Seperempat Abad MPA Trisula FISH UNM: Abadi dalam Bakti, Lestari dalam Aksi

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Aula Sidrap Centre, Jalan Puri Kencana Sari Tamalanrea Indah, Kamis (12/2/2026) malam. Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Trisula Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Makassar (UNM) merayakan Milad ke-25 yang dirangkaikan dengan Musyawarah Anggota (Musang). Mengusung tema “Seperempat Abad Jejak Rimba: Abadi dalam Bakti, Lestari dalam Aksi”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan panjang organisasi sekaligus peneguhan arah gerak ke depan.

Acara yang dimulai pukul 19.00 WITA tersebut dihadiri dewan pendiri, anggota purna, anggota penuh, dan anggota muda MPA Trisula FISH UNM. Turut hadir pula tamu undangan dari Forum MAPALA Universitas Negeri Makassar, serta lembaga kemahasiswaan lingkup Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum.

Panggung sederhana dengan latar bertuliskan “Musyawarah Anggota & Milad XXV” menjadi saksi pertemuan lintas generasi. Para anggota mengenakan atribut kebanggaan organisasi, sementara dewan senior dan pendiri duduk berdampingan, menyimbolkan kesinambungan nilai dan perjuangan.

Ketua Panitia, Gandaria, dalam laporan pembukaannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, syukur ke Tuhan Semesta Alam, masih ada kesempatan ikut acara Milad Trisula yang ke-25 ini. Kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi ruang silaturahmi, refleksi, dan konsolidasi agar Trisula tetap kokoh dalam pengabdian dan aksi nyata,” ujarnya.

Gandaria menambahkan bahwa Musyawarah Anggota menjadi forum strategis untuk mengevaluasi program kerja serta merumuskan arah organisasi ke depan. Menurut dia, seperempat abad perjalanan Trisula adalah bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan, disiplin, dan kepedulian lingkungan terus terjaga dari generasi ke generasi.

Ketua MPA Trisula, Barito, menegaskan bahwa tema “Abadi dalam Bakti, Lestari dalam Aksi” bukan sekadar slogan perayaan.

“Seperempat abad adalah perjalanan yang tidak singkat. Kami belajar bahwa menjaga eksistensi organisasi berarti menjaga komitmen pada nilai dasar: solidaritas, loyalitas, dan kecintaan pada alam. Trisula harus tetap menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus pelopor aksi-aksi pelestarian lingkungan,” kata Barito.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas organisasi mahasiswa, khususnya dalam menghadapi tantangan lingkungan dan sosial yang semakin kompleks.

“Salam Lestari harus tetap menggema, bukan hanya di forum ini, tetapi dalam setiap langkah pengabdian kita,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu Dewan Pendiri MPA Trisula, Faisal, S.Pd, menyampaikan pesan reflektif kepada generasi penerus. Ia mengenang masa-masa awal pendirian organisasi pada 2001 dengan segala keterbatasan.

“Dulu kami memulai dengan semangat dan tekad, tanpa fasilitas yang memadai. Tapi kami punya keyakinan bahwa organisasi ini akan besar jika dijaga dengan hati. Jangan pernah tinggalkan nilai dasar Trisula. Lembaga ini lahir dari idealisme dan harus tetap hidup dengan idealisme,” ujarnya.

Faisal menekankan bahwa regenerasi adalah kunci keberlanjutan organisasi. Menurut dia, kekuatan Trisula terletak pada kemampuannya merawat tradisi sekaligus adaptif terhadap perubahan zaman.

Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan III FISH UNM, Dr. A. Octamaya Tenri Awaru, S.Pd., M.Pd., yang mewakili Dekan FISH UNM. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergitas antara pimpinan fakultas dan lembaga kemahasiswaan.

“Selama ini kami melihat Trisula sebagai mitra strategis fakultas dalam membina mahasiswa. Sinergitas itu harus terus dijaga. Prinsipnya sederhana: lembaga menjaga kami, kami menjaga lembaga. Artinya, organisasi mahasiswa harus menjaga nama baik fakultas, dan pimpinan fakultas berkewajiban mendukung tumbuh kembang organisasi secara sehat dan profesional,” ujar Octamaya.

Ia juga mengapresiasi konsistensi MPA Trisula dalam membangun budaya kepedulian lingkungan di kalangan mahasiswa FISH UNM. Menurutnya, organisasi seperti Trisula berperan penting dalam membentuk karakter kepemimpinan, ketangguhan, dan kepekaan sosial mahasiswa.

Rangkaian kegiatan Milad diisi dengan refleksi perjalanan organisasi, doa bersama, serta penampilan seni dari anggota.

Musyawarah Anggota dijadwalkan membahas laporan pertanggungjawaban pengurus, perumusan rekomendasi organisasi, dan agenda strategis lainnya.

Di penghujung acara pembukaan, gema salam kebanggaan kembali terdengar lantang: “Salam Lestari!” Seruan itu dijawab serempak oleh seluruh hadirin, menandai komitmen bersama untuk terus menjaga jejak rimba yang telah ditorehkan selama 25 tahun.

Seperempat abad bukan sekadar hitungan waktu bagi MPA Trisula FISH UNM. Ia adalah jejak pengabdian yang terpatri dalam bakti dan diwujudkan dalam aksi nyata—sebuah komitmen bahwa alam adalah sahabat yang harus dijaga, hari ini dan seterusnya.

- Advertisment -spot_img
Berita Terakait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Topik Populer

Komentar Terbaru