Beranda blog Halaman 104

Bupati Andi Utta Tutup Bupati Cup II Zona Bonto Bahari Serahkan Tropi dan Hadiah ke Pemenang

0
(Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menutup turnamen sepakbola Bupati Cup 2 tahun 2023 zona Kecamatan Bonto Bahari. Penutupan dirangkai dengan penyerahan tropi dan hadiah)

Intens.id, Bulukumba – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menutup turnamen sepakbola Bupati Cup 2 tahun 2023 zona Kecamatan Bonto Bahari. Penutupan dirangkai dengan penyerahan tropi dan hadiah.

Penutupan dilakukan, setelah laga partai final antara Tinumbu Raya Vs SMAN 3 Bulukumba (Smada) di lapangan Tokambang Kelurahan Tanah Lemo, Senin, 14 Agustus 2023.

Penutupan ini, juga dihadiri oleh Ketua Askab PSSI Bulukumba H Amry, Camat Bonto Bahari Andi Syamsir Patunru bersama unsur Tripika, serta jajaran panitia pelaksana.

Ketua Askab PSSI Bulukumba, H Amry mengatakan bahwa Bupati Cup 2 tahun 2023, merupakan even tahunan yang sudah berlangsung selama dua tahun yang dilaksanakan pada bulan Agustus.

“Bupati Cup ini tanpa pembiayaan dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Pembiayaannya murni dari Bapak Bupati bersama Ketua Askab,” ujarnya.

Di hadapan warga, Amry menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu Askab PSSI Bulukumba mendapat bantuan bola dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Muhammad Tito Karnavian saat acara puncak gerakan nasional pembagian 10 juta bendera merah putih di Pantai Bira.

“Alhamdulillah kita dapat bantuan bola dari Bapak Menteri. Insya Allah bola ini, akan kita bagi nanti ke klub. Tapi ada syaratnya, yaitu klub tersebut harus terdaftar di Askab,” ujarnya.

Owner PT Argus Rezky Pratama itu, lebih jauh menyampaikan pentingnya registrasi administrasi klub-klub sepakbola ke Askab PSSI Bulukumba. Sebab ia ingin menjadikan persepakbolaan di Bulukumba lebih maju dan profesional.

“Setelah Bupati Cup, akan ada turnamen sepakbola yang bergengsi. Saya juga ingin agar klub lokal Bulukumba yang mau ikut di turnamen itu, syaratnya harus terdaftar di Askab,” jelasnya.

Ketua panitia pelaksana, Reza Munawir menyampaikan terima kasih atas kedatangan Bupati dalam menutup turnamen. Ia bilang, Bupati Cup 2 zona Bonto Bahari diikuti sembilan tim.

“Bupati Cup zona Bonto Bahari ini, dilaksanakan dari tanggal 2 sampai 14 Agustus 2023. Sistemnya menerapkan setengah kompetisi yang dibagi dalam 4 grup,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, Tinumbu Raya sukses menjadi juara Bupati Cup 2 zona Kecamatan Bonto Bahari setelah mengalahkan Smaga dengan skor 2-0.

Adapun Kiper terbaik, Fandi Mandala (Tinumbu Raya). Kemudian top skor Fikram Ali (Tinumbu Raya), serta pemain terbaik Andi Abil (Smaga).

Pada kesempatan tersebut Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kecamatan, desa/kelurahan, masyarakat dan seluruh stakeholder di Kecamatan Bontobahari atas kerjasama dalam menyukseskan kegiatan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih yang dipusatkan di Tanjung Bira pada hari Jumat yang lalu.

“Tentu keberhasilan menjadi tuan rumah kegiatan nasional ini berkat dukungan, kerja keras dan kerjasama kita semua dalam mempersiapkan kegiatan ini,” ungkap Andi Utta sapaan akrab bupati.

Bapak Menteri Dalam Negeri, kata Andi memuji dan menyampaikan terima kasih atas kesiapan masyarakat dan pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk menjadi tuan rumah.

“Tentu ini suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kita semua, oleh karena kita mampu melaksanakan kegiatan ini dengan baik, meski persiapan hanya sekitar 1 bulan lamanya,” ungkapnya.

Atas usainya Turnamen tingkat Kecamatan Bontobahari, Andi Utta juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran ASKAB PSSI Bulukumba dan panitia pelaksana, serta kepada seluruh tim desa kelurahan yang telah berpartisipasi, kepada seluruh perangkat pertandingan dan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Kecamatan Bontobahari sehingga turnamen ini dapat berjalan dengan lancar dalam momentum perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78 tahun.(*)

Jusuf Kalla Sebut Perdamaian Aceh Menjadi Role Model Perdamaian Dunia

0
(Jusuf Kalla Menghadiri Peringatan Hari Damai Aceh yang ke 18 di Taman Shaitanah Shafiafuddin Banda Aceh)

Intens.id, Aceh – Wapres RI ke 10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) menyebut perdamaian antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Republik Indonesia, pada 15 Agustus 2005 menjadi prototype perdamaian dunia. Hal itu diakui JK mengingat ia beberapa kali menerima permintaan sebagai juru damai dari beberapa negara yang mengalami konflik internal seperti Filipina, Thailand, Myanmar dan Kolombia.

Negara-negara tersebut meminta JK untuk mendamaikan mereka dengan cara yang sama digunakan JK saat mendamaikan Aceh. Hal itu diungkap JK saat memberi sambutan pada acara Peringatan Hari Damai Aceh yang ke 18 di Taman Shaitanah Shafiafuddin Banda Aceh, Selasa (15/08).

“sekarang ini Aceh menjadi contoh perdamian di seluruh dunia. Saya diundang Filipina, Thailand, Myanmar, Kolombia,. Semua hanya satu permintaannya minta didamaikan seperti di Aceh” ujar JK.

Menurut JK, Aceh menjadi protype perdamaian karena ia menerapkan prinsip “peace with dignity” atau perdamaian dengan kehormatan. Salah satunya hal yang menggambarkan Perdamian dengan kehormatan tersebut adalah GAM tidak pernah menyerahkan senjatanya kepada pemerintah RI, namun dimusnahkan sendiri oleh GAM sendiri. Hal itu menurut JK merupakan hal pertama yang terjadi di dunia.

“kunci perdamian Aceh itu sehingga menjadi protype adalah menjaga perdamian dengan kehormatan atau peace with dignity, salah satunya adalah GAM tidak pernah menyerahkan senjatanya tapi dihancurkan oleh mereka sendiri dan tentara cuman dapat potongan, belum pernah ada di dunia ini yang seperti itu, biasanya harus serahkan senjata” jelas JK.

Lebih lanjut menurut JK, untuk menjaga kepercayaan GAM setiap 30 pucuk senjata yang dimusnahkan diiringi dengan pemulangan 1 batalyon TNI, sehingga tidak ada kekhawatiran dari pihak GAM akan diserang ketika telah memusnahkan senjatanya.

Selain itu untuk tetap menjaga kehormatan dari pihak GAM JK juga meminta setiap kombatan yang keluar dari hutan, diberi pakain baru dan diantar menggunkan kendaraan roda empat. Hal itu dimaksudkan JK agar para eks kombatan Kembali ke Masyarakat dalam keadaan terhormat.

“inilah perdamaian dengan prinsip dignity for all, karena itulah semua kombatan diberi pakaian baru semua, diantar pakai mobil supaya mereka masuk kota dengan terhormat” jelas JK.

Untuk diketahui perdamaian antara Pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka dicapai melalui MoU Helsinki antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang ditandatangani di Helsinki, Finlandia pada 15 Agustus 2005. Kesepakatan ini merupakan pernyataan perdamaian kedua belah pihak setelah lebih dari 30 tahun berkonflik dengan korban jiwa lebih dari 5 ribu.

Ketua TP PKK Bulukumba Andi Herfida Muchtar Jenguk Anggota Pramuka Korban Kecelakaan

0
(Herfida Muchtar saat mengunjungi korban mengaku sangat prihatin atas terjadinya musibah yang menimpa rombongan pramuka)

Intens.id, Bulukumba – Ketua Tim Penggerak PKK yang juga Ketua Dekranasda Kabupaten Bulukumba Andi Herfida Muchtar didampingi Sekretaris TP-PKK A. Hamrina menyempatkan diri mengunjungi anggota Pramuka yang menjadi korban kecelakaan di Desa Bontobangun Kecamatan Rilau Ale, Selasa 15 Agustus 2023 di RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja.

Rombongan mengalami kecelakaan di tengah perjalanan pulang dari lokasi perkemahan. Anggota Pramuka yang merupakan pelajar MTs Guppi Bontomanai mengalami musibah dimana mobil pickup yang ditumpangi terbalik saat berada di jalan menurun, Senin 14 Agustus kemarin

Sedikitnya 10 anggota Pramuka menjadi korban dan mengalami luka-luka, dan dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan medis.

Herfida Muchtar saat mengunjungi korban mengaku sangat prihatin atas terjadinya musibah ini.

Di hadapan Direktur RSUD dr. Rizal Ridwan Dappi, Herfida meminta agar pihak RSUD dapat memberikan pelayanan dan perawatan yang maksimal sehingga anak-anak yang merupakan pelajar ini bisa secepatnya pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala.

Pada kesempatan tersebut, Kadis Kebudayaan Makassar ini juga menyempatkan diri menjenguk istri Wakil Ketua DPRD Bulukumba H. Patudangi yang juga sementara dirawat di RSUD.

Sebelumnya, Direktur RSUD HA Sulthan Dg Radja Bulukumba, dr. Rizal Ridwan Dappi menyampaikan, sampai saat ini tercatat ada 10 pasien korban kecelakaan anggota pramuka dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Masing-masing 2 dalam kondisi kesadaran menurun, dua orang mengalami patah tulang, dua orang mengalami memar di bagian organ tubuh perut bagian dalam.

“Sementara satu orang sementara mendapatkan perawatan khusus di ICU karena kondisinya yang mengalami pendarahan pada otak. Kondisinya masih terus kita pantau,” terangnya.

Menurut dr. Rizal, sampai saat ini pihaknya telah melakukan tindakan-tindakan diagnostik lebih lanjut, di antaranya pemeriksaan CT Scan dan USG abdomen.

“Insya Allah kami akan memberikan pelayanan terbaik bagi adik-adik Pramuka ini. Apabila nanti kemudian membutuhkan pelayanan yang lebih, kemungkinan besar kami akan memfasilitasi untuk dirujuk ke Makassar,” tutupnya.(*)

Palang Merah Indonesia Gelar Operasi Distribusi 300 Juta Liter Air Bersih untuk Mengatasi Kekeringan

0
(PMI akan menggerakkan 300 unit mobil tangki air dengan kapasitas 5.000 liter dan kendaraan bak terbuka ke berbagai provinsi yang terdampak kekeringan)

Intens.id, Jakarta – Dalam merespon kondisi darurat kekeringan yang melanda sejumlah provinsi di Indonesia, Palang Merah Indonesia (PMI) bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) telah meluncurkan Operasi Air Bersih untuk Rakyat. Dalam operasi ini, PMI berkomitmen untuk mengirimkan 300 juta liter air bersih ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan selama tiga bulan ke depan.

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla (JK), dalam konferensi pers pada hari Senin, 14 Agustus 2023, mengungkapkan bahwa sesuai data dari BMKG saat ini setidaknya ada 17 provinsi di Indonesia yang mengalami kekeringan. Dalam upaya untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan, PMI akan bekerja sama dengan DMI untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami akan menggunakan masjid dan tempat ibadah lainnya sebagai pusat distribusi air bersih,” ungkap JK, saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PMI dengan DMI.

PMI akan menggerakkan 300 unit mobil tangki air dengan kapasitas 5.000 liter dan kendaraan bak terbuka ke berbagai provinsi yang terdampak kekeringan. Mobil-mobil tersebut akan beroperasi sebanyak tiga kali sehari di wilayah-wilayah yang membutuhkan. Selain itu, PMI juga menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah guna memastikan pemenuhan kebutuhan air tersedia.

Dalam laporan terbaru, 161 kabupaten di 17 provinsi dilaporkan berstatus waspada hingga awas akibat kondisi kekeringan yang mengkhawatirkan. Beberapa provinsi yang terdampak antara lain Jawa Tengah, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Papua, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, D. I. Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Lampung, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Papua, Papua Barat, dan Maluku.

Selain kerjasama dengan DMI, JK juga mengajak sektor swasta untuk turut berpartisipasi dalam operasi ini. Tujuan dari kolaborasi ini adalah untuk mencegah dampak buruk yang mungkin terjadi akibat kondisi kekeringan di berbagai wilayah.

“Sekali lagi, operasi ini adalah bentuk amal. Percuma ada beras jika air bersih tidak tersedia,” tambah JK.

Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia (DMI), Imam Addaruqutni, menambahkan bahwa partisipasi DMI dalam operasi kekeringan ini merupakan bagian dari fungsi sosial masjid. DMI telah menyiapkan sarana dan relawan untuk membantu pelaksanaan operasi distribusi air bersih ini.

“Dalam rapat koordinasi dengan pimpinan DMI daerah, kami telah menyusun rencana untuk menyediakan sarana yang diperlukan. Sementara itu, PMI akan membantu dengan mengirimkan air bersih ke masjid-masjid di wilayah terdampak kekeringan untuk selanjutnya didistribusikan ke masyarakat sekitar,” ungkap Imam Addaruqutni.

PMI mengajak semua pihak, baik individu maupun korporasi, untuk bersatu dalam mengatasi krisis kekeringan ini. Dengan kolaborasi dan upaya bersama, kita dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat kekeringan.(*)

Alumni Teknik Kimia FTI UMI Kolaborasi Universitas di Indonesia Ciptakan Alat Grepacity di PT. Pertamina Lubricants

0
(Alumni UMI, Undip, dan Universitas Terkemuka Lainnya Ciptakan Alat Grepacity di PT. Pertamina Lubricants)

Intens.id, Jakarta – Mendukung Grand Strategy Pertamina Lubricants 2023 terkait Strengthen the core, Laboratorium PUJ melakukan mapping terhadap parameter pengujian yang masih dilakukan secara manual oleh analis.

Dari hasil mapping didapatkan 40 persen preparasi pengujian yang dilakukan analis masih manual, salah satu pengujian manual dengan nilai bias tertinggi adalah pengujian penetrasi untuk grease (gemuk).

Pengujian penetrasi merupakan critical test yang bertujuan untuk mengetauhi tingkat kekerasan dari produk grease. Akan tetapi preparasi pengujian secara konvensional mengakibatkan masih adanya bias dalam menentukan hasil pengujian sehingga berpotensi terjadinya complain.

Oleh karena itu, upaya untuk mengatasi permasalan tersebut adalah membuat alat Grepacity. Grepacity didesain dengan ukuran 39×54×81 cm yang bertujuan untuk mengeleminasi bias pengujian. Selain itu, alat Grepacity dilengkapi alat control yang mampu mengendalikan alat secara otomatis.

Tim Al-Fatih Gre PTPL, yang beranggotakan Alumni Teknik Kimia FTI Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar yaitu Ir. Sentiyaki, S.T., IPP dan rekan timnya Anisa Dien Rachmawati, S.T (Alumni Universitas Diponegoro), Agus Aryanto (Alumni Poleteknik LP3I Jakarta), Dhika Gustama, S.Si (Alumni Universitas Islam Negeri Jakarta), Ishak sambash (Alumni SMK Angkasa 1 Bandung), Arliyansah (Alumni ST MIPA Bogor), Ahmad Andhira S.T, (Alumni Universitas Muhammadiyah Jakarta), Muflih Syihabudin (Alumni AKA Bogor), serta beberapa fasilitator lainya seperti Nurkholis (Kepala Lab PUJ) dan Nurudin (Manager Quality Assurance) dari PT. Pertamina Lubricants.

Alat Grepacity diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan proses pengujian dengan hasil bias yang tinggi pada pengujian produk grease serta meningkatkan akurasi pengujian produk grease.

Inovasi tersebut sedang mengikuti kompetisi Continous Improvement Program (CIP) pada bulan November 2023, yaitu sebuah program pencarian inovasi dalam rangka penyelesaian masalah kerja dan penigkatan efisiensi di lingkungan kerja PT. Pertamina Lubricants.

Alumnus Teknik Kimia FTI UMI, Sentiyaki, menyampaikan terimakasih kepada seluruh yang turut mendorong antusiasnya dalam berkarya, Senin 14 Agustus 2023.

“Ucapan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Prof. Dr. Ir. H. Zakir Sabara HW, S.T., M.T., ASEAN ENG (Dosen FTI, UMI), Dody Arief Aditya (Manager Production Unit Jakarta) dan rekan-rekan lainya yang telah memotivasi serta mendukung inovasi tersebut sehingga layak untuk digunakan di lingkungan Laboratorium PT. Pertamina Lubricants, Jakarta,” katanya.

“Saya berharap dengan adanya alat ini tingkat kepercayaan diri analis terhadap pengujian penetrasi grease meningkat karena alat sudah didesain otomatis,” kunci Sentiyaki.

Gubernur Sulsel Meraih Penghargaan Adhikarya Nararya Pembangunan Pertanian

0
(Penghargaan Adhikarya Nararya Pembangunan Pertanian Kepada Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman)

Intens.id, Jakarta – Sebulan menjelang akhir masa jabatannya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman terus menorehkan prestasi gemilang. Terbaru, menerima penghargaan nasional Adhikarya Nararya Pembangunan Pertanian diserahkan Wakil Presiden, Prof. KH. Ma’ruf Amin di Aula Istana Wakil Presiden, Senin 14 Agustus 2023.

Penghargaan ini atas kontribusi dan keberhasilan dalam mendukung strategi pencapaian peningkatan produksi pertanian. Penghargaan ini juga terkait upaya mendukung Gerakan Nasional Pengendalian Dampak Perubahan Cuaca Ekstrim (el-nino).

“Alhamdulillah hari ini, khususnya kami di provinsi mendapatkan penghargaan Adhikarya Nararya Pembangunan Bidang Pertanian,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Kado istimewa di bulan Kemerdekaan RI ini berkat Sulsel mengalami surplus beras sebanyak 2,08 juta ton pada 2022 dan tercatat mampu berkontribusi sebanyak 25 persen untuk stok beras nasional.

Surplus didukung oleh inovasi Program Mandiri Benih yang menaikan produksi padi Sulsel 269.500 ton (data BPS).

“Alhamdulillah tahun lalu kita bisa mensuplai 25 persen stok pangan nasional dari Sulsel. Kita kejar Program Mandiri Benih juga untuk membagikan benih gratis,” sebutnya.

Mandiri Benih merupakan program prioritas inisiasi untuk memberikan bantuan benih gratis yang unggul. Selain itu, benih yang dibagikan ke masyarakat minim penggunaan bahan kimia dan penangkaran dilakukan di Sulsel sendiri oleh Instalasi kebun benih milik Pemprov kerjasama dengan para petani penangkar.

Selain menjadikan Sulsel sebagai Provinsi dengan Surplus Tertinggi Nasional 2022. Juga Peringkat III Nasional Indeks Ketahanan Pangan Provinsi, serta Bappenas melirik Program Mandiri Benih Andalan menjadi Program Nasional.

Ia menyebutkan penghargaan bukan bagi gubernur saja, tetapi berkat kerja keras dari seluruh stakeholder yang telah bekerja bersama saling mendukung, baik itu Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel; para petani; penyuluh dan pengawas tanaman; petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan; serta dinas terkait di kabupaten/kota dan provinsi.

“Tentu ini penghargaan bukan bagi saya saja, tetapi berkat kerja keras dari teman-teman seluruhnya yang telah bekerja bersama saling mendukung,” ucapnya.

Untuk penghargaan bidang pertanian, sebelumnya pada Juni tahun ini, Andi Sudirman Sulaiman menerima penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Atas keberhasilan Andi Sudirman memimpin Sulsel, sehingga dapat menjaga ketahanan pangan di Indonesia.

Sedangkan pada penghargaan hari ini di Aula Istana Wakil Presiden, selain itu dua kepala daerah kabupaten di Sulsel menerima penghargaan untuk kategori Adhikarya Pratama, yakni Bone dan Gowa.

Sementara itu. Wakil Presiden, Ma’ruf Amin, menyampaikan selama dua tahun sektor pertanian mampu menjadi batalan ekonomi di tengah kompleksitas pemulihan pasca pandemi, dampak perubahan iklim ekstrim dan peningkatan geopolitik internasional.

“Ganguan sektor ini makin diuji dengan adanya ancaman krisis pangan akibat el-nino sehingga mesti ada mitigasi resiko secara komprehensif dan kolaboratif,” sebutnya.(*)

Transformasi Ekonomi Menuju Indonesia Inklusif dan Berkelanjutan

0
Imelda Islamiyati Mahasiswa Magistem Ilmu Ekonomi dan Bisnis, Program Studi Keuangan Negara dan Daerah Universitas Trisakti/Founder Women Conneected.
Imelda Islamiyati Mahasiswa Magistem Ilmu Ekonomi dan Bisnis, Program Studi Keuangan Negara dan Daerah Universitas Trisakti/Founder Women Conneected.

Penulis: Imelda Islamiyati 

Intens.id – Ekonomi merupakan pilar utama dalam pembangunan bangsa yang maju, berdaulat dan berkelanjutan. Untuk itu, stabilitas ekonomi menjadi kata kunci agar dapat menggerakkan ekosistem lain seperti politik, sosial, pemerintahan, pendidikan, mengatasi kemiskinan, ketimpangan sosial, pengangguran, pemerataan pembangunan infrastruktur dan mengatasi sejumlah persoalan fundamental kenegaraan  lainnya.

Di atas kesemuan itu, anggaran pendapatan belanja negara alias APBN merupakan fondasi utama dalam menjawab visi-misi serta program prioritas suatu pemerintahan dalam skema kebijakannya.

Pertanyaan besarnya adalah apa dan bagaimana fokus belanja APBN Indonesia? Laporan tahun 2023 mengungkapkan, bahwa Pendapatan dan Belanja Negara terfokus pada lima aspek penting yakni: 1. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia; 2. Kelanjutan Pembangunan Infrastruktur; 3. Reformasi Birokrasi; 4. Revitalisasi Industri dan Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan (Ekonomi Hijau).

Hal tersebut selaras dengan kesiapan pemerintah dalam menyambut bonus demografi tahun 2030 dan menyongsong Indonesia Emas 2045 serta mengisi Negara Nusantara Maju, Berdaulat dan Berkelanjutan.

Kendati demikian, Pemerintah juga dalam kerangka memastikan pelaksanaan kebijakan fiskal yang efektif, membutuhkan upaya reformasi struktural yang berkelanjutan yang didukung oleh langkah-langkah komprehensif dalam kebijakan fiskal. Ini termasuk optimalisasi pendapatan negara, peningkatan kualitas dan efisiensi pengeluaran negara, serta kelanjutan pembiayaan anggaran.

Pendekatan ini berlandaskan pada kebijakan transformasi ekonomi, dengan mempertimbangkan risiko-risiko ekonomi global dan potensi ekonomi nasional. Meskipun menghadapi gejolak ekonomi global yang besar, Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonominya.

Selama sepuluh tahun sebelum munculnya pandemi COVID-19, Indonesia termasuk di antara sedikit negara di G20 yang berhasil mencapai pertumbuhan di atas rata-rata global. Dari tahun 2010 hingga 2019, sebelum pandemi merebak, rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,4%, jauh melampaui angka pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,7%.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2023 mencapai 5,17% (YoY), mengalami peningkatan dari pertumbuhan pada kuartal sebelumnya sebesar 5,04% (YoY). Kinerja ini menunjukkan inklusivitas dan keberlanjutan, tercermin dari indikator kesejahteraan sosial. Upaya dilakukan untuk menjaga tingkat pengangguran terbuka pada kisaran 5,3-6,0%, sambil mengurangi tingkat kemiskinan dan ketimpangan yang diharapkan berada pada masing-masing tingkat 7,5% – 8,5%.

Peningkatan ini mencerminkan perbaikan dalam indikator kesejahteraan, yang tercermin dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia yang diharapkan akan mencapai angka di atas 75 persen.

Pertanyaan selanjutnya, apa yang menjadi faktor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia? Setelah dilacak, ternyata pertumbuhan ekonomi Indonesia dipicu oleh sejumlah faktor termasuk investasi sektor infrastruktur, peningkatan produksi dalam sektor industri dan pertanian, ekspor komoditas, pertumbuhan populasi, serta upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan bisnis dan investasi.

Maka dari itu, apa yang dapat dilakukan oleh pemerintah agar menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia ke arah yang lebih baik, efektif dan stabil:

1. Kebijakan Fiskal dan Moneter dimana kondisi ini pemerintah dan bank sentral dapat menggunakan kebijakan fiskal (terkait anggaran dan pajak) serta kebijakan moneter (terkait suku bunga dan pasokan uang) untuk mengendalikan inflasi, mendorong investasi, dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi;

2. Peningkatan Infrastruktur bahwa Investasi dalam pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, pelabuhan, dan energi, dapat meningkatkan konektivitas dan efisiensi ekonomi, mendorong aktivitas ekonomi, dan menciptakan lapangan kerja;

3. Pengembangan Sumber Daya Manusia ini merupakan Investasi dalam pendidikan, pelatihan, dan kesehatan dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi jangka panjang ;

4. Pendorong Industri Strategis dimana harus fokus pada pengembangan industri-industri yang memiliki potensi untuk berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi, seperti teknologi, manufaktur, dan sektor ekspor.

5. Peningkatan Investasi melalui berbagai insentif dan penyederhanaan regulasi, untuk meningkatkan modal, teknologi, dan pengetahuan yang masuk ke dalam ekonomi nasional.

6. Pengembangan Pasar Ekspor untk Mengembangkan dan diversifikasi pasar ekspor dlm meningkatkan permintaan internasional terhadap produk-produk Indonesia.

7. Ketahanan Pangan, sebab harus memastikan pasokan pangan yang cukup dan stabil untuk mengurangi inflasi dan memberikan dukungan bagi pertumbuhan ekonomi.

8. Pengembangan Sektor Keuangan upaya Meningkatkan inklusi keuangan, memperkuat sistem perbankan, serta mengembangkan pasar modal dan instrumen keuangan lainnya.

9. Pemberdayaan UMKM dalam Mendukung dan memfasilitasi pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai kontributor penting dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi mikro (lokal).

10. Inovasi dan Riset untk mendorong inovasi dalam berbagai sektor melalui dukungan pada riset dan pengembangan teknologi.

Sejumlah langkah tersebut penting agar direspon secara baik, dikerjakan dan dioperasionalkan oleh Negara demi terciptanya transformasi ekonomi menuju bonus demograsi 2030 dan menyongsong Indonesia Emas 2045 serta mempersiapkan diri secara baik dalam mengisi Negara Nusantara Maju, Berdaulat dan Berkelanjutan. (Imelda Islamiyati)

Bupati Bulukumba dan Gubernur Sulsel Letakkan Batu Pertama Dimulainya Pembangunan Kolam Labuh Bentenge, Intip Besaran Pendanaannya

0
(Didampingi Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, Gubenur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meletakkan batu pertama pembangunan dermaga (cause way) kolam labuh)

Intens.id, Bulukumba – Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Perikanan mulai melaksanakan pekerjaan pembangunan kolam labuh di Kelurahan Bentenge Kecamatan Ujungbulu.

Didampingi Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, Gubenur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meletakkan batu pertama pembangunan dermaga (cause way) kolam labuh yang berada di belakang Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bentenge, Sabtu 12 Agustus 2023.

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menyampaikan kolam labuh ini adalah salah satu program prioritas di era pemerintahannya. Kolam Labuh yang ada saat ini tidak bisa lagi diandalkan karena terjadi pendangkalan dari muara sungai Bialo.

Akibatnya, kata Andi Utta sapaan akrabnya nelayan kesulitan dalam melakukan aktifitas bongkar muat.

“Saat air surut kolam labuh di TPI Bentenge kering dan pada saat gelombang besar nelayan kesulitan untuk menambatkan perahunya,” ungkapnya.

Selain itu aktifitas penangkapan ikan juga tidak bisa dilakukan secara regular karena nelayan harus menunggu datangnya air pasang dulu baru melaut.

Bupati Andi Utta menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Selatan atas bantuan keuangan provinsi. Dari Rp 27 milyar bantuan keuangan tahun anggaran 2023, sebanyak Rp 17 milyar membiayai pembangunan dermaga kolam labuh Bentenge.

Lebih lanjut dikatakan, dengan adanya kolam labuh tersebut nelayan bisa berlabuh menambatkan perahunya kapan saja tanpa harus menunggu air pasang.

“Saat surut terendah, kedalaman masih 3 meter. Nelayan juga tidak terpengaruh musim barat dan musim timur,” terang Andi Utta.

(Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman)

Senada disampaikan oleh Bupati Andi Utta, Gubernur Sulawesi Selatan mendukung pembangunan kolam labuh tersebut, karena menurutnya selama ini nelayan hanya berlabuh berdasarkan pasang surut yang sudah tidak tertampung lagi dan sudah tidak lagi terkondisikan dengan baik di tempat tersebut.

“Saya terima kasih banyak, bantuan keuangan kita Rp27 miliar, Rp17,3 miliarnya masuk ke kolam labuh dan tentu ini apresiasi kita ke Pak Bupati yang mau menjalankan dengan semangat dan ini kita sudah lakukan peletakan batu pertama,” kata Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.

Dikatakan kolam labuh sebagai bentuk perhatian pemerintah provinsi dan Kabupaten Bulukumba terhadap nelayan yang ingin kita pusatkan kembali bagaimana menarik nelayan-nelayan lain masuk kembali ke Bulukumba.

“Sehingga menguatkan kembali posisi Bulukumba sebagai daerah nelayan yang hebat. Pembuat kapal, kemudian penangkap ikan yang handal dan bisa ke depannya menjadi tempat sumber ekspor di ke luar negeri,” pintanya.

Lebih detail plt. Kepala Dinas Perikanan Hamrina A. Muri menyampaikan secara eksisting jumlah nelayan yang melakukan aktivitas berlabuh di sekitar lokasi pembangunan kolam labuh adalah sebesar 1.858 orang dengan jumlah nelayan pemilik perahu/kapal sebesar 540 orang dan nelayan buruh sekitar 1.318 orang.

Dengan jumlah nelayan sebanyak ini, katanya keberadaan kolam labuh memang sangat mendesak untuk diwujudkan.

 

Selain diperuntukkan untuk nelayan eksisting kolam labuh ini nantinya diproyeksi untuk menjadi pelabuhan utama di Bulukumba dan menjadi pusat pelayanan maritim di bagian selatan Sulawesi Selatan.

Hal ini karena lokasinya yang tepat berada di laut Flores dan dekat dengan teluk Bone sehingga nelayan yang berasal dari kedua lautan tersebut dapat dengan mudah untuk mengakses pelabuhan ini.

Oleh karena desain pembangunan kolam labuh ini didesain untuk kapal-kapal besar untuk berlabuh dimana berdasarkan hasil kajian perencanaan di ujung cause way (dermaga) berada pada lokasi kedalaman 3 meter pada surut terendah.

“Dengan kedalaman seperti ini maka kapal-kapal berukuran 30 GT keatas bisa berlabuh dalam kondisi surut terendah sekalipun,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan pembangunan kolam labuh (fasilitas utama) yang terdiri dari cause way (dermaga) dengan anggaran Rp 17 milyar dan Breakwater direncanakan sekitar Rp.34 milyar untuk tahap kedua yang akan berfungsi untuk melindungi perahu nelayan dari hempasan gelombang.

Selain dari fasilitas utama seperti Cause way dan Breakwater, kolam labuh ini juga rencananya dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti fasilitas pengolahan ikan, fasilitas rantai dingin dan sentra kuliner.(*)

Tim PKM ini Mendorong Teknologi Biochar Menjadikan Arang Sekam Padi sebagai Briket Berkualitas di Takalar

0
(Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) menggandeng kelompok tani Mitra Patujuta dalam mendorong peningkatan pengolahan sekam padi melalui teknologi Biochar dan pelatihan pembuatan briket arang sebagai bahan bakar alternatif masyarakat)

Intens,id, Takalar – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) menggandeng kelompok tani Mitra Patujuta dalam mendorong peningkatan pengolahan sekam padi melalui teknologi Biochar dan pelatihan pembuatan briket arang sebagai bahan bakar alternatif masyarakat di Kelurahan Mattompodalle, kabupaten Takalar, Minggu 13 Agustus 2023.

Ketua Tim Pelaksana PKM, Hijrah Amaliah Azis mengaku sebelumnya telah melihat beberapa data sebelum memilih lokasi pengabdian yang berjalan malalui dukungan pendanaan Hibah PKM DRTPM Kemdikbud Ristek tahun 2023.

“Jadi di Mattompodalle ini memiliki potensi besar pemanfaatan sekam padi, sehingga ini menjadi alasan besar kami memilih di sini, terlebih dengan keberadaan kelompok tani yang menjadi wadah bersama, jauh hari sebelumnya kita telah melakukan berbagai persiapan bersama tim termasuk melakukan simulasi alat di hari sebelumnya,” tuturnya.

Dosen Universitas Teknologi Sulawesi (UTS) Makassar itu, menjelaskan tentang biochar yang merupakan Bahan padat yang kaya akan Carbon hasil konversi dari limbah organik (biomassa pertanian) yang merupakan hasil dari pembakaran tidak sempurna karena terbatasnya ketersediaan oksigen.

“Teknologi proses pembuatannya menggunakan proses Pirolisis suatu proses pembakaran biomassa dalam kondisi tanpa atau sangat sedikit udara (O2) untuk menghindari penguapan gas-gas dan menyisakan karbon,” jelasnya.

(Aset hasil tim pengabdian kepada masyarakat berupa alat pirolisi pembuatan arang sekam padi yang juga dalam pengaplikasiannya dapat sekaligus memanen asap cair)

Produk yang dihasilkan oleh alat teknologi tersebut, yakni arang dari sekam padi yang bisa diaplikasikan langsung pada tanaman untuk mengikat unsur hara tanah dalam mendukung kesuburan tanaman, dan arang yang diolah menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan, dan asap cair yang bisa digunakan sebagai pestisida.

Pada pertemuan tersebut ketua kelompok tani Mitra Patujuta, Zainal Seni, menyambut baik para tim PKM yang telah berkenaan mendampingi kelompoknya.

“Kami sangat berterimakasih tentunya, dan harapan kami ini bisa berkelanjutan, ini menjadi tambahan pengetahuan untuk kami, dan tentu bisa berdampak kepada kelompok kami kedepannya untuk lebih baik lagim” ujarnya.

Salah satu peserta yang juga merupakan anggota kelompok tani, Daeng Nai, dihadapan puluhan peserta lain mengaku mensupport kegiatan semacam ini.

“Ini kegiatan mahal, karena biasanya pelatihan hanya dilaksanakan di ruang-ruang tertentu itupun kita yang datang dan ini kita yang didatangi langsung, dari simulasi tadi tentu ini sangat membantu hanya dengan satu alat, satu kali pengaplikasian ada dua (produk) yang bisa diperoleh. Dari sini harapan saya semoga ini bisa dikembangkan tidak hanya di kelurahan ini saja tapi juga ditempat lain juga untuk mengelola sekam padi,” jelasnya.

Hijrah Amaliah Azis, ST., MT, bersama anggota timnya, Dwi Maryana, S.Pt., M.Si. (Universitas Teknologi Sulawesi), Ir. Muh. Arman, S.T., M.T., IPP (Universitas Muslim Indonesia), melibatkan dua mahasiswa Edward Tolla Lintin (Universitas Teknologi Sulawesi) Tri Dewi Utami (Universitas Teknologi Sulawesi), menyerahkan aset hasil tim pengabdian kepada masyarakat berupa alat pirolisis pembuatan arang sekam padi yang juga dalam pengaplikasiannya dapat sekaligus memanen asap cair.(*)

Tokoh Masyarakat Panciro Harapkan Mahasiswa KKN UINAM Mampu Memahami Situasi Masyarakat Pedesaan

0
(Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar angkatan 73 Posko IX Sukses Gelar Seminar Program Kerja di Desa Panciro, Gowa, Sulsel)

Intens.id, Gowa – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Angkatan 73, Posko IX Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, sukses mengadakan Seminar Program Kerja di Aula Kantor Desa Panciro pada Jumat, 11 Agustus 2023.

Kepala Desa Panciro, melalui Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Desa, Fhadly membuka kegiatan tersebut, menyambut bahagia mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar di Desa Panciro.

“Kami sangat berbangga dan bersyukur atas kehadiran anak anakku mahasiswa KKN dari UIN Alauddin Makassar di Desa kami. Semangat untuk kalian dalam memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Desa Panciro,” ujarnya

Mahasiswa KKN membahas 11 program yang terbagi dalam 5 bidang, antara lain Bidang Pendidikan yang mencakup program Bina Anak Cerdas dan Ruang Literasi Anak, Bidang Keagamaan yang melibatkan Festival Anak Soleh Indonesia (FASI), Mengajar Agama dan Membaca Al-Qur’an, serta Al-Kahfi Time.

Selanjutnya, Bidang Kesehatan turut andil dengan program KEIBUAN (Kesehatan Ibu dan Anak) serta Donor Darah Panciro Peduli. Bidang Sosial hadir melalui Bakti Sosial, Penyuluhan Hukum Pernikahan Dini, dan Program 17 Agustus.

Pihak Binmas dan Bhabinkamtibmas, menekankan pentingnya keselamatan mahasiswa KKN, khususnhya di posko hal paling sederhana memastikan pintu terkunci di waktu istirahat. Tak lupa juga melaporkan hal-hal yang berkaitan dengan gangguan keamanan.

Tokoh Masyarakat Desa Panciro, Anwar Dg Malolo, menitikberatkan kepada mahasiswa untuk memahami typologi masyarakat sekitar.

“Saya berharap mahasiswa KKN UINAM bisa memberikan edukasi kepada masyarakat. Terapkan ilmu yang telah dipelajari di kampus dan pahami situasi masyarakat pedesaan, serta ambil pelajaran dari fakta-fakta di Desa Panciro,” ungkapnya.

Dengan suksesnya Seminar Program Kerja ini, mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar semakin bersemangat untuk menjalankan program-program yang telah direncanakan, memberikan kontribusi nyata, dan memperkaya pengalaman di Desa Panciro.

Acara seminar ini juga dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, termasuk Aparat Desa Panciro, Tokoh Masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Panciro, Binmas Desa Panciro, Kepala Dusun Mattirobaji, Kepala Dusun Kampung Parang, Kepala Dusun Bontoramba, Kepala Dusun Bontoramba Selatan, Karangtaruna, dan Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia(BKPRMI ).(*)