Intens.id, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan donasi kepada ahli waris tiga korban insiden kapal tenggelam di perairan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, pada Sabtu (3/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa para korban merupakan sosok yang luar biasa karena gugur saat menjalankan tugas pelayanan sosial bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Selain memberikan bantuan santunan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga berkomitmen untuk memberikan dukungan pendidikan. Andi Sudirman memastikan bahwa anak-anak dari almarhum dan almarhumah akan mendapatkan beasiswa sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial pemerintah.
Andi Sudirman turut memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan pengabdian para korban yang telah mengorbankan nyawa demi melayani masyarakat. Ketiga korban tersebut adalah Camat Liukang Tupabiring Muh Fitri Mubarak, aktivis LKC Dompet Dhuafa Sulsel Imran, dan seorang bidan bernama Darma yang bertugas di Pulau Sarappo.
Tragedi ini terjadi pada Sabtu (27/12/2025) lalu, ketika kapal jenis jolloro yang mengangkut rombongan pelayanan sosial tenggelam di perairan Pulau Podang-podang. Kapal tersebut dilaporkan mengalami musibah saat tengah berlayar dari kepulauan menuju wilayah daratan.





