHK

0
Konferensi Pers Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum LHK Wilayah Kalimantan
Konferensi Pers Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum LHK Wilayah Kalimantan

Intens.id, Samarinda – Penyidik KLHK menangkap AE (35) Tersangka pelaku kasus peredaran kayu ilegal di Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur pada Hari Senin (9/9/2024) di Samarinda. Tersangka AE (35) sempat buron selama 7 (tujuh) bulan dengan berpindah – pindah tempat di luar Kota Samarinda. AE ditangkap Penyidik KLHK di sebuah rumah kontrakan di Samarinda. Tersangka saat ini ditahan di Rumah Tahanan Negara Polresta Samarinda.

Tersangka AE adalah Direktur UD KSJ di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Pemegang Perizinan Berusaha Pengolahan Hasil Hutan (PBPHH). Penyidik menyita Kayu Bulat (log) berbagai jenis sebanyak kurang lebih 138,59 meter kubik, Kayu Olahan berbagai jenis sebanyak kurang lebih 2.521 keping, 1 unit bandsaw, 1 unit mesin katrol, dan 1 unit mesin diesel.

AE ditersangkakan dengan Pasal 12 huruf e Jo Pasal 83 ayat (1) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, sebagaimana telah diubah dalam Paragraf 4 Pasal 37 angka 3 Pasal 12 huruf e Jo Pasal 83 ayat (1) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja dan/atau Pasal 50 ayat (3) huruf f Jo Pasal 78 ayat (5) Undang-undang 41 tahun 1999 tentang Kehutanan sebagaimana telah diubah dalam Paragraf 4 Pasal 36 angka 17 Pasal 50 Ayat (2) huruf d Jo Pasal 78 ayat (7) Undang-undang RI Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-undang Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Ancaman hukuman AE adalah pidana penjara 5 (lima) tahun dan denda hingga Rp. 3,5 Miliar.

Penindakan tersangka AE terkait dengan ada sindikat pengiriman kayu illegal berasal dari Kabupaten Berau Kaltim dikirim Surabaya Jatim sebanyak 55 kontainer (± 767 m3) di Pelabuhan Teluk Lamong Kota Surabaya yang berhasil ditindak Satgas Penanganan Pemberantasan Ilegal Logging Gakkum KLHK pada tanggal 2 dan 8 Maret 2024.

Berkaitan dengan jaringan kayu Ilegal asal Berau Kaltim ini, disamping Tersangka AE, ada 3 (tiga) tersangka lainnya yaitu AK (59) telah terbukti bersalah dan dipidana penjara 1 tahun 6 bulan dan denda Rp. 1 milyar atau penjara 3 bulan penjara oleh Majelis Hakim PN Berau. Sedangkan satu perkara dengan Tersangka IR (34) yang bertempat tinggal di Berau dalam proses persidangan di PN Surabaya. Penyidik juga sedang melakukan pendalaman terhadap Tersangka MB (49) bertempat tinggal di Samarinda dan beberapa pihak lainnya yang terlibat.

Rasio Ridho Sani, Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK mengatakan bahwa kami konsisten dan tidak akan berhenti menindak dan membongkar jaringan illegal logging. Penangkapan Buronan AE bukti komitmen kami. Illegal logging merupakan kejahatan terorganisir yang mencari keuntungan dengan mengorbankan lingkungan hidup, merusak kawasan hutan serta mengancam kehidupan masyarakat dan merugikan negara. Tindakan kejahatan terkait perusakan kawasan hutan akan mengganggu agenda Perubahan Iklim Indonesia Khusus terkait dengan FOLU Net Sink 2030. Kami mengharapkan para pelaku dapat dihukum maksimal, agar ada efek jera dan adil. Hukuman ringan tidak akan menimbulkan efek jera dan pembelajaran.

Rasio menambahkan berkaitan dengan jaringan kayu illegal asal Kalimantan, penyidik Gakkum KLHK juga telah menangkap tiga pelaku yaitu WS, AD dan SRY di Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat. Ketiga pelaku terlibat aktif dalam proses pencucian kayu hasil pembalakan liar sebanyak 1.519 batang dengan menggunakan SKSHH KO palsu dengan tujuan ke Semarang Jawa Tengah. dengan tujuan pengiriman ke Semarang Provinsi Jawa Tengah.

Ketiganya dijerat Pasal 12 huruf e Jo Pasal 83 Ayat (1) huruf b Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2013 Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan sebagaimana telah diubah dalam Paragraf 4 Pasal 37 angka 3 Pasal 12 huruf e Jo Pasal 83 Ayat (1) huruf b Undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja dan atau Setiap orang dilarang memalsukan surat keterangan sahnya hasil hutan kayu melanggar pasal 14 huruf a Jo Pasal 88 Ayat (1) huruf b Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

Terhadap proses penegakan hukum terhadap tersangka kayu illegal ini, sekali lagi kami mengharapkan hukuman maksimal bagi ketiga tersangka. Hukuman ringan tidak akan membuat efek jera. Kami menyakini hukuman maksimal penting untuk efek jera sehingga dapat menghentikan kejahatan ini, tegas Rasio Sani. Rasio Sani juga mengatakan ia sudah memerintahkan Ketua Satgas Penanganan dan Pemberantasan Ilegal Logging Gakkum KLHK, Sustyo Iriyono untuk terus mendalami pihak-pihak yang terlibat jaringan peredaran kayu illegal ini.

David Muhammad Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Kalimantan mengatakan bahwa ancaman pembalakan liar dan peredaran kayu illegal di Kalimantan masih tinggi. Untuk itu kami terus berupaya meningkatkan kolaborasi dengan membentuk jaringan pemantauan dan pengamanan peredaran hasil hutan diseluruh pelabuhan laut yang ada di kalimantan guna meminimalisir tindak kejahatan kehutanan antar pulau tersebut. Untuk meningkatkan efek jera dan pembelajaran bagi pelaku kejahatan lainnya, David Muhammad menambahkan bahwa kami sudah diperintahkan Dirjen Gakkum, Rasio Ridho Sani untuk mendalami sindikat kejahatan ini melalui aliran transaksi keuangannya dan penerapan penyidikan tindak pidana pencucian uang.

Sejauh ini Gakkum KLHK telah melakukan 2.171 operasi pengamanan lingkungan hidup dan kehutanan, dimana 801 operasi yang telah dilakukan terkait illegal logging. Komitmen dan konsistensi penindakan tegas terhadap pelaku kejahatan illegal logging dan peredaran kayu illegal penting untuk membangunan tata kelola kehutanan yang lebih baik. Untuk itu, kami menyampaikan apresiasi atas kerjasama dan dukungan Polda Kalimantan Timur dan Polda Kalimantan Barat, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat, serta kepada BPHL Wilayah XI Samarinda dan BPHL Wilayah VIII Pontianak, pungkas Rasio.

IAIN Bone Gelar Kuliah Tamu Internasional Bersama Tohoku University Jepang

0
Gerbang Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone
Gerbang Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Intens.id, Bone – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone menyelenggarakan kuliah tamu bertaraf internasional dengan menghadirkan dosen dari Tohoku University, Jepang, pada 24 September 2024.

Kegiatan ini berlangsung di Kebun Jati Bainang, Palakka, Bone, dan dibuka oleh Rektor IAIN Bone, Prof. Dr. H. Syahabuddin. Kegiatan kuliah tamu dilaksanakan usai peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Kesemarakan Maulid, juga disertai dengan adanya male yang merupakan bagian dari perlombaan menghias kaddo minyaq.

Kuliah tamu ini merupakan bagian dari komitmen IAIN Bone dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta memperluas jaringan kerjasama dengan perguruan tinggi internasional.

Dengan mengundang ahli dari Tohoku University, bertujuan sebagai ikhtia untuk dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkuat dan memperkaya wawasan sivitas akademika, terutama dalam kajian interdisipliner.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Peter John Wanner dari Tohoku University menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang menjanjikan dalam hubungan kerjasama antara IAIN Bone dan Tohoku University.

Ia berharap bahwa kerjasama ini akan terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kedua institusi. Termasuk dalam kaitan untuk pengembangan keilmuan lintas institusi.

Selain itu, Ismail Suardi Wekke, BOLT Outreach Liaison Fellow, juga menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang terjalin antara IAIN Bone dan BOLT.

“Kami berterima kasih kepada IAIN Bone yang telah membuka kesempatan untuk bekerjasama dengan BOLT. Dalam waktu dekat, kami akan mengadakan beberapa aktivitas bersama, termasuk TUIIS (Tohoku University International Interdisciplinary Studies) dan pelatihan penulisan akademik secara daring,” ujarnya, usai mengikuti kuliah tamu dan turut menyaksikan penandatanganan MoA dua setelah acara yaitu maulid dan kuliah tamu, Rabu (25/9/2024).

Dengan adanya kolaborasi ini, IAIN Bone semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan yang berorientasi pada pengembangan akademik global serta memperkaya pengalaman dan kompetensi mahasiswa serta dosen.

IAIN Bone menjadi bagian dalam penguatan ekosistem Perguruan tinggi keagamaan Islam Indonesia. Setelah sebelumnya dengan status STAIN, kini dengan penguatan institusi, bersiap untuk menuju perguruan tinggi dengan alih status menjadi universitas.(*)

UNSIKA Sukses Gelar Kongres Nasional HMMI: Mahasiswa Manajemen Siap Jadi Agen Perubahan untuk Indonesia Digdaya

0

Intens.id, Karawang – Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) sukses menyelenggarakan Kongres Nasional Himpunan Mahasiswa Manajemen Indonesia (HMMI) yang berlangsung dari tanggal 21 hingga 24 September 2024.

Mengusung tema “Era Baru HMMI Berdaya untuk Indonesia Digdaya”, acara ini dihadiri oleh lebih dari 200 mahasiswa dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Kongres dibuka oleh Rektor yang diwakili Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSIKA, Dr. Dede Jajang Suyaman S.E., M.M. yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam membangun bangsa melalui pengembangan manajemen yang berkelanjutan. “Kongres ini adalah momentum bagi kita semua untuk berinovasi dan berkolaborasi demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

Selama tiga hari, peserta terlibat dalam berbagai sesi seminar dan Focus Group Discussion (FGD) yang menghadirkan narasumber. Salah satu sesi yang paling menarik adalah diskusi yang membahas mahasiswa sebagai katalisator transformasi demografi, Olivia Nuzan, Founder dan CEO Get a Life Corp. “Indonesia akan mendapat anugerah Bonus Demografi selama rentang waktu 2020-2035, yang mencapai puncaknya tahun 2030. Pada saat itu jumlah kelompok usia produktif (usia 15-64 tahun) jauh melebihi kelompok usia tidak produktif.”, menjelaskan pentingnya mengambil peran dalam menghadapi transformasi demografi.

Puncak acara ditandai dengan penutupan yang meriah. Dalam pidato penutup, Ketua Umum HIMMAS Unsika, Beryl Geovani X, mengajak semua peserta untuk menerapkan ilmu yang didapat dalam kongres ini untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat.

“Mari kita buktikan bahwa mahasiswa manajemen mampu menjadi agen perubahan untuk Indonesia yang lebih digdaya,” tegasnya.

Kongres HMMI Ke-10 juga menetapkan Husain Firdaus sebagai ketua umum PB HMMI periode 2024-2026, “Dengan mengangkat tema “HMMI Berdaya Indonesia Digdaya” tentu memiliki maksud dan tujuan, dengan adanya HMMI ini harus menjadi kekuatan bersama dengan berbasiskan mahasiswa manajemen se-Indonesia, serta berharap adanya SDM yang banyak kita mampu mengangkat derajat Indonesia menjadikan Indonesia maju dengan berkontribusi langsung dalam pembangunan bangsa ini” harapnya.

Diwaktu yang sama demisioner ketua umum HIMMAS UNSIKA, Fajar Try Suari F, selaku koordinator steering committee kongres HMMI, berharap “HMMI akan terus aktif dan masif dalam mengawal isu di daerah sampai ke tingkat nasional, serta harapan dari saya semoga HMMI akan terus menjaga kesolidaritasan nya dalam membangun nusantara”

Dengan suksesnya Kongres Nasional HMMI ini, UNSIKA semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat pendidikan yang mendukung pengembangan manajemen yang inovatif dan berdaya saing. Harapan besar agar semangat kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan menghasilkan kontribusi yang besar bagi pembangunan Indonesia.(*)

Mendorong Literasi Sastra dan Lingkungan: Melalui Kuliah Umum dan MoU untuk Kolaborasi Berkelanjutan

0
Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo dan Klikhijau
Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo dan Klikhijau.

Intens.id, Kendari – Upaya untuk memperkuat literasi sastra dan lingkungan mencapai babak baru dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo dan Klikhijau, sebuah media yang fokus pada isu lingkungan dan gaya hidup ramah lingkungan.

Keiatan tersebut diawali dengan Kuliah Umum Sastra & Lingkungan dengan tema “Membaca Diskursus Wacana Sastra terkait Krisis Ekologis” yang dibawakan oleh Anis Kurniawan, Direktur Klikhijau.
Acara yang berlangsung di Aula Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo ini merupakan komitmen bersama untuk mendorong literasi wacana sastra dan lingkungan di tengah masyarakat. Kendari, 24 September 2024

Penandatanganan dilakukan oleh Dr. Rasiah, S.Pd., M.Hum., selaku Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo, yang bertindak atas nama Jurusan Bahasa dan Sastra. Sementara itu, Arman Jaya, S.T., Manager Program dan Fundraising Klikhijau bertindak untuk dan atas nama Klikhijau. Kedua belah pihak sepakat untuk mengintegrasikan literasi sastra dengan kepedulian terhadap lingkungan melalui berbagai kegiatan kolaboratif.

Kerja Sama Berkelanjutan untuk Literasi Sastra dan Lingkungan

Kerja sama ini bertujuan untuk menciptakan platform yang dapat meningkatkan literasi wacana sastra dengan fokus pada isu-isu lingkungan. Dalam hal ini, para pihak akan bekerja sama untuk menjalankan berbagai program yang berkaitan dengan literasi dan konservasi lingkungan, memanfaatkan sumber daya masing-masing untuk pengembangan sumber daya manusia, khususnya yang berkaitan dengan karya sastra.

Dr. Rasiah mengatakan bahawa, Literasi sastra tidak hanya tentang kata-kata, tetapi juga tentang bagaimana kita memahami lingkungan tempat kita tinggal. Kolaborasi ini adalah langkah penting untuk memadukan sastra dan kepedulian lingkungan dalam wacana yang lebih luas.
“Tema sastra dan lingkungan yang secara khusus akan membaca diskursus wacana sastra terkait dengan krisis ekologi. Jadi persoalan ekologi itu memang persoalan yang sangat urgent,” katanya.

“Hal ini menjadi perhatian dunia tidak saja di Indonesia, di belahan bumi di sebrang lain sana. Misalnya di barat itu begitu gencarnya mebahas tentang krisis lingkungan dan juga bagaimana menghadapi perubahan perubahan iklim ini yang dianggap memang sangat sudah sangat mengkhawatirkan. Sehingga perlu untuk membangun kerjasama lintas sektor, tidak terkecuali kita di Fakultas Ilmu Budaya.

Sementara itu, Arman Jaya menambahkan, bahwa, Klikhijau dengan jurnalisme sastranya sangat antusias untuk mengedepankan literasi hijau. Melalui kerja sama ini, kami berharap bisa menghadirkan narasi yang kuat tentang pentingnya menjaga lingkungan melalui ragam karya sastra.

Ruang Lingkup Kerja Sama

Lebih jauh Arman, menguraikan poin kerjasama yang dapat dilakukan untuk menindak lanjuti lebih jauh MoU yang baru saja ditandatangani. Mulai dari mewadahi pelaksanaan literasi hijau di media massa, Kedua pihak akan bersama-sama mengembangkan konten literasi yang memadukan isu lingkungan dan sastra, baik secara online maupun hybrid.
“Selain itu memungkinkan juga Magang, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo dapat mengirim mahasiswa untuk menjalani program magang di Klikhijau.com sebagai bagian dari implementasi program Merdeka Belajar. Selanjutnya pengembangan sumber daya melalui Pelatihan dan Workshop, Selain literasi, kedepannya dapat dilakukan pelatihan dan workshop bagi mahasiswa dan komunitas untuk memperkuat kompetensi di bidang sastra dan lingkungan,” jelas Arman.

Kerja sama ini juga mencerminkan komitmen kedua belah pihak untuk berkontribusi secara aktif dalam pengembangan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya literasi lingkungan, sekaligus memperkenalkan narasi hijau melalui pendekatan sastra.

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal yang diharapkan akan memberikan dampak jangka panjang dalam dunia pendidikan, khususnya dalam membangun generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan melalui pendekatan sastra. Dengan semakin pentingnya isu lingkungan di dunia modern, kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi institusi lain untuk turut terlibat dalam literasi hijau.(*)

Kinerja APBN Hingga Agustus 2024 Masih On-Track, Ekonomi Nasional Terjaga Positif

0
Konferensi Pers APBN KITA, Kinerja dan Fakta. Kementerian Keuangan RI
Konferensi Pers APBN KITA, Kinerja dan Fakta. Kementerian Keuangan RI

Intens.id, Jakarta – Hingga akhir Agustus ini, kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih on the track sesuai dengan target yang dicanangkan dalam RUU APBN 2024. Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa mengungkapkan, kinerja anggaran hingga akhir bulan lalu mengalami sedikit perbaikan, terutama dari sisi pendapatan.

Ia mengatakan, pendapatan negara telah terkumpul Rp1.777 triliun. “Ini artinya 63,4% dari target. Dan ini kontraksinya adalah 2,5% year on year. Kontraksi ini jauh lebih kecil dibandingkan pada bulan-bulan sebelumnya,” ujar Menteri Keuangan di Aula Mezzanine Kompleks Kementerian Keuangan Jakarta pada Senin (23/9).

“Jadi ini adalah penurunan dari kontraksi pendapatan negara ini yang kita harapkan sampai akhir tahun mungkin kita bisa menjaga agar pendapatan negara bisa terus bisa mengejar sesuai dengan targetnya,” tambahnya.

Sementara itu, belanja negara telah mencapai Rp1.930,7 triliun atau 58,1% dari total pagu belanja negara tahun ini dengan pertumbuhan yang masih sangat kuat di angka 15,3% year on year. Menkeu mengatakan, sejak awal tahun 2024 ini pertumbuhan dari belanja negara memang mencapai double digit.

“Ini karena seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, awal-awal tahun kita ada kebutuhan untuk Pemilu dan kita juga membelanjakan terutama untuk beberapa bantuan sosial El Nino,” ujar Sri Mulyani.

Dengan pendapatan dan belanja negara tersebut, defisit APBN hingga akhir Agustus mencapai Rp153,7 triliun atau 0,68% dari PDB. Menkeu menegaskan, besaran defisit tersebut masih sesuai dengan RUU APBN 2024. Adapun keseimbangan primer masih dalam posisi status surplus Rp161,8 triliun.

Sebagai sebuah instrumen penting, APBN akan terus dioptimalkan sebagai shock absorber dalam menjaga stabilitas ekonomi, melindungi masyarakat, dan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi global.

Sementara itu, perkembangan ekonomi nasional masih terjaga positif. Inflasi terpantau tetap stabil pada 2,12% year on year didukung harga pangan yang semakin terkendali. Neraca perdagangan masih mempertahankan tren surplus hingga bulan ke-52 dengan ekspor mencapai 23,6 miliar US Dollar dan impor 20,7 miliar US Dollar. Meski demikian, surplus tersebut menurun secara kumulatif.

“Dari faktor domestik yang menjelaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terlihat positif. Kita lihat untuk konsumsi rumah tangga maupun dari berbagai indeks yang menjadi proxy dari konsumsi kita. Indeks confidence dari konsumen kita di 124,4. Kalau kita lihat itu levelnya tinggi dan stabil di tinggi. Ini berarti mereka masih memiliki confidence untuk melakukan kegiatan aktivitas konsumsi,” ucap sang Bendahara Negara.

Hal itu didukung tren peningkatan pada Mandiri Spending Index yang terus merangkak naik hingga mencapai level 277,6. Terlihat juga dari indeks penjualan riil yang tumbuh positif di 5,8. Meski demikian, Menkeu mewanti-wanti PMI Indonesia yang mulai masuk dalam zona kontraksi.

“Ini perlu diwaspadai, tapi kita berharap dengan tadi impor yang mulai tumbuh di 9% itu bisa mendorong kembali kegiatan manufaktur. Dan ekspor kita juga tumbuhnya positif,”(*)

Singgung Teror Ledakan Pager di Lebanon, Jusuf Kalla: Umat Islam Tertinggal di Bidang Teknologi

0
Jusuf Kalla saat menjadi Keynote Spech di acara wisuda Universitas Darunnajah Jakarta.

Intens.id, Jakarta – Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla atau JK, menilai, ummat Islam saat ini tertinggal dalam bidang teknologi. Hal tersebut disampaikan JK saat menjadi keynote spech diacara wisuda sarjana ke 25 Universitas Darunnajah, Jakarta, Sabtu (21/09/2024).

Bagi JK, ketertinggalan itu membuka mata akan kejadian yang terjadi di Gaza bahkan Lebanon, beberapa hari terakhir.

“Dunia islam saat ini mengalami fluktuasi yang sagat rumit. Tiap hari kita melihat bagaimana di Gaza. Kemarin di Libanon, apa yang membuat kematian, karena kita kalah dibidang teknologi,” kata JK di hadapan wisudawan civitas akademika Universitas Darunnajah.

JK memandang pentingnya Islam menguasai dan memahami bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Bagi Ketua umum PMI ini, penguasaan dan kemampuan dibidang ilmu dan teknologi adalah salah satu jalan utama untuk meningkatkan daya saing bangsa.

“Saya selalu katakan untuk meningkatkan daya saing, dasarnya mempelajari ilmu dan teknologi. Tidak ada negara yang daya saingnya rendah selama mengedepankan ilmu dan teknologi,” tegas JK lagi.

Ia menyebut sejumlah negara maju yang terdepan karena menguasai science dan teknologi. Seperti Jepang, Korea dan Singapura. Negara-negara tersebut tidak memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah, tapi mereka mengutamakan sumber daya manusia (SDM) dengan peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Indonesia kaya SDA tapi tidak maju. Itu artinya, tanpa scinence, tanpa teknologi daya saing kita ketinggalan dan daya saing kita rendah,” ujar JK.

JK juga mengingatkan jika Umat Islam pernah mengalami kejayaan di masa lalu. Faktor penyebabnya adalah karena Islam pada saat itu menguasai Ilmu pengetahuan dan teknologi yang ditopang oleh ulama dan pengusaha.

“Kejayaan Islam pada abad ke 9 lalu adalah kerja sama antara tiga hal, yaitu ulama, SDM yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengusaha. Begitu pemerintah meguasai, maka mundurlah Islam saat itu,” tutur JK.

Olehnya itu, JK mengajak agar mencontoh negara-negara maju yang mengedepankan penguasaan ilmu pegetahuan dan tekologi serta inovasi. Dengan jalan itu, JK yakin, akan mengembalikan kejayaan umat Islam seperti beberapa abad lalu.(*)

Polemik Kesejahteraan Dosen ASN Kemendikbudristek, Setya Kita Pancasila Sulsel Desak Pemerintah Bertindak

0

Intens.id, Makassar, Polemik kesejahteraan dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah Kemendikbudristek yang sedang viral akhir-akhir ini menarik perhatian organisasi massa Setya Kita Pancasila Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini memicu diskusi luas di kalangan masyarakat dan para pemangku kepentingan pendidikan.

Menurut Ketua Umum Setya Kita Pancasila Sulawesi Selatan, Ali Fauzi Mahmuda, sudah selayaknya para dosen, yang menjadi pilar masa depan bangsa dan bertanggung jawab mencerdaskan anak bangsa, mendapatkan perhatian serius.

“Kenapa ada kesenjangan antara dosen ASN? Tukin Dosen ASN di Kementerian lain yang kami tahu dibayarkan, mengapa di Kemendikbudristek tidak di bayarkan? Belum lagi tanggung jawab para dosen untuk menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi tapi kesejahteraan mereka belum terjamin. Kami berharap pemerintah memperhatikan masalah ini dengan serius. Karena ini menyangkut kesejahteraan orang yang berjuang untuk generasi bangsa”. ujarnya.

Dengan adanya diskriminasi terhadap dosen Kemendikbudristek, situasi ini bisa menjadi bumerang. “Kasihan mahasiswa kalau dosennya sibuk mencari uang tambahan demi bertahan hidup,” ungkap Ali Fauzi Mahmuda.

Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan dosen tetapi juga dapat mempengaruhi kualitas pendidikan yang diterima oleh siswa. Sudah saatnya pihak terkait mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah ini demi masa depan pendidikan yang lebih baik.

Ali Fauzi Mahmuda kembali meminta pemerintah untuk memberikan keadilan kepada dosen Kemendikbudristek. “Sekali lagi tolong pemerintah berikan keadilan kepada dosen Kemendikbudristek”(*)

 

KLHK Percayakan PT Mitra Hijau Asia Tangani Alkes Bermerkuri di Pulau Sulawesi

0
KLHK Percayakan PT Mitra Hijau Asia Tangani Alkes Bermerkuri di Pulau Sulawesi

Intens.id, Makassar – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktorat Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 (PSLB3) melaksanakan kegiatan penarikan Alat Kesehatan (Alkes) bermerkuri di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (18/9/24).

Penarikan Alkes bermerkuri wilayah Sulawesi bersumber dari 563 Fasyankes di 29 Kabupaten dan 3 Kotamadya yang berada di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah. Adapun jumlah totalnya sebanyak 7.123 unit dan seberat 6,29 ton yang sudah termuat dengan rapi dalam 4 truk container.

Kegiatan ini merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 21 tahun 1019 tentang Rencana Aksi Nasional Pengurangan dan Penghapusan Merkuri dan Permen LHK Nomor 27 tahun 2020 tentang Pengelolaan Limbah Alkes mengandung merkuri.

KLHK menunjuk PT Mitra Hijau Asia (MHA) sebagai perusahaan pengelola limbah untuk pengolahan alkes bermerkuri. Seperti diketahui, PT MHA merupakan perusahaan pengelola limbah B3 terpercaya dan berpengalaman sebagai mitra pemerintah dalam penanganan limbah B3 di Indonesia.

Peresmian penarikan Alkes bermerkuri dihadiri oleh sejumlah pejabat antara lain Dirjen PSLB3 KLHK Rosa Vivien Ratnawati, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakhrulloh, Sekda Provinsi dari tiga provinsi, Tenaga Ahli Menteri LHK Bidang Legislasi dan Advokasi Dr Ilyas Asaad, Direktur Utama PT Mitra Hijau Asia Riory Rivandy dan para kepala Dinas LHK dari 3 provinsi di Pulau Sulawesi serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Sulsel menyambut baik kegiatan penarikan Alkes bermerkuri yang telah dikumpulkan dengan baik melalui Kerjasama KLHK, Kementerian Kesehatan dan pihak ketiga yakni PT Mitra Hijau Asia.

PJ Gubernur menyampaikan dukungan atas upaya penghapusan merkuri pada bidang priorotas kesehatan sebagai bagian dari perlindungan dan pelestarian lingkungan.

“Kami mendukung kegiatan ini mengingat pentingnya penanganan limbah berbahaya khususnya Alkes bermerkuri. Kami juga berharap agar KLHK memberikan sosialisasi ke masyarakat tentang penanganan Alkes bermerkuri,” jelas Pj Gubernur.

Dalam sambutannya, Dirjen PSLB3 KLHK Rosa Vivien Ratnawati menuturkan, penarikan Alkes bermerkuri dilakukan berkat Kerjasama dan kolaborasi multipihak.

“Penarikan Alkes bermerkuri prioritas di bidang kesehatan sangat penting sebagai implementasi dari PermenLHK Nomor 27 tahun 2020 tentang pengelolaan limbah Alkes mengandung Merkuri. Proses penarikan ini tidaklah mudah karena harus turun ke lapangan dan berkordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup serta Direktorat PSLB3 KLHK,” tuturnya.

Rosa Vivien Ratnawati juga menegaskan bahwa KLHK telah menunjuk secara resmi PT Mitra Hijau Asia sebagai perusahaan pengelola limbah B3 terbesar dan terpercaya di Indonesia Timur, sebagai mitra dalam penanganan Alkes bermerkuri di Pulau Sulawesi.

“Terima kasih pada semua pihak yang telah membantu, termasuk kepada PT Mitra Hijau Asia yang telah bermitra dengan KLHK dalam penanganan Alkes bermerkuri khususnya dari 3 Provinsi yang dilakukan pada hari ini,” ungkapnya.

Rosa Vivien menambahkan kegiatan yang sama telah dilakukan sejak tahun 2022 di Wilayah Pulau Jawa dan pada tahun 2024 juga telah dilaksanakan di wilayah Bali, Nusa Tenggara dan Sumatera.

“KLHK berharap kegiatan ini dapat diselesaikan pada tahun 2025 untuk wilayah Kalimantan, Maluku dan Papua. Dengan adanya kegiatan penarikan Alkes bermerkuri ini, marilah kita dukung “make mercury history” agar kesehatan lingkungan hidup dan kesehatan manusia dapat terlindungi dari bahaya merkuri di masa depan,” pungkasnya.

Peresmian pelepasan empat truk kontainer dilakukan secara saksama di lapangan Kantor Gubernur Sulsel disaksikan para tamu undangan dan pejabat yang hadir. Empat truk kontainer milik PT Mitra Hijau Asia yang membawa Alkes bermerkuri dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah bergerak pelan meninggalkan lapangan kantor gubernur Sulawesi Selatan menuju lokasi penyimpanan menandai gerakan “make mercury history”.