Intens.id, Jakarta – Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) melakukan audiensi strategis dengan Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI guna membahas percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Senin (23/2). Langkah ini bertujuan memperkokoh fondasi ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kemenkop RI ini menjadi tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025. Regulasi tersebut mengamanatkan percepatan pembangunan koperasi di tiap desa sebagai instrumen utama pemerataan ekonomi nasional.
Wakil Menteri Koperasi RI, Farida Farichah, M.Si, menekankan bahwa mahasiswa ekonomi memiliki peran sentral sebagai motor penggerak transformasi ekonomi desa. Menurutnya, kolaborasi sinergis antara pemerintah dan intelektual muda sangat dibutuhkan untuk membangun model bisnis koperasi yang modern.
Badan Pimpinan ISMEI, Adji Permana, menyatakan bahwa Koperasi Merah Putih bukan sekadar lembaga keuangan, melainkan simbol kedaulatan ekonomi. Program ini dirancang untuk menciptakan sistem ekonomi yang adil, inklusif, dan berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip kemandirian.
“Pengembangan koperasi memerlukan partisipasi aktif mahasiswa sebagai agen perubahan. Kami memandang koperasi desa sebagai instrumen krusial dalam memperkokoh struktur ekonomi nasional agar tidak mudah goyah oleh fluktuasi global,” ujar Adji.
ISMEI berkomitmen membawa kolaborasi ini melampaui tataran wacana. Organisasi ini berencana mengintegrasikan program Soemitro Fest dengan seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis di bawah naungan ISMEI untuk fokus pada pemberdayaan koperasi.
Selain itu, ISMEI akan mewajibkan program pemberdayaan berbasis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai agenda wajib di setiap kepengurusan wilayah. Hal ini diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi yang terukur dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.
Audiensi ini menandai lahirnya Gerakan Nasional Mahasiswa untuk Koperasi, yang diproyeksikan menjadi pilar penguat distribusi kesejahteraan melalui digitalisasi dan penguatan kelembagaan koperasi di tingkat kelurahan dan desa di seluruh Indonesia.





