Beranda blog Halaman 111

Fatmawati Rusdi Apresiasi Kreatifitas Masyarakat saat Memantau Kesiapan Lomba Kelurahan Tingkat Kabupaten Kota 2023

0
(Fatmawati Rusdi Memantau Kesiapan Lomba Kelurahan Tingkat Kabupaten Kota 2023)

Intens.id, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi kunjungi lorong Jl Gusung Jihad, dalam rangka persiapan lomba kelurahan/desa tingkat Kabupaten/Kota 2023, Selasa, 20 Juni 2023.

Dalam kunjungan tersebut, Fatmawati Rusdi mengecek kesiapan setiap indikator, serta kesertaan/keterlibatan seluruh OPD dan masyarakat.

“Dari sini dapat menjadi cerminan implementasi perkembangan pembangunan, atas usaha pemerintah dan masyarakat, sebagai upaya penguatan kelembagaan, dan peningkatan partisipasi masyarakat,” tutur Fatmawati Rusdi.

Dalam kunjungan tersebut, bersama Kelompok Wanita Tani (KWT), Fatmawati Rusdi menyempatkan memanen berbagai jenis tanaman aneka sayuran, seperti bayam, bayam merah, kangkung, terong, sawi dan pakcoy.

Selain itu, Fatmawati Rusdi mengapresiasi kreatifitas masyarakat menata lorong, yang terlihat bersih dan tertata rapi.

Bahkan, Fatmawati pun menyempatkan mengambil gambar di salah satu lorong yang dinilai cukup indah dijadikan spot foto.

Selain itu, kesiapan Posyandu, bank sampah hingga bak sampah menjadi perhatian Wakil Wali Kota Makassar.

Peninjauan ini, Fatmawati Rusdi didampingi Camat Tamalate, Lurah Maccini Sombala, dan beberapa Kepala OPD, diantaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kabag Pemberdayaan Masyarakat.(*)

 

BPS dan Diskominfo Siap Kolaborasi Program Satu Data Sebagai Upaya Mendorong Transparansi Penyelenggaraan Pemerintahan

0
(Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bulukumba siap berkolaborasi untuk pelaksanaan program Satu Data Indonesia.)

Intens.id, Bulukumba – Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bulukumba siap berkolaborasi untuk pelaksanaan program Satu Data Indonesia. Hal tersebut disepakati dalam pertemuan pimpinan kedua lembaga di Kantor BPS Bulukumba Jalan Ahmad Yani, Selasa 20 Juni 2023.

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Daud Kahal bersama Kepala Bidang Statistik dan Persandian Eliz Indayani menyampaikan rencana pelaksanaan program Satu Data saat menemui Kepala BPS, Mattaliu di ruang kerjanya. Mattaliu didampingi pejabat dan staf BPS Syamsuar dan Setyo Dwi Putra.

Daud Kahal berharap kolaborasi dalam implementasi program Satu Data dapat segera dilakukan mengingat instrumen hukum atau regulasi sudah ditetapkan.

Regulasi dimaksud adalah Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, kemudian juga sudah ditetapkan Peraturan Bupati Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Daerah.

Daud menyampaikan jika Program Satu Data sesungguhnya menjadi bagian dari program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026. Program Satu Data ini lanjutnya adalah merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah oleh karena akan menjadi rujukan dan memudahkan untuk mendapatkan akses informasi dalam setiap pengambilan kebijakan.

“Data akan tersimpan dalam satu sistem aplikasi dan mudah untuk diakses oleh publik, sehingga ini juga merupakan bagian dari akuntabilitas dan transparansi penyelenggaraan pemerintahan,” terang Daud Kahal.

Dikatakan, Pemerintah Pusat juga akan terus memonitor pelaksanaan Satu Data di daerah dan ada indikator penilaian terhadap setiap daerah dalam Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS).

Sementara itu Kepala BPS Mattaliu mengapresiasi komitmen Kadis Kominfo dan Persandian yang mendorong Program Satu Data setelah sebelumnya pernah menginisiasi Program Satu Data di tahun 2021 lalu.

“Saya ingat tahun 2021 Bulukumba menjadi pilot project Bigbox PT. Telkom dalam pelaksanaan Satu Data,”ujar Mattaliu.

Daud menimpali bahwa ketika dirinya menjabat Kadis Kominfo dan Persandian tahun 2020-2021, Bulukumba saat itu menjadi daerah pertama di Provinsi Sulawesi Selatan dan ketiga di luar Jawa yang menjadi pilot project, bahkan sempat menjadi narasumber nasional bersama Kadis Kominfo Kota Semarang kala itu.

Rencana dalam waktu dekat akan dilakukan audiensi dan paparan terkait penyelenggaraan Satu Data kepada pimpinan dengan melibatkan PT. Telkom dalam membangun sistem kolaborasi penyelenggaraan Satu Data.(*)

Jelang Idul Adha, Andi Aslam Patonangi Lepas Petugas Kesehatan Hewan Qurban

0
(Andi Aslam Patonangi, mewakili Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, melepas petugas kesehatan hewan qurban di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur)

Intens.id, Makassar, – Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Sulsel, Andi Aslam Patonangi, mewakili Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, melepas petugas kesehatan hewan qurban berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pemotongan Hewan Qurban. Acara pelepasan petugas kesehatan hewan qurban ini dilakukan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur, Selasa, 20 Juni 2023.

Idul Adha merupakan hari raya bagi pemeluk agama Islam di seluruh dunia. Untuk perayaan hari besar tersebut, terdapat pelaksanaan penyembelihan hewan qurban, dimana banyak warga memberi serta menerima daging.

“Keamanan dan kelayakan hewan serta daging qurban dalam pelaksanaan ibadah qurban Hari Raya Idul Adha 1444 H dilaksanakan pada 29 Juni 2023,” ungkap Andi Aslam dalam sambutannya, Selasa, 20 Juni 2023.

Ketersediaan hewan qurban tahun 2023 ini mencapai 75.289 ekor sapi, 2.406 ekor kerbau dan 33.279 ekor kambing. Sebagian besar hewan yang disembelih untuk qurban berasal dari pasokan lokal.

Diperkirakan jumlah pemotongan hewan qurban tahun 2023 di Sulsel akan mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun 2022, sebanyak 49.906 ekor hewan qurban, kambing 5.773 ekor dan sapi 44.041 ekor.

Kegiatan pemeriksaan hewan qurban dilakukan dengan memperhatikan perlakuan warga terhadap hewan qurban sesuai standar kesejahteraan hewan.

“Hewan tidak diperlakukan semena-mena selama pemeliharaan dan saat menjelang proses pemotongan dan kesejahteraan hewan harus dipastikan ketika sebelum disembelih,” tutupnya.

Hadir dalam acara pelepasan tersebut, Perwakilan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sulsel, perwakilan Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Sulsel, pengurus DPW Juru Sembelih Halal (Juleha) Sulsel, pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulsel, dan Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Unhas. (*)

Industrial Visit: Mahasiswa Teknik Industri FTI UMI Melihat Penerapan K3 di Pelindo IV

0
(Foto bersama mahasiswa di Kantor Pelindo-Foto: Ist)

Intens.id, Makassar – Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI UMI) berkolaborasi dengan Program Studi Teknik Industri melaksanakan kegiatan Industrial Visit di  PT Pelindo IV Terminal Petikemas New Makassar.

Kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh HMTI khususnya Bidang Penelitian dan Pengembangan kali ini mencoba untuk melihat penerapan Sistem Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Pengelolaan Pelabuhan. Membawa mahasiswa melihat lebih luas dan lebih dekat aktivitas industri.

Kunjungannya dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Teknik Industri, Irma Nur Afiah, didampingi Kordinator Kemahasiswaan Prodi Teknik Industri, Nur Ihwan Safutra.

“Selama ini belajar teori di kelas dan kajian studi kasus berdasarkan literatur, maka kali ini harus melihat langsung di lapangan. Di Teknik Industri, kajian pelabuhan bisa ditinjau dari beberapa hal, diantaranya kajian Ergonomi dan K3, pengelolaan pelabuhan, hingga tata letak fasilitas di terminal petikemas,” ujar Irma.

(Mahasiswa melihat langsung aktivitas dan penerapan K3 di Wilayah Kerja Pelindo IV)

Manajer Pengelolaan Operasional Terminal Petikemas New Makassar dan Manajer Health Safety, Security, dan Environmental (HSSE), Ahmad Manaf, menyambut hangat kunjungan mahasiswa dengan harapan moment tersebut dapat menambah pengetahuan.

“Selamat datang, silakan mengenal dan belajar tentang Terminal Petikemas, semoga bisa memberi manfaat bagi perkembangan pengetahuan, memunculkan perbandingan yang didapatkan dalam kelas dengan realitas di lingkungan kerja indsutri,” sambut bapak Ahmad.(*)

PPIH Kembali Ingatkan Jemaah untuk Tidak Selfie Berlebihan di Masjidil Haram

0
Koordinator Media Center Haji (MCH) PPIH Pusat Dodo Murtado
Koordinator Media Center Haji (MCH) PPIH Pusat Dodo Murtado

Intens.id, Jakarta, – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kembali mengimbau dan mengingatkan Jemaah haji untuk tidak melakukan swafoto (selfie) berlebihan di Masjidil Haram khususnya di depan Kabah, terlebih menggunakan perangkat foto profesional.

“Jemaah agar tidak berlebihan berswafoto (selfie) di Masjidil Haram, terlebih menggunakan perangkat foto profesional,” ujar Koordinator Media Center Haji (MCH) PPIH Pusat Dodo Murtado dalam keterangan persnya di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

“Jemaah perlu mengindahkan ketentuan-ketentuan otoritas pemerintah Arab Saudi khususnya di Masjidil Haram agar tidak berurusan dengan aparat keamanan yang bertugas di Masjidil Haram,” imbau Dodo, Selasa (20/06/2023).

Selama fase puncak haji di Arafah – Muzdalifah – Mina (Armina), Jemaah haji Indonesia kata Dodo akan mendapatkan sejumlah menu siap saji. Menurutnya, ada beragam menu, antara lain mangut lele, rendang ayam, rendang daging, semur, dan gulai ikan. Selain itu, ada juga sajian bubur kacang hijau, kacang merah, serta ketan hitam.

“Sajian menu nusantara yang akan dihidangkan kepada jemaah haji Indonesia saat puncak haji itu disiapkan oleh Masyariq atau Muassasah. Untuk memastikan cita rasa dan kualitas makanannya, PPIH Arab Saudi melakukan uji rasa makanannya (mealtest),” ujar dia.

Hingga hari ke-29 operasional penyelenggaraan ibadah haji, berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga tanggal 19 Juni 2023, pukul 24.00 WIB, jumlah Jemaah gelombang II yang telah tiba di Bandara King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah berjumlah 81.918 orang atau 213 kelompok terbang.

“Kedatangan jemaah haji kuota tambahan di Bandara AMAA Madinah sampai dengan hari ini sebanyak 2.428 orang atau 8 kloter. Total kedatangan Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi berjumlah 185.659 orang atau 476 kelompok terbang,” terang Dodo.

“Sementara Jemaah haji khusus yang telah sampai di Makkah per hari ini sebanyak 878 orang. Sehingga sampai dengan saat ini jumlah jemaah haji khusus yang telah tiba sebanyak 7.800 orang,” sambungnya.

Ia menambahkan, Jemaah yang wafat di Arab Saudi bertambah 8 orang yaitu atas nama:
1) Hadori Bakri Arsiman (68) asal embarkasi SUB Kloter 03
2) Abd Rohman Ilam (55) asal embarkasi SUB Kloter 52
3) Sawiyem Sumarto (77) asal embarkasi SOC Kloter 28
4) Elsa Susana Abdul Aziz (50) asal embarkasi PDG Kloter 06
5) Rusli Sain Alam Nasir (69) asal embarkasi PDG Kloter 08
6) Munaah Sahini (60) asal embarkasi LOP Kloter 07
7) Sholeh Tarwan Abdullah (82) asal embarkasi BTH Kloter 15
8) Eneng Kadim Paputungan (62) asal embarkasi BPN Kloter 16

“Sampai hari ini, total jemaah yang wafat di Arab Saudi sebanyak 91 orang, dengan rincian jemaah yang wafat di Makkah sebanyak 56 orang, di Madinah sebanyak 32 orang, dan di Jeddah sebanyak 3 orang,”(*)

Pemerintah Tetapkan Iduladha 1444H Jatuh pada 29 Juni 2023

0
Sidang Isbat penetapan 1 Zulhijah 1444H
Sidang Isbat penetapan 1 Zulhijah 1444H

Intens.id, Jakarta, – Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Zulhijah 1444 Hijriyah jatuh pada Selasa, 20 Juni 2023. Dengan ditetapkannya awal Zulhijah ini, maka Hari Raya Iduladha 1444 H jatuh pada Kamis, 29 Juni 2023.

“Sidang isbat telah mengambil kesepakatan bahwa tanggal 1 Zulhijah tahun 1444 Hijriah ditetapkan jatuh pada Selasa tanggal 20 Juni 2023” tutur Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi usai memimpin Sidang Isbat (Penetapan) Awal Zulhijah, di Jakarta, Minggu (18/6/2023).

“Dengan demikian Hari Raya Idul Adha 1444 H jatuh pada Kamis, 29 Juni 2023,” imbuh Wamenag.

Menurut Wamenag, sidang menyepakati keputusan tersebut karena dua hal. “Pertama, kita telah mendengar laporan Direktur Urusan Agama Islam (Urais) bahwa ketinggian hilal di seluruh Indonesia sudah berada di atas ufuk, namun masih berada di bawah kriteria imkanur rukyat yang ditetapkan MABIMS,” imbuhnya.

Sebelumnya, dalam laporannya, Direktur Urais Kemenag Adib menyampaikan berdasarkan data yang dihimpun Tim Hisab Rukyat Kemenag, bahwa ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia di atas ufuk berkisar antara 0° 11,78’ (nol derajat sebelas koma tujuh puluh delapan menit) sampai 2° 21,57’ (dua derajat dua puluh satu koma lima puluh tujuh derajat menit). Dengan sudut elongasi antara 4,39° (empat koma tiga puluh sembilan derajat) sampai 4,93° (empat koma sembilan puluh tiga derajat).

“Dengan parameter-parameter ini, maka posisi hilal di Indonesia saat ini belum memenuhi Kriteria Baru MABIMS (Menteri Agama Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Singapura),” papar Wamenag.

Kriteria baru MABIMS menetapkan bahwa secara astronomis, hilal dapat teramati jika bulan memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasinya minimal 6,4 derajat.

Kedua, Kemenag telah melaksanakan pemantauan atau rukyatul hilal pada 99 titik di Indonesia. “Dari 34 provinsi yang telah kita tempatkan pemantau hilal, tidak ada satu pun dari mereka yang menyaksikan hilal,” kata Wamenag.

Turut hadir mendampingi Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, Ketua Komisi VIII DPR Ashabul Kahfi, Ketua MUI KH Abdullah Jaidi, Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin, dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.

Sidang isbat awal Zulhijah 1444 H yang digelar di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kemenag ini dihadiri perwakilan Mahkamah Agung, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta Duta Besar negara sahabat.

Hadir juga perwakilan Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Lembaga dan instansi terkait, Pimpinan Ormas Islam, serta Pondok Pesantren. (*)

Milad ke 69 UMI, Mahasiswa Teknik Kimia Manfaatkan Minyak Jelantah Raih Juara Start Up Competition

0
(Mahasiswa Teknik Kimia FTI UMI, Novitasari dan Vita Febrianti Mansyur Peraih juara tiga pada lomba Start Up Competition./Foto:ist)

Intens.id, Makassar – Milad ke 69 Universitas Muslim Indonesia Makassar, Mahasiswa Teknik Kimia Raih Juara Start Up Competition pada UMI EXPO 2023 yang mengusung tema,  Embracing Smart University, Pameran Produk Inovasi dan Workshop diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Teknis Manajemen Inovasi dan Inkubasi Bisnis UMI. Minggu, 18 Juni 2023.

Serangkaian kegiatan berlangsung di Auditorium Al-Jibra Universitas Muslim Indonesia, tim mahasiswa Teknik Kimia yakni Novitasari dan Vita Febrianti Mansyur meraih juara tiga pada lomba Start Up Competition.

Kompetisi tersebut diikuti oleh 7 tim yang lolos seleksi dari 27 proposal yang dilombakan. Peserta berasal dari seluruh fakultas dalam lingkup Universitas Muslim Indonesia.

Novitasari Mahasiswa angkatan 2022, selaku peserta, mengatakan pada lomba kali ini menampilkan produk berupa lilin aromaterapi dari minyak jelantah yang diperoleh dari bekas penggorengan.

“Semoga produk ini bisa dikembangkan lagi kedepanya agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” harap Novi, sapaan akrabnya.

Sebagaimana diketahui, minyak jelantah merupakan minyak yang telah digunakan lebih dari dua atau tiga kali penggorengan, dan dikategorikan sebagai limbah karena dapat merusak lingkungan dan dapat menimbulkan sejumlah penyakit.

Dengan sifat karsinogennya berdasarkan riset disebutkan dapat memicu sel kanker, memicu peningkatan kolestrol dan tekanan darah.

Koordinator pengembangan riset dan teknologi, Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) FTI UMI, Muhammad Resky Rachmanto, menyebutkan minyak jelantah yang dibuang begitu saja dapat menjadi salah satu sumber cemaran lingkungan.

”Mereka membuat produk lilin aromaterapi dari minyak jelntah. Dimana minyak jelantah yang ada di rumah dan industri makanan dikumpulkan lalu dimurnikan menggunakan arang aktif dan setelah itu dibuat lilin aroma terpinya. Hal ini bertujuan untuk mengurangi limbah minyak jelantah yang tidak digunakan secara maksimal,” urainya.(*)

Ketua STIA Abdul Haris Jadi Narasumber Seminar dan Lokakarya Nasional Merdeka Belajar bersama 4 Perguruan Tinggi

0
Suasana foto bersama setelah kegiatan, diikuti 42 peserta dari beberapa lintas perguruan tinggi.

Intens.id, Makassar – Ketua STIA Abdul Haris Jadi Narasumber Seminar dan Lokakarya Nasional Merdeka Belajar bersama 4 Perguruan Tinggi, berlangsung di salah satu di Jalan Letjen Hertasning, Kota Makassar, sebagai upaya untuk meningkatkan percepatan aktivitas Merdeka Belajar. Minggu, 18 Juni 2023.

Kegiatan yang dihadiri 42 peserta dari beberapa lintas perguruan tinggi diantaranya Dosen dan Mahasiswa STIA Abdul Haris, HMJ Bahasa Inggris UIN Alauddin, HMI Komisariat Universitas Handayani Makassar (UHM), Mahasiswa STIM Lasaran Jaya.

Dalam seminar ini dibuka Ketua STIA Abdul Haris, Ismail Suardi Wekke, sekaligus selaku narasumber.

Kegiatan yang berlangsung seharian, berjalan lancar dengan berbagai kegiatan dari seminar dan sharing session.

Adapun ide program yang didiskusikan, diantaranya pendampingan website desa, pada Desa Bonto Lempangan, Bonto Bunga, Desa Samangki di Simbang Kabupaten Maros, yang merupakan desa mitra STIA Abdul Haris.

 

Ismail Suardi Wekke berharap kegiatan tersebut dapat membangun kolaborasi antar mahasiswa dengan dosen pada perencanaan program mendatang

Ia juga menambahkan bahwa pertemuan dan perencanaan yang lebih awal dapat menghasilkan program yang lebih matang pada kegiatan belajar mengajar tahun ajaran 2023-2024.

Merdeka Belajar menjadi platform kerjasama institusi pendidikan tinggi sehingga bisa menjadi ajang kolaborasi dan juga akselerasi kebersamaan.(*)

Hasil Monitoring 15 Ribu Media Online, Andi Sudirman Sulaiman Raih 1st Indonesia GPR Awards 2023

0

Intens.id, Makassar – Setelah melalui perjalanan panjang, akhirnya The 1st Indonesia GPR Awards (IGA) tiba pada puncaknya. Pada Jumat, 16 Juni 2023 di Hotel Claro Makassar, menyerahkan penghargaan kepada para pemenang.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman terpilih sebagai Pemimpin Terpopuler di Media Pemberitaan Online 2023.

Dewan juri terdiri dari Founder dan CEO PR Indonesia Group, Asmono Wikan; CEO Center for Public Relation, Outreach, and Communication, Emilia Bassar; Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Public Relations (APPRI), Jojo Suharjo Nugroho; PR Consultant, Mario Wongsonagoro; Wakil Rektor 1 LSPR, Janette Maria Pinariya.

Pemilihan kategori Gubernur terpopuler di Media Pemberitaan Online bagi pemimpin melalui proses media monitoring dengan menggandeng NoLimit, sebuah perusahaan media monitoring terkemuka. Berdasarkan hasil monitoring secara kuantitatif dan melalui analisis kualitatif. Dengan  menggunakan teknologi big data, penilaian untuk kategori ini diambil berdasarkan data-data pemberitaan di media online selama rentang waktu 1 Januari hingga 31 Desember 2022 dengan memonitor lebih dari 15.000 media online.

Emilia Bassar menjelaskan, penghargaan kepada Andi Sudirman, diberikan bukan hanya persoalan populer saja, tetapi performa dari kerja-kerja nyata untuk masyarakatnya.

“Bukan hanya populer tetapi performa dari kerja-kerja nyata untuk masyarakatnya. Kemudian juga kita lihat mereka itu ada dalam pemberitaan dengan tone (nada) yang positif, yang juga memberikan nilai tambah. Tone positif itu pada kinerjanya yang dipublikasikan dengan baik,” sebutnya.

“Selamat kepada Gubernur Sulsel semoga menginsipirasi dan bisa terus bermanfaat karya-karyanya di Sulawesi Selatan dan ini juga merupakan kerja nyata beliau sebagai pimpinan yang dicintai oleh warganya,” imbuhnya.

Sementara itu, founder dan CEO HUMAS INDONESIA Asmono Wikan menyampaikan makna dari lahirnya kompetisi IGA 2023. Menurutnya, kompetisi ini hadir karena ia menilai masih ada satu fase yang belum tuntas untuk mengukur kinerja humas pemerintah. Fase yang belum tuntas itu adalah soal pendalaman program dan sosok humas yang selama ini menjadi motor penggerak instansi pemerintah.

“Kami ingin humas pemerintah betul-betul berdampak untuk publik dan masyarakat,” ujarnya.(*)

Bulukumba Jadi Pilot Proyek Unicef Penanganan ATS dan Penguatan Remaja Perempuan Terintegrasi

0
Pembukaan program percepatan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS)

Intens.id, Bulukumba, – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf meluncurkan Gerakan Pengembalian Anak ke Sekolah dan Program Penguatan Remaja Perempuan Terintegrasi di Kabupaten Bulukumba. Peluncuran digelar di Ballroom Hotel Agri Bulukumba, Kamis, 15 Juni 2023.

Kepala Bappelitbangda, A.Syamsul Mulhayat melaporkan bahwa program percepatan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) merupakan kerja sama Pemprov Sulsel dengan Unicef, sebagai respons atas tingginya anak tidak sekolah di Sulsel, termasuk di Bulukumba.

“Tujuannya untuk mendorong anak tidak sekolah mendapatkan kesempatan kedua memperoleh pendidikan yang layak melalui Gerakan Pengembalian Anak Tidak Sekolah dan program penguatan remaja perempuan terintegrasi,” katanya.

Syamsul Mulhayat menerangkan, untuk memaksimalkan tujuan ini, maka dilakukan MoU (Memorandum of Understanding) antara PKK dan BAZNas, MOU antara PKBM dan pemerintah desa.

Ia menambahkan, sejak tahun 2022 sampai sekarang, Pemkab telah mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk mereplikasi program ini ke desa lainnya secara bertahap dan juga pemerintah desa mengalokasikan anggaran dana desa untuk memastikan pendataan berjalan dan bagaimana anak yang terdata difasilitasi kembali ke sekolah.

Saat ini, katanya, Pemkab telah mereplikasi di 64 desa dan proses pendataan sedang berjalan. Diharapkan bahwa pendataan bisa selesai pada bulan Juli 2023, sehingga anak yang mau kembali ke layanan pendidikan dapat terdaftar di Dapodik pada tahun ajaran 2023/2024.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappelitbangda Sulsel, Ukrima Rijal dalam sambutannya mengatakan bahwa salah satu upaya untuk meningkatkan pemerataan layanan pendidikan berkualitas melalui peningkatan layanan akses pendidikan di semua jenjang.

Selain itu, tambahnya, dengan melakukan percepatan wajib belajar 12 tahun sesuai yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024.

“Harapannya, tidak ada lagi anak usia 7 sampai 18 tahun yang tidak bersekolah, sehingga akan mempercepat layanan pertumbuhan IPM di Bulukumba,” kata Ukrima Rijal.

“Kita ketahui bersama bahwa indikator penyusun IPM adalah salah satunya indeks pendidikan, di mana salah satu indikatornya adalah rata-rata lama sekolah” sambungnya.

Hanya saja menurut Ukrima Rijal, kenyataan saat ini masih banyak anak-anak yang tidak sekolah, baik anak yang sama sekali belum pernah bersekolah, anak yang belum tamat sekolah lalu putus sekolah, maupun anak yang tamat di satu atau dua jenjang pendidikan tapi tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang berikutnya.

“Data di Sulsel juga, anak perempuan yang berusia 7 sampai 18 tahun tidak bersekolah juga mengalami peningkatan. Tahun 2021 di angka 8,15 persen dan tahun 2022 menjadi 8,83 persen” imbuhnya.

Kepala Pendidikan Unicef Indonesia beserta Unicef Sulawesi Maluku, Kathirene Benneth mengatakan, Kabupaten Bulukumba merupakan salah satu kabupaten awal yang telah menyusun dan melaksanakan Rencana Aksi Daerah untuk Penanganan Anak Tidak Sekolah yang telah direplikasi dan dilakukan di 64 sekolah dengan menggunakan dana pemerintah daerah.

“Dengan kerja sama yang kuat antar instansi pemerintah, masyarakat, sekolah, PKBM/SKB, BAZNas, BRI, LSM, sektor swasta dan pemangku kepentingan lainnya, kemajuan yang signifikan telah dicapai dengan mengidentifikasi anak-anak yang tidak sekolah, mendaftarkan mereka ke sekolah dan memastikan mereka diberikan pendidikan berkualitas, serta diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka. Ini hasil yang patut dibanggakan,” urainya.

Kathirene berharap melalui gerakan ini, lebih banyak lagi anak yang tidak sekolah kembali bersekolah dan tidak ada lagi anak yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan.

Menurutnya, masa remaja 10 sampai 19 tahun merupakan tahap penting dalam kehidupan yang ditandai dengan perkembangan otak yang cepat, transformasi fisik, biologis, emosional dan kognitif yang mendalam.

“Kecenderungan remaja untuk mencoba hal-hal baru dapat memicu inovasi dan pencapaian, tetapi juga dapat membuat mereka rentan,” ujar Kathirene.

“Atas nama Unicef, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemprov Sulsel dan Pemda Bulukumba atas kemitraan dan kerja sama yang berkelanjutan untuk mendukung anak-anak dan remaja di Sulsel,” jelasnya menambahkan.

Masih di tempat yang sama, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menyebutkan bahwa program ini harus dimaksimalkan dan sebagai program prioritas untuk mewujudkan generasi emas.

Bupati yang akrab disapa Andi Utta ini juga berpendapat, aspek pendidikan juga harus didukung oleh kekuatan finansial atau kekuatan ekonomi di desa masing-masing.

Dengan kekuatan itu, maka masyarakat Bulukumba punya kemampuan untuk menyekolahkan anak-anaknya hingga ke jenjang lebih tinggi, sehingga ke depan anak-anak bisa lebih berdayasaing.

“Kunci dari semuanya adalah kemampuan finansial. Orang tua keluar Bulukumba karena ketidakmampuannya membiayai pendidikan anak,” ujarnya.

Andi Utta mencontohkan salah satu desa di Bulukumba. Katanya, seharusnya anak-anak bersekolah, tapi nyatanya putus sekolah karena membantu orangtua untuk bekerja mengangkat pasir, batu, dan lainnya.

“Ini harus kita sama-sama carikan solusi. Kepala desa harus mengambil langkah cepat untuk mengatasi anak kita yang putus sekolah. Saya kira ini harus jadi program prioritas,” tukasnya.

Tampak di sela-sela peluncuran program, Bupati Andi Butta menyerahkan penghargaan kepada mitra pemerintah kepada Pimpinan Cabang BRI, Pimpinan BAZNAS, serta Pimpinan Yayasan Pendidikan Umboh.

Kemudian, ada persembahan tari kelompok anak remaja dari yang tidak sekolah kembali bersekolah. Selanjutnya, salah satu anak dari anak tidak sekolah yang kembali bersekolah menyampaikan testimoni dan pengalamannya mendapat pendampingan sehingga membuat para hadirin ikut terharu.

Peluncuran juga dihadiri oleh Ketua TP-PKK Bulukumba Hj.Andi Herfida Muchtar, Wakil Ketua DPRD Bulukumba Hj Aminah Syam, unsur Forkopimda, Kadisdikbud Bulukumba Andi Buyung Saputra bersama beberapa Kepala OPD lingkup Pemkab Bulukumba, para Camat, sejumlah kepala desa, serta ratusan tamu undangan.(*)