BerandaEnvironmentalMeminimalkan Dampak Lingkungan: Kampung SIBA KLASIK Perkenalkan Sabun Refill di CFD Gresik

Meminimalkan Dampak Lingkungan: Kampung SIBA KLASIK Perkenalkan Sabun Refill di CFD Gresik

Intens.id, Gresik – Pagi yang cerah menyambut inisiatif luar biasa dari Kampung SIBA KLASIK di Gresik, yang mengenalkan solusi ramah lingkungan dengan memperkenalkan sabun refill sebagai bagian dari kampanye pengurangan sachet plastik. Aksi ini menjadi sorotan utama dalam Car Free Day (CFD) yang diadakan di jalan Jaksa Agung Suprapto Gresik, Minggu, 12 Mei 2024.

Tak bisa dipungkiri, permasalahan limbah plastik menjadi salah satu tantangan besar bagi lingkungan. Kampung SIBA KLASIK, yang terkenal dengan kreativitas dan kesadarannya akan pentingnya kelestarian alam, memutuskan untuk mengambil langkah konkret dengan mengenalkan sabun refill sebagai alternatif pengurangan pemakaian sachet plastik di masyarakat.

Dengan stand yang menarik perhatian, warga Kampung SIBA KLASIK memamerkan beragam produk sabun refill yang ramah lingkungan. Dari sabun cuci piring hingga sabun mandi, setiap produk dipresentasikan dengan penjelasan mendalam tentang manfaatnya bagi lingkungan dan cara penggunaannya yang praktis.

Sebagai kampung zero waste di kabupaten Gresik, kampung ini hadir dengan penampilan unik yaitu berniaga curah atau refill sabun rumah tangga sambil kampanye pengurangan plastik sachet.

Di atas kendaraan motor roda tiga produk sabun dipajang, seperti sabun cuci piring, sabun cuci pakaian, pembersih lantai dan peralatan zero waste serta alat-alat dapur berbahan kayu.

Ketua lembaga zero waste RT.02 RW.05 Kelurahan Sidokumpul Saifudin Efendi mengatakan dirinya sudah menyiapkan jauh-jauh hari.

“Ya pasti perlu persiapan, kami berkolaborasi dengan tim penyuluh zero waste, karang taruna, bank sampah dan PKK yang ada di kampung untuk wujudkan refill sabun ini”, terangnya.

Pria yang akrab disapa Ipung ini mengatakan bahwa di kampung SIBA KLASIK sudah memiliki toko refill, jadi bukan hal baru berjualan konsep refill.

“Sejak januari 2024 kami sudah mengembangkan toko refill bernama ECO REFILL agar masyarakat bisa mengurangi konsumsi produk sabun sachet dan berbelanja dengan konsep baru yang berkelanjutan,” tegas Saifudin.

Diatas kendaraan motor roda tiga produk sabun dipajang, seperti sabun cuci piring, sabun cuci pakaian, pembersih lantai dan peralatan zero waste serta alat-alat dapur berbahan kayu. ECO REFILL kampung SIBA KLASIK ini cukup menarik perhatian pengunjung CFD di jalan Jaksa Agung Suprapto Gresik.

Ibu Inggit (38) salah satu pengunjung CFD mengaku kali pertama membeli sabun sistem refill.

“Saya baru tau kalo refill lebih murah ya jadi bisa beli agak banyak 1 liter dengan wadah botol bekas dari rumah dan saya setuju jika ini bisa mengurangi sampah sachet kemasan sabun-sabun,” ucapnya.

Public Relation (PR) sekaligus pegiat zero waste ECOTON, Tonis Afrianto berpendapat ini sebuah langkah maju memperkenalkan sistem refill ke publik.

“Apa yang dilakukan kampung SIBA KLASIK ini langkah maju karena berinisiatif memperkenalkan sistem refill sabun rumah tangga ke publik lewat CFD, yaa semoga ada dukungan dari pemerintah agar kampanye pengurangan plastik sachet terus dilakukan melalui inovasi ini,” tegasnya.

Sebelumnya awal tahun 2024 ECOTON merilis bahwa melalui Brand Audit penemuan sampah sachet mencapai puluhan ribu pieces.

“Berdasarkan temuan tahun 2023 sampai awal 2024 kami menemukan pencemaran lingkungan karena sampah plastik sachet sebanyak 33.112 pieces bocor ke perairan sungai dan pantai sehingga sachet ini perlu dikurangi bahkan distop,” tegas Tonis.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Gen Z yang tergabung dalam Paguyupan Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik dan tim Gresik Kawasan Merdeka Sampah (GKMS).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments