Intens.id Jeneponto – PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Punagaya mengambil peran sentral dalam upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Jeneponto dengan menginisiasi aksi penanaman pohon massal pada Selasa, 28 April 2026.
Langkah strategis perusahaan energi nasional tersebut ingin memberikan kado nyata bagi Bumi sekaligus merayakan Hari Jadi Kabupaten Jeneponto yang ke-163 tahun melalui penguatan ekosistem pesisir di Kelurahan Pantai Bahari, Kecamatan Bangkala.
Kehadiran jajaran manajemen PLN Nusantara Power UP Punagaya yang dipimpin oleh Asman Business Support, Pran Moch Soleh, dan Asman Engineering, Mulyangka, menunjukkan bahwa komitmen lingkungan perusahaan berada pada level prioritas tertinggi.
Bagi PLN Punagaya, menjaga keseimbangan alam di sekitar wilayah operasional bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari etika bisnis berkelanjutan. Sinergi yang dibangun bersama Pemerintah Kabupaten Jeneponto dan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) ini menjadi bukti bahwa kolaborasi sektor privat dan publik adalah kunci utama dalam menjawab tantangan krisis iklim di tingkat lokal.
Dalam aksi hijau tersebut, sebanyak 200 bibit pohon produktif mulai ditanam secara bertahap. Pemilihan pohon produktif merupakan langkah cerdas yang diusung oleh PLN Punagaya agar manfaat yang dihasilkan bersifat ganda.
Secara ekologis, pohon-pohon ini akan menjadi benteng alami untuk memperbaiki kualitas udara dan menjaga stabilitas tanah di kawasan pesisir. Di sisi lain, dari aspek sosial-ekonomi, masyarakat setempat nantinya dapat memanen hasil dari pohon tersebut, sehingga menciptakan kemandirian pangan kecil-kecilan di masa depan.
Perwakilan manajemen PLN Nusantara Power UP Punagaya menegaskan bahwa agenda ini merupakan implementasi nyata dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang terintegrasi.
Mereka meyakini bahwa keberadaan unit pembangkit harus mampu memberikan dampak positif yang holistik bagi masyarakat sekitar. Penanaman pohon di Kelurahan Pantai Bahari ini menjadi representasi dari visi besar perusahaan untuk tumbuh bersama lingkungan, sejalan dengan ambisi Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam mewujudkan wilayah yang lebih asri dan tertata.
Momentum peringatan Hari Bumi dan HUT Jeneponto ke-163 ini diharapkan menjadi katalisator bagi gerakan-gerakan lingkungan lainnya di Sulawesi Selatan.
Melalui aksi yang dimotori oleh PLN Punagaya ini, pesan yang ingin disampaikan sangat jelas: bahwa setiap jengkal tanah yang dihijaukan hari ini adalah investasi tak ternilai bagi generasi mendatang. Dengan pengawasan dan perawatan yang berkelanjutan, 200 pohon ini diharapkan tumbuh kokoh, menjadi saksi bisu harmonisasi antara industri energi dan kelestarian alam di tanah Butta Turatea.





