Beranda blog Halaman 116

Jusuf Kalla Dorong Universitas Ciptakan Revolusi Enterpreneurship Untuk Hadapi Tantangan Zaman

0
Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla (JK), saat “Bincang Entrepreneurship” bersama unsur pimpinan UNM, di Lantai 7 Menara Pinisi UNM, Jumat, 2 Juni 2023.

Intens.id, Makassar – Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) mendorong Universitas Negeri Makassar (UNM) untuk menyiapkan revolusi entrepreneurship. Hal itu disebut penting untuk menciptakan mahasiswa dalam menjawab tantangan zaman di masa mendatang.

Menurut JK, UNM merupakan salah satu universitas yang menciptakan tenaga pendidik. Sehingga modal tersebut menjadi jalan bagi UNM untuk menyiapkan pondasi bagi generasi mendatang, termasuk dalam menciptakan generasi pengusaha.

“Pendidikan yang baik akan mendatangkan ilmu. Ilmu kemudian menciptakan teknologi yang kemudian menimbulkan spirit enterpreneurship. Setelah itu menjadi industri kemudian yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat. Lalu pendapatan masyarakat yang tinggi itulah yang dikatakan kemakmuran,” kata Jusuf Kalla saat ‘Bincang Entrepreneurship’ bersama unsur pimpinan UNM, di Lantai 7 Menara Pinisi UNM, Jumat, 2 Juni 2023.

“Tapi yang paling penting adalah mengembalikan spirit enterpreneurship khususnya pengusaha nasional,” tambahnya.

Bagi JK, mengembalikan spirit pengusaha nasional sangat penting karena tidak terlepas adanya hubungan erat antara penguasa dan pengusaha. “Penguasa menentukan maju mundurnya pengusaha. Tapi pada dasarnya penguasa didorong oleh pengusaha. itu kenyataannya,” ujar JK lagi.

“Kembali lagi, kemampuan teknologi, inovasi dan kemampuan enterprenur kita masih tidak percaya diri. Padahal kalau kita kerja keras itu juga membuat kita mampu bersaing,” tegas generasi kedua dari Kalla Group tersebut.

Dengan demikian, JK menyebutkan, untuk mengembalikan pengusaha nasional menjadi tuan rumah di negeri sendiri adalah menjadi tugas universitas. Itu juga menjadi salah satu alasan JK yang rajin ke kampus-kampus di Indonesia melakukan hal yang sama, salah satunya UNM.

“Mengapa UNM, karena selain mahasiswa dapat ilmu, mereka kembali ke daerah langsung memberi ilmu karena sebagian besar menjadi guru. tapi ini berlaku untuk semua universitas di Indonesia,” ujarnya.

Jusuf Kalla saat “Bincang Entrepreneurship” bersama unsur pimpinan UNM, di Lantai 7 Menara Pinisi UNM

Pada kesempatan sama, JK menceritakan soal kehebatan pengusaha-pengusaha sulsel ditahun 60-70an. Seperti keberadaan para pengusaha Sulsel yang memiliki bank sendiri. Namun sayangnya, kata JK, keberadaan para pengusaha tersebut hanya bertahan di satu generasi saja.

“Tanpa bermaksud sombong. Satu-satunya perusahaan lokal yang bisa bertahan lama saat ini adalah Kalla Group. Perusahaan yang dibuat bapak saya yang pendidikannya hanya SD,” kenang JK.

Dengan demikian, ia berharap, keterlibatan universitas dalam menciptakan revolusi enterpreneurship akan membuat generasi Indonesia makin siap menghadapi tantangan zaman di masa datang.(*)

Pilihan Tepat Sablon Kaos Berkualitas: Mula Printing Makassar

0
Rekomendasi Pilihan Tepat Sablon Kaos Berkualitas: Mula Printing Makassar

Intens.id, MakassarMULA PRINTING Sablon Kaos Makassar, hadir sebagai salah satu usaha yang bergerak dibidang jasa sablon kaos dan konveksi yang berada di Kota Makassar. berdiri sejak tahun 2020.

Perusahaan yang selalu berkomitmen untuk membangun lingkungan kerja yang nyaman dan berkualitas, melalui pelayanan terbaik yang diberikan.

MULA PRINTING mempunyai komitmen sebagai mitra kerja yang handal dan terpercaya untuk mewujudkan yang terbaik, menjadi motor penggerak bagi MULA PRINTING untuk memberikan layanan yang terbaik bagi Klien.

Selalu berusaha untuk memberikan servis dan produk yang terbaik serta mengusahakan produk kami agar efisien dan efektif.

Dengan memberikan banyak pilihan kepada konsumen terhadap bahan yang akan digunakan dalam sablon, diantaranya yaitu rubber, plastisol, dan polylex.

Kualitas dan ketepatan waktu dalam pengerjaan menjadi komitmen yang dijunjung tinggi oleh tim MULA PRINTING.

MULA PRINTING memberikan layanan pilihan kepada klien untuk memesan dalam jumlah besar atau kecil dan satuan.

Menerima pembuatan kaos pesanan untuk kebutuhan kaos kelas, kaos event, kaos distro, kaos komunitas, maupun kaos promosi sesuai dengan kebutuhan anda. baik untuk keperluan komunitas, lembaga,instansi dan keperluan lainnya.

Tidak hanya itu MULA PRINTING juga melayani sablon untuk berbagai jenis merchandise, seperti totebag, cetak mug, sablon topi.

Kami melayani pesanan dari seluruh wilayah di Indonesia.

Jika ingin memesan dengan mudah, dapat menghubungi kontak MULA PRINTING: 0877 4882 4405 atau melalui Direct Message (DM) Instagram @mula.printing, bisa juga mengunjungi alamat langsung di Jl. Keindahan 1, BTP Blok AC No. 34, Biringkanaya, Kota Makassar.

Angkuh akan Materi, hingga Miskin Moral dalam Diri

0

Angkuh akan Materi, hingga Miskin Moral dalam Diri

“Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. (Q.S. An-Nisaa’ : 135)”.

Dengan membaca secara seksama penggalan Q.S. An-Nisaa’ : 135 seketika menyadarkan seseorang akan manusia yang lebih banyak memberi makan pada egonya. Hingga hawa nafsu akan kesombongan juga menyeruak hingga ke ubun – ubun. Tipe manusia yang hanya mementingkan dirinya saja dan tergolong acuh akan orang lain di sekelilingnya, bukan lagi hal yang tidak wajar, melainkan sudah menduduki status wajar di tengah masyarakat.

Tidak ada satu manusia pun ingin hidup tidak berkecukupan atau orang menyebutnya kaum pinggiran, namun jika mampu dimaknai oleh seseorang, justru itu merupakan sebuah kebaikan yang di berikan Tuhan untuk manusia di bumi. Tetapi, pikiran liar justru lebih banyak menggerogoti, sehingga manusia dengan sangat sukarela menyusuri jalan buntu dalam hidupnya.

Sepanjang hidup, perihal memberikan hak orang lain yang dititipkan melalui sesorang, justru menjadikan manusia menghianati kewajibannya. Bahkan, tak jarang merendahkan manusia lain adalah hobinya, hanya karena mereka yang disebut kaum pinggiran tak memiliki kasur dan rumah mewah yang sama. Beberapa manusia ingin disebut manusia, namun tidak memanusiakan manusia lain.

Di pandangan manusia, orang yang menggantungkan hidupnya pada jalanan tersebut, dianggapnya memiliki strata sosial yang berbeda dengan dia yang hidup nyaman di rumah mewahnya. Namun sayang, itu hanya di mata manusia tapi tidak dengan Tuhan. Seketika, terkadang orang lupa bahwa yang dimiliki akan hilang dan tak tersisa, jika yang dititipkan tidak memberi manfaat pada orang lain.

Tak jarang pula, orang yang disebut kalangan atas justru memanfaatkan kondisi mereka kaum pinggiran. Yah, hanya karena ingin dinilai dermawan, hingga mempublikasikan kebaikan yang dibuatnya. Padahal, bukankah lebih baik jika tak diumbar.

Dari beberapa manusia yang menilai kaum pinggiran lebih rendah darinya. Mereka mengenal kata sadar dan mampu mengenali seluruh hurufnya, tetapi hanya sekadar itu namun tidak diimplementasikan dalam hidupnya.

Mungkin seseorang lupa dan menutup mata juga hati nurani, bahwa betapa sulitnya hidup kaum pinggiran di luar sana. Sesungguhnya, mereka ingin kehidupan yang sama di mana ada kelayakan di sana. Sekali lagi, Tuhan Maha baik, sebab jika tak ada kaum pinggiran, siapa yang akan diberi sumbangan, siapa yang akan disantuni, siapa yang akan menjadi teman berbagi. Kita patut, menguatkan rasa syukur.

Dari milyaran manusia, tentu sesuatu yang keliru jika seluruhnya dikatakan tak ada yang ikhlas dan tulus dalam berbagi pada sesama. Namun juga tidak bisa terbantahkan bahwasanya ada orang-orang yang angkuh akan harta, yang kaya akan materi namun diselimuti kemiskinan moral dalam diri.

Jika menilik kembali, kisah sahabat Nabi, Mush’ab bin Umair. Ia adalah sahabat Nabi yang meninggal syahid pada awal-awal masa jihad serta meninggal dalam keadaan fakir. Rasulullah bersama sahabat yang lain hanya bisa menangis saat Mush’ab meninggal karena jasadnya yang tidak bisa ditutup oleh satu kain burdah miliknya. Andai kain itu ditaruh di atas ke palanya, terbukalah kedua belah kakinya, begitu pula sebaliknya. Karena hal tersebut, Nabi pun bersabda, “Kaum fakir dari golongan muhajirin masuk surga terlebih dahulu sebelum kaum kaya dari kalangan mereka dengan jarak selama 500 tahun.”

Keutamaan orang-orang miskin dalam Islam telah banyak disebutkan dalam hadis dan Al-Qur’an. Bahkan, Nabi Muhammad berdoa agar ia dapat dikumpulkan dengan orang-orang miskin. Bahkan, Nabi Muhammad pernah berdoa, “Ya Allah, hidupkanlah aku dalam keadaan miskin, dan matikanlah aku dalam keadaan miskin, dan kumpulkanlah aku (pada hari kiamat) dalam rombongan orang-orang miskin.”

Kisah Mush’ab bin Umair tersebut, merupakan bukti nyata bahwasanya banyaknya harta yang tidak bermanfaat akan menjadi tolak ukur sesorang turut mendapat kemuliaan Allah SWT. Hal tersebut sudah selayaknya menjadi renungan bagi manusia yang memberikan gizi sehat bagi kesombongannya, hingga terpelihara pun dengan baik. Apakah akan ada dampak postif yang akan dituai, nyatanya nihil.

Sementara saat ini, jika diperhatikan secara detail di sepanjang sudut kota banyak sekali orang-orang pinggiran dengan pelbagai macam cara untuk mendapatkan uang, bukan berpikir jangka panjang tetapi hanya hari itu saja. Di mana, kekhawatiran apakah hari ini bisa makan selalu terngiang dalam pikiran. Tidak lagi berkeinginan lebih daripada itu.

Adanya tuntutan biaya hidup, akhirnya memaksa mereka kaum pinggiran untuk mendapatkan uang dengan cara yang tidak halal. Hal iu, sejujurnya tidak ingin dilakukannya, tetapi keadaanlah yang memaksa mereka.

Seringkali, hanya sekadar mengehentikan kendaraan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas, akan banyak berdatangan dari arah manapun anak-anak kecil yang meminta untuk diberikan uang, paling banter dia akan menyebut “saya belum makan”. Namun sangat disayangkan, mereka yang mengendarai mobil memilih untuk tetap tidak menurunkan kaca mobilnya, seakan bersikap cuek dan tidak peduli. Entah apa alasannya sehingga bahkan uang 2000 saja tak diinginkan untuk ada kata ikhlas di dalamnya.

Fandi, 29 November 2021

Gubernur Andi Sudirman Jadi Saksi Pernikahan Tumming Selebgram Makassar

0
Gubernur Andi Sudirman Jadi Saksi Pernikahan Tumming - Nanda di Gowa

Intens.id, Gowa – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman hadir secara langsung menjadi saksi akad pernikahan komedian dan kreator konten Nur Ichsan Hasyim (Tumming) dengan pasangan Nur Ananda (Nanda) di Malino, Kabupaten Gowa.

Akad nikah dilangsungkan di Gedung Gelora Pancasila, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong. Selain gubernur juga hadir, rekan pasangan berlakonnya Ahmad Zuhail (Abu). Serta diramaikan oleh para rekan sejawatnya.

Di hari spesial Tumming tersebut, setelah mengucapkan lafal qabul dan dinyatakan sah oleh saksi. Gubernur Andi Sudirman langsung mengulurkan tangannya memberikan salam.

“Selamat berbahagia membangun bahtera rumah tangga kepada ananda Nur Ichsan Hasyim (Tumming) dengan Nur Ananda (Nanda),” kata Gubernur Andi Sudirman.

Ia pun merasa senang bisa menjadi saksi pernikahan pasangan ini.

“Semoga menjadi keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warahmah,” tambahnya.

Sementara itu, konten kreator, Ahmad Zuhail atau yang akrab disapa Abu, turut berbahagia dengan pernikahan rekannya ini.

“Jauh hari sebelumnya kami (bersama Tumming) sowan ke Pak Gubernur, Bapak Andi Sudirman, sudah disampaikan ke beliau undangan kami di tanggal 5 resepsinya dan akadnya di tanggal 1. Kapan lagi kami disupport sama pemimpin kami, maksudnya didatangi dan didoakan langsung oleh pemimpin,” ungkap Abu.

Ia pun tidak menyangka, orang nomor satu di Sulsel ini hadir langsung. “Saya minta waktunya beliau dan Alhamdulillah ada beberapa agenda dan juga dikhususkan ke akad nikahnya Tumming dan terima kasih ke Pak Gubernur,” tuturnya.

Sejumlah tetamu yang hadir pun bergiliran mengabadikan momen foto bersama Gubernur Sulsel ini. (*)

HPM Pangkep Sukses Gelar LDK di Pulau Sagara

0
Ketua Umum HPM Pangkep, Abang Akbar bersama peserta LDKS
Ketua Umum HPM Pangkep, Abang Akbar bersama peserta LDKS

Intens.id, Pangkep – Himpunan Pelajar Mahasiswa Pangkajene & Kepulauan (HPMP) sukses gelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di Aula Sekolah Dasar Pulau Sagara Pangkajene & Kepulauan, Minggu (27/12/2020).

Kegiatan dengan tema Membentuk Jiwa Kepemimpinan yang Berwawasan Luas, Terampil dan Bertanggung Jawab, bertujuan untuk mengasah jiwa kepemimpinan serta mempersiapkan para siswa menjadi pemimpin yang memiliki ketarampilan memimpin dan memiliki passion.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Desa Mattiro Bombang yang diwakili Suardi Hamzah selaku tokoh pemuda pulau Sagara dan juga salah satu Mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI). Mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut

“Harapan saya, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap sikap, perilaku dan karakter karena para siswa ini adalah generasi muda penerus bangsa yang ada di garis depan untuk membangun bangsa,” tuturnya

Ketua umum HPMP Perguruan Tinggi Fajar Makassar, Abang Akbar menyampaikan harapannya, 

“Kegiatan seperti ini mestinya dilakukan mahasiswa melihat Pangkep itu sendiri disebut sebagai kabupaten tiga dimensi, sebab selain memiliki wilayah daratan juga teridiri pegunungan dan kepulauan,” tuturnya

“Program kerja dibidang pengabdian daerah khususnya LDK Siswa SMA ini akan menjadi sebuah program kerja tahunan oleh pengurus dan akan menjabah daerah-daerah pelosok di kabupaten Pangkajen dan Kepulauan,” sambung Akbar

Tampak antusias para siswa mengikuti kegiatan ini karena terhitung sejak 2010 kurang lebih 10 (sepulu) tahun yang lalu kegiatan LDK dilakukan. 

Diketahui kegiatan LDKS tersebut berlangsung sejak tanggal 26-27 Desember 2020 di pulau Sagara.