Beranda blog Halaman 106

Aksi Unjuk Rasa PMII Pohuwato, Taufik Dunggio; Tuding Pemerintahan SMS Gagal Menjalankan Kebijakan

0
Taufik Dunggio, Ketua PC PMII Kabupaten Pohuwato saat Audience di DPRD Pohuwato
Taufik Dunggio, Ketua PC PMII Kabupaten Pohuwato saat Audience di DPRD Pohuwato

Intens.id, Pohuwato – Banyaknya persoalan yang terjadi di Kabupaten Pohuwato, membuat ketua umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pohuwato, Taufik Dunggio memberikan warning kepada pemerintah daerah maupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pohuwato.

Taufik Dunggio mengatakan, pada beberapa hari lalu, Pengurus Cabang PMII Pohuwato menggelar unjuk rasa dalam rangka mengevaluasi 3 tahun jalannya pemerintahan Saipul A Mbuinga dan Suhari Igirisa atau dikenal sebagai (SMS).

Banyak tuntutan yang ingin disampaikan, namun kata Taufik, ada OPD yang didatanginya, justru masih dalam agenda dinas luar. Tidak sampai disitu, Taufik juga menyoroti jajaran Legislator saat ini.

Menurut Taufik, ada enam poin utama tuntutan yang hingga kini perlu mendapatkan solusi dari pihak Pemerintah Daerah maupun DPRD Pohuwato, diantaranya.

1. Polemik pembangunan bandara yang belum selesai sampai hari ini.

2. Nasib Rakyat Penambang Lokal yang terancam akan di relokasi dan ditertibkan oleh pihak perusahaan.

3. Tidak tertibnya keberadaan indomaret di Pohuwato.

4.LHP Dinas Kesehatan terkait persediaan obat perbekalan kesehatan dan Proyek IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) yang diduga tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

5. Proyek jembatan penyebrangan di tracking wisata mangrove pohon cinta yang hari ini roboh.

6. Pencabutan Izin Konsesi Kawasan Hutan Oleh Kementrian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Pada Tiga Perusahaan (PT.IGL, PT.BTL I, Dan PT. BTL II) Yg Masih Melakukan Produksi Pengganti Batu Bara

“Diatas merupakan beberapa isu yang kami angkat pada aksi unjuk rasa dalam rangka Evaluasi 3 (Tiga) Tahun Masa Kerja Pemerintahan SMS. Namun, lagi-lagi kami tidak dipertemukan dengan Pimpinan Daerah Kabupaten Pohuwato,” ungkap Taufik, Senin, (7/8/2023).

Taufik Dunggio, Ketua PC PMII Kabupaten Pohuwato saat aksi di Kantor Bupati Pohuwato
Taufik Dunggio, Ketua PC PMII Kabupaten Pohuwato saat aksi di Kantor Bupati Pohuwato.

“Bahkan, bukannya mendapatkan jawaban atas tuntutan-tuntutan kami, malahan kami hanya diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato. Sangat disayangkan lagi, saat di Dinas Kesehatan, pak kadisnya masih perjalanan dinas,” tegas Taufik seraya menambahkan.

Buntut kekesalannya, Taufik menduga, pimpinan daerah bumi Panua saat ini hanya lebih fokus mengurus agenda bersifat seremonial dan agenda-agenda perdis lainnya, ketimbang beberapa persoalan yang terjadi saat ini.

“Saya menduga, ini merupakan akibat kalau Bupati saat ini hanya fokus pada agenda yang sifatnya seremony dan agenda Perdis, sehingganya ada banyak permasalahan yang harusnya dikerjakan tetapi malah terabaikan. Dan tentu ini merupakan suatu hal yang Sangat-Sangat mengecewakan bagi kami. Karena selama Ini Bupati Pohuwato tidak pernah bertatap muka langsung dalam agenda-agenda seperti Ini,” beber Taufik.

Bahkan, lebih jauh kata Taufik, saat masa aksi menyampaikan aspirasi di gedung parlemen, dirinya merasa kecewa hanya diterima keterwakilan anggota legislatif dari sekian banyak anggota legislatif, dan lebih khusus tidak ditemui Ketua DPRD Pohuwato.

“Olehnya, hari Ini kami menganggap di tiga Tahun periode menjabat, Pemerintahan SMS telah gagal dalam mengelola sistem pemerintahan. Kemudian Yg Selanjutnya Kami PMII Kabupaten Pohuwato akan tetap terus melakukan pendalaman kajian dan mengawasi terkait apa saja permasalahan yang sudah kami sampaikan di Aksi Pertama kami dibulan Agustus Ini, Dan Akan Segera Mempersiapkan Aksi Selanjutnya”. (*)

Tim PKM Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Ujung Pandang Lakukan Sosialisasi dan Pelatihan Pengelolaan Sampah di UPT SPF SDN Pampang

0
Foto : Tim PKM JTK PNUP Edukasi Pemilihan Sampah di SD Pampang
Foto : Tim PKM JTK PNUP Edukasi Pemilihan Sampah di SD Pampang

Intens.id, Makassar – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) JTK Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) menggandeng kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan di UPT SPF SDN Pampang sebagai mitra untuk bersama-sama mengelola sampah yang dihasilkan untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan PKM dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 4 Agustus 2023 bertempat di UPT SPF SDN Pampang Kota Makassar. Kegiatan PKM dilakukan dengan dua jenis kegiatan, yaitu sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah. Pada kegiatan sosialisasi dijelaskan tentang bagaimana cara memilah sampah dan memanfaatkan sampah menjadi barang yang lebih bermanfaat. Dalam kegiatan pelatihan, tim PKM mendampingi mitra untuk praktek langsung memilah sampah dan memasukkannya ke dalam bak sampah sesuai dengan jenisnya serta membuat ecobricks dari sampah plastik.

Tempat sampah yang bewarna hijau diisi dengan sampah organik seperti sisa makanan, ranting pohon dan dedaunan. Tempat sampah warna kuning diisi dengan sampah anorganik guna ulang seperti plastik, botol kaca utuh, dan kaleng. Tempat sampah warna biru khusus untuk kertas, kardus, koran guna mempermudah proses daur ulang. Tempat sampah warna abu-abu diisi dengan residu seperti pembalut wanita, puntung rokok, tisu bekas. Tempat sampah yang berwarna merah diisi dengan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) seperti pecahan kaca, botol bekas pembunuh serangga, dan baterai. Ecobricks yang sudah dibuat selama pelatihan dapat dimanfaatkan menjadi kursi dan digunakan oleh siswa.

‘‘Alhamdulillah tim PKM Teknik Kimia PNUP telah memberikan edukasi terhadap rekan-rekan guru di UPT SPF SDN Pampang yakni bagaimana cara mengelola sampah dan Insya Allah nantinya bermanfaat bagi guru itu sendiri dan dapat digunakan untuk mengedukasi para siswa, dan yang paling utama adalah mampu mengedukasi masyarakat pada umumnya. Sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada tim PKM PNUP semoga kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menjalin kerjasama dikegiatan-kegiatan selanjutnya,“ ujar Bhakti Pandi Hasin, S.Pd, kepala sekolah SDN Pampang

Tim PKM JTK PNUP yang beranggotakan Setyo Erna Widiyanti, S.ST., M.Eng, Dr. Ridhawati, S.T., M.T., M. Ilham Nurdin, S.T., M.T, Harun Pampang, S.T., M.Eng, Puspitasari, A.Md., Syamsu Alam, S.T., M.Ling, Adhim Setyawan, Amelia Novianti Aziz, Nurfatihah Rezky.

Menurut Erna, pendidikan dasar dipandang sebagai salah satu sarana efektif untuk menanamkan kesadaran dan kecintaan terhadap lingkungan sejak dini.

“Peran pendidik (guru) sangat penting dalam peningkatan pemahaman tentang pengelolaan sampah dan penanaman cinta lingkungan kepada siswa. Apabila guru memiliki keterampilan dalam memberikan pemahaman tentang pengelolaan sampah dan diterapkan di lingkungan sekolah, maka para siswa diharapkan akan tergerak hatinya untuk melakukan pengelolaan sampah di sekolah dan di lingkungan rumahnya,‘‘ jelasnya.

Pencarian solusi tentang permasalahan persampahan di Kota Makassar menjadi tugas bersama antara pemerintah dan warga kota Makassar. Dengan kondisi TPA Antang Makassar yang sudah melebihi kapasitas, maka perlu dilakukan pengurangan jumlah sampah yang dikirim ke TPA dengan cara pemilahan sampah terlebih dahulu di sumber penghasil sampah. Sampah dapat dipilah menjadi lima jenis, yaitu sampah organik, anorganik, kertas, B3, dan residu. Sampah jenis residu inilah yang dapat dikirim ke TPA Antang Makassar. Keberhasilan dalam pengelolaan sampah tergantung dari tingkat kesadaran dan kecintaan terhadap lingkungan. (*)

Komjen Agus Andrianto Hadiri Rapat Pleno KKIP 2023 Bersama Prabowo

0
(Komjen Agus Andrianto Hadiri Rapat Pleno KKIP 2023 Bersama Menhan)

Intens.id, Jakarta – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto selaku Ketua Harian Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) memimpin Rapat Pleno KKIP Tahun 2023 di ruang Bhineka Tunggal Ika Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (3/8).

Turut hadir Menteri BUMN Erick Tohir, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, Wakasad Letjen TNI Agus Subiyanto, Wakapolri Komjen Agus Andrianto.

“Saya berterima kasih atas kehadiran pada Rapat Pleno Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) kali ini,” ucap Menhan Prabowo.

Menhan Prabowo menekankan agar KKIP senantiasa mendukung peningkatan kemandirian industri pertahanan. Sebab Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengarahkan bahwa paradigma belanja pertahanan harus menjadi suatu investasi sehingga dapat membantu membantu peningkatan ekonomi nasional.

“Dalam UUD 1945 pada pembukaan, menempatkan pertahanan sebagai tujuan bernegara yang pertama yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia. Ini tujuan nasional,” ungkap Menhan.

Menhan Prabowo juga menekankan perlunya rekomendasi dan evaluasi dari KKIP dalam semua pembelian alutsista.

“Hal ini agar menjamin Indonesia diuntungkan dari segala aspek dalam setiap kesepakatan pembelian alutsista,” ujarnya.

Menhan Prabowo pun melakukan dialog interaktif dengan para peserta rapat, yaitu pejabat pemerintah yang terkait dengan pembinaan industri pertahanan, pelaku Industri Pertahanan dan Pengguna Alpalhankam, untuk mengetahui kesiapan dan kendala-kendala yang ada dalam mengimplementasikan arahan-arahan dari Presiden Jokowi.

Rapat Pleno 2023 ini bertujuan sebagai persiapan untuk Laporan kepada Presiden RI selaku Ketua KKIP pada Sidang KKIP yang akan diselenggarakan pada akhir Tahun 2023.

Turut hadir pada Rapat Pleno KKIP mendampingi Menhan RI Wakil Menteri Pertahanan M. Herindra selaku Sekretaris KKIP, Katimlak KKIP Letjend TNI (Purn) Dr. Yoedhi Swastanto.(*)

Wakili Kapolri, Komjen Agus Andrianto Hadiri Rapat Terkait Kekeringan dan Kelaparan di Papua Tengah

0
(Wakili Kapolri, Komjen Agus Andrianto Hadiri Rapat Terkait Kekeringan dan Kelaparan di Papua Tengah)

Intens.id, Jakarta – Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin menggelar rapat terbatas membahas kekeringan dan kelaparan yang terjadi di Papua Tengah pada Rabu, 2 Agustus 2023.

Rapat ini turut hadir Menko Polhukam Mahfud MD, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, dan Komjen Agus Andrianto yang mewakili Kapolri.

Ma’ruf mengatakan, pemerintah telah menetapkan masa tanggap darurat selama satu minggu di Papua Tengah. Namun, pihaknya akan memperpanjang masa tanggap darurat menjadi dua minggu.

“Kami sepakat ini akan ditambah. Kami sepakat ditambah menjadi 2 minggu. Nanti kami evaluasi lagi,” kata Ma’ruf di Kediaman Dinas Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (2/8).

Ma’ruf menyebut, pemerintah lewat berbagai pihak telah mengirimkan bantuan dan bantuannya sudah sampai ke distrik yang terdampak. Ma’ruf mengakui, distribusi bantuan terkendala karena masalah cuaca.

“Pertama, soal kendala cuaca ini sebenarnya semua logistik sudah tersedia [untuk dikirimkan]. Tetapi ada masalah cuaca dan kedua itu distribusi dari tempat pengiriman pertama ke daerah-daerah itu tidak ada akses sehingga harus dipanggul, ya. Jadi itu persoalan,” ungkapnya.

Kemudian untuk masalah kesehatan masyarakat yang terdampak, Ma’ruf mengatakan akan mendahulukan kelompok rentan, orang tua, dan anak-anak.

Apalagi, kasus kekeringan dan kelaparan di Papua Tengah menyebabkan 6 orang meninggal dunia, meski Ma’ruf menyebut mereka yang meninggal dunia bukan karena kelaparan.

“Terjadi kekeringan di sana dan cuaca ekstrem dan yang meninggal itu bukan karena kelaparan, tetapi karena diare dan karena cuaca,” ungkap Ma’ruf.

“Iya [meninggal] karena kekeringan,” lanjutnya.

Ma’ruf mengatakan, penyaluran bantuan ke distrik yang terdampak cukup sulit karena cuaca yang sering berubah dan jalanan darat yang kurang memadai.

“Kita persiapkan saja untuk mengantisipasi apabila udara tidak baik maka memang tidak mungkin ada jalan lain [untuk distribusi bantuan]. Namun, kita siap sehingga apabila cuaca dalam keadaan baik kita siap untuk pengirimannya. Hanya memang distribusi ke tempat-tempat yang [curam] ini memang menjadi kendala yang sedang dicari solusinya selain dipanggul ini,” pungkasnya.

Kekeringan terjadi selama dua bulan terakhir di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, menyebabkan 6 warga meninggal dunia dan berdampak kepada sedikitnya 7.500 orang.

Presiden Jokowi juga telah memerintahkan Menko PMK Muhadjir Effendy, Mensos Tri Rismaharini, Kepala BNPB Suharyanto, dan BPBD di daerah untuk secepatnya menangani masalah kekeringan itu.

Jokowi juga menyebut, pemerintah kesulitan menyalurkan bantuan karena masalah keamanan,” kata Jokowi.(*)

Andi Sudirman Kembali Gelontorkan Rp 7 Miliar Bantuan Keuangan untuk Bantaeng, Ini Peruntukannya

0
(Gubernur Sulsels, Andi Sudirman Kembali Gelontorkan Rp 7 Miliar Bantuan Keuangan untuk Bantaeng)

Intens.id, Bantaeng – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan keuangan TA 2023 kepada Pemkab Bantaeng senilai Rp 7 Miliar.

Bantuan keuangan itu diserahkan Gubernur kepada Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin di Masjid Agung Syekh Abdul Gani Bantaeng, Selasa 1 Agustus 2023.

Kehadiran Gubernur Sulsel ini menghadiri acara peletakan Batu Pertama Menara Utama Masjid Agung Syekh Abdul Gani Bantaeng  dirangkaikan Gerakan Sulsel Mengaji, Selasa 1 Agustus 2023.

Adapun alokasi bantuan keuangan itu diperuntukkan untuk rehabilitasi Masjid Agung Syekh Abdul Gani Bantaeng; Program Desa Andalan (Desa Bonto Tangnga, Desa Bonto Tiro, dan Desa Layoa); penanganan stunting dan gizi buruk; peningkatan kualitas UMKM; dan subsidi transportasi darat.

“Alhamdulillah, Rp 7 Miliar bantuan keuangan TA 2023 kita serahkan kepada Pemkab Bantaeng,” ujarnya.

Bantuan keuangan ini, lanjut dia, sebagai wujud dukungan Pemprov Sulsel untuk pembangunan di daerah.

“Semoga bantuan keuangan ini dapat segera direalisasikan oleh Pemkab Bantaeng, serta bermanfaat untuk masyarakat Bantaeng,” jelasnya.

Untuk tahun 2022 lalu, Pemprov Sulsel dibawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman menggelontorkan Rp 7 miliar bantuan keuangan  mendukung pembangunan cekdam penanggulangan banjir dan air baku Kasiping.

Sementara itu, Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin menyampaikan salam hormat, terima kasih, dan penghargaan kepada Gubernur Andi Sudirman atas dukungan Pemprov Sulsel terhadap sejumlah pembangunan di Bantaeng.

“Kegiatan ini menjadi cermin hadirnya pemerintah yang selalu seirama dengan seluruh masyarakat baik dalam kegiatan fisik, sosial maupun keagamaan,” ujarnya.

Ia pun mengaku, bahwa tepat 15 tahun lalu atau pada tanggal 1 Agustus 2008, Masjid Agung ini diresmikan pemanfaatannya.

“Hari ini, 1 Agustus, Pak Gubernur memberikan support kepada kita untuk menyelesaikan pembangunan masjid yang kita cintai. Beliau telah meletakan batu pertama, penanda pembangunan menara utama Masjid Agung Syeikh Abdul Gani,” tuturnya. (*)

Bupati Andi Utta Resmikan Faskes Mumtaza Medikal Center Kajang

0
(Bupati Andi Utta Resmikan Faskes Mumtaza Medikal Center Kajang)

Intens.id, Bulukumba – Satu lagi Fasilitas Kesehatan (Faskes) hadir di Kabupaten Bulukumba, tepatnya di Kelurahan Kassi Kecamatan Kajang.

Faskes yang baru itu adalah Mumtaza Medikal Center yang peresmiannya cukup meriah karena dihadiri oleh Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Bupati Sinjai Andi Kartini Ottong, Rabu 2 Agustus 2023.

Faskes Mumtaza Medikal Center ini adalah milik drg. Riski Erda Setyawati yang tempatnya tersambung dengan kediaman orang tuanya di Kelurahan Kassi tepatnya jalan poros menuju Pelabuhan Kassi.

Riski Erda menyampaikan jika pendirian Faskes tersebut menjadi mimpinya sejak dulu. Ketika ia bertugas sebagai ASN tenaga medis di berbagai daerah terpencil.

Ia mengaku kepulangannya bertugas di kampung halamannya dimanfaatkan untuk mendirikan Faskes swasta yang mendapat dukungan dari kedua orang tua dan suaminya.

“Faskes ini kami beri nama Mumtaza yang artinya terbaik. Sehingga kami berharap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan sekitarnya,” pinta dokter gigi yang pernah bertugas di Provinsi Maluku ini.

Dikatakan di Faskes Mumtaza, pihaknya melayani dan menyediakan berbagai fasilitas seperti apotik, pemeriksaan dokter umum, dokter gigi, sunatan modern dan konvensional, serta pemeriksaan ibu hamil dan layanan KB.

Sementara untuk layanan laboratorium menyediakan pemeriksaan HB, gula darah, asam urat dan kolesterol.

Sementara itu Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf mengatakan kehadiran fasilitas Kesehatan Mumtaza Medikal Center ini menunjukkan dua hal : Pertama warga Bulukumba semakin dimudahkan dengan adanya berbagai fasilitas kesehatan yang memadai dalam rangka menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Kedua, kehadiran Mumtaza Medikal Center menjadi tantangan bagi fasilitas kesehatan milik pemerintah, seperti Puskesmas dalam memberikan fasilitas dan pelayanan yang terbaik.

“Tentu secara umum masyarakat selalu ingin mendapatkan fasilitas yang terbaik, lebih ramah dan nyaman. Jika pelayanan kesehatan pemerintah selalu mendapat keluhan, maka dengan sendirinya masyarakat akan beralih ke fasilitas kesehatan swasta yang pelayanannya lebih baik,” ungkapnya.

Dengan demikian, kehadiran Mumtaza Medikal Center ini menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Daerah untuk lebih meningkatkan kualitas layanan kesehatannya.

“Ia berharap faskes swasta menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” bebernya.

Menurutnya, semakin tinggi persaingan dalam pemberian layanan kesehatan, maka yang diuntungkan adalah masyarakat itu sendiri.(*)

Membanggakan, Empat Pelajar Bulukumba Terpilih sebagai Anggota Paskibra Sulsel 2023

0
(Bupati Bulukumba Melepas Empat Pelajar Bulukumba yang lolos anggota Paskibra Sulsel 2023)

Intens.id, Bulukumba – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba mengutus 4 pelajar menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Merah Putih tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2023. Keempat pelajar tersebut, lolos seleksi berdasarkan perangkingan.

“Saat seleksi Mei 2023 lalu, kita kirim 4 orang. Alhamdulillah semuanya lolos seleksi menjadi anggota Paskibra tingkat provinsi Sulsel,” kata Kepala Bidang Kesatuan Bangsa pada Badan Kesbangpol Bulukumba, Akhmad Rizal, Rabu, 2 Agustus 2023.

Rizal mengatakan, ada 4 orang pelajar Bulukumba SMA sederajat yang diminta oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, terdiri dari 2 laki-laki dan 2 perempuan. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, ternyata keempatnya berhasil lolos.

Saat ini, katanya, 4 pelajar Bulukumba tersebut, sudah berada di Kota Makassar untuk masuk pemusatan Paskibra tingkat provinsi Sulsel, sekaligus dikarantina menjalani latihan.

“Dari 4 orang ini, ada 2 orang lagi yang lolos 10 besar dan ikut seleksi tingkat nasional di Jakarta. Namun, mereka jatuh di 5 besar,” kata Rizal.

Ia menjelaskan bahwa seleksi anggota Paskibra yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-78 RI nanti baik tingkat kabupaten maupun provinsi benar-benar profesional tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

Menurut Rizal, proses seleksi anggota Paskibra sama sekali tidak ada kewenangan dari tim seleksi. Sebab, semuanya merupakan domain pemerintah pusat melalui Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

“Proses seleksi kemarin menggunakan sistem aplikasi, sehingga tidak ada istilah titipan,” jelasnya.

Rizal menguraikan alur seleksi calon anggota Paskibra. Awalnya, katanya lagi, Kesbangpol Bulukumba mengirim data-data sekira 100an pelajar yang ikut seleksi.

“Terus hasilnya ini langsung dari BPIP. Jadi, kita sisa mengumumkan saja nilainya tanpa dikorek-korek. Sistem sekarang seperti itu,” tandasnya.

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf saat ditemui berharap empat pelajar Bulukumba ini memberikan yang terbaik sehingga mampu mengharumkan nama baik Bulukumba.

“Jaga kondisi fisik dan kesehatan agar bisa melaksanakan tugas yang mulia ini sebagai pengibar bendera,” pintanya.

Salah satu pelajar Bulukumba yang lolos anggota Paskibra Sulsel, Andi Azzah Ashilah menyampaikan rasa haru berhasil lolos menjadi Paskibra tahun ini. Ia mengaku akan fokus latihan dan memberikan yang terbaik.

“Semoga ini menjadi bakti bagi nusa dan bangsa, serta daerah Bulukumba tercinta,” terang siswa UPT SMAN 1 Bulukumba tersebut.

Berikut 4 pelajar Bulukumba yang lolos anggota Paskibra Sulsel 2023:
1. Salman Alfa Reza dari UPT SMAN 9 Bulukumba
2. Andi Dhiya ‘Us Syams dari dari UPT SMAN 8 Bulukumba
3. Andi Azzah Ashilah dari UPT SMAN 1 Bulukumba
4. Azizah Aprilia Putri dari MAN 2 Bulukumba.

Menuju Makassar Metaverse

0
Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Penulis : Ayu Amalia

Intens.id – Dunia informasi menjadi semakin kompleks dengan kehadiran metaverse. Metaverse sendiri sulit untuk dijelaskan karena belum tentu akan ada dan bersifat futuristik. Tapi bisa kita sepakati metaverse adalah konsep yang mengacu pada dunia virtual yang terhubung secara global.

Istilah metaverse bukan merupakan hal baru. Namun istilah ini kembali ramai di bicarakan publik saat Bos Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan pergantian nama Facebook menjadi Meta pada tahun 2021 lalu. Pergantian nama tersebut berdasarkan tujuan Facebook untuk menjadikan platformnya sebuah metaverse.

Sebenarnya, orang pertama yang terkenal telah menciptakan istilah metaverse adalah Neal Stephenson. Ia menyebutkan istilah tersebut pada novelnya di tahun 1992 yang berjudul Snow Crash. Pada novel Snow Crash diceritakan mengenai seorang pengantar pizza sekaligus peretas bernama Hiro yang menjadikan metaverse sebagai pelarian. Dalam metaverse, Hiro banyak menghabiskan waktunya untuk menjelahi dunia virtual.

Simpelnya metaverse merupakan ruang digital yang dapat diakses manusia menggunakan kacamata realitas virtual. Metaverse memungkinkan setiap individu untuk bergerak, berbicara, hingga melakukan kegiatan dengan bebas. Termasuk juga melakukan jual beli properti dan karya seni. Ide metaverse ini berguna dan memiliki kemungkinan akan bersama kita untuk beberapa waktu kedepan.

Di pandang dari ilmu teknologi informasi, metaverse ini salah satu teknologi kekinian dan merupakan platform virtual yang mana setiap orang akan memiliki karakternya/avatarnya masing-masing untuk bisa masuk dan berinteraksi di dalam dunia virtual 3 dimensi. Jadi metaverse ini mungkin akan menjadi tren kedepannya karena metaverse ini tujuan awalnya yaitu bagaimana membuat sebuah platform virtual, dimana pengguna dapat bertemu, berkomunikasi, bermain, dan berkolaborasi seolah-olah berada di dunia nyata. Dan metaverse ini juga yang menyediakan pengalaman berbeda dan interaksi yag lebih mendalam dibandingkan platform digital pada umumnya.

Contoh misalkan untuk menyerap aspirasi masyarakat, pemerintah menyediakan platform aplikasi yang memudahkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya, namun penyampaiannya masih dalam bentuk teks yang diinputkan/dimasukkan ke aplikasi. Jika penyampaian aspirasi ini jika dibuat dalam bentuk platform metaverse, maka masyarakat akan lebih interaktif lagi dalam penyampaian aspirasinya.

Dengan menggabungkan teknologi AI (Artificial Intelligence) masyarakat dapat berinteraksi dan berbicara langsung secara virtual dgn Pak walikota tentunya dalam bentuk Robot AI secara virtual. Dan masih banyak lagi contoh pemanfaatan metaverse seperti dalam dunia pendidikan, anak-anak yang sekolah di SMK dan tidak memiliki alat praktek yang memadai maka dengan pemanfaatan metaverse anak-anak dapat melakukan praktikum secara virtual menggunakan oculus. Ini membuktikan pemanfaatan metaverse secara tepat akan dapat menekan biaya dan penggunaan sumber daya manusia  dan masih banyak lagi  manfaat lainya.

Dari program metaverse ini, pemerintah kota makassar kemudian meluncur program yang sejalan  Makassar Metaverse “Makaverse” resmi diperkenalkan ke masyarakat pada Maret 2022 lalu, konsep Makaverse atau sebuah duplikasi dunia nyata ke virtual inisiasi Wali Kota Danny Pomanto. Diambil dari website resmi Pemkot Makassar (https://makassarkota.go.id)

Dikatakan walikota makassar Danny Pomanto penerapan konsep Makaverse memiliki banyak manfaat baik untuk masa lalu, masa kini, dan juga masa yang akan datang. Untuk masa lalu, konsep Makaverse dibutuhkan sebagai wujud proteksi terhadap sejarah masa lalu Kota Makassar. Sehingga ke depan tidak mudah untuk diduplikasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Manfaatnya nanti akan digunakan untuk mempertahan serta mengenalkan sejarah kepada para generasi muda, juga untuk kemudahan pelayanan public yang nantinya akan bisa melayani selama 24 jam sedangkan untuk masa datang akan digunakan untuk simulasi kebijakan kedepannya. Danny Pomanto menambahkan konsep Makaverse atau Makassar Metaverse penting untuk diterapkan agar masyarakat tidak gampang didikte pihak yang memiliki kekuatan teknologi.

Apalagi ke depan, generasi muda tidak lagi belajar menggunakan buku tapi melalui VR dengan menggunakan ocolus. Penerapan konsep Makaverse,  kata Danny Pomanto mulai dari lorong atau gang yang merupakan sel sebuah kota. Di mana sejak awal menjabat, lorong menjadi fokus pembangunan di masa pemerintahannya. Tercatat hingga saat ini sudah ada 229 lorong dari 1.096 Lorong Wisata yang sudah dibuatkan database dalam bentuk QR Code. Dalam QR Code itu sudah terdapat ID, KTP, data keluarga, digital address berupa titik koordinat, data kesehatan, hingga data keuangan.

Menurut Dosen Teknologi IoT Fakultas Teknik informasi Universitas Islam Negeri Makassar, Asep Indra Syahyadi S.Kom, M.Kom mengatakan keinginan Pemerintah Kota Makassar dengan membuat programMakaverse adalah salah satu langkah pemerintah kota untuk tetap beradaptasi dalam mengikuti kemajuan teknologi dan ini salah satu upaya yg perlu didukung bersama selama tujuannya ini dirasakan baik oleh masyarakat. Beberapa Kota dan Negara telah membuat metaversenya seperti singapura.

Namun perlu diperhatikan bahwa pemanfaatan metaverse ini juga akan berhasil jika diimplementasikan dan dikelola dengan baik serta tujuan dan rancangan awalnya harus jelas dan terperinci. Banyak Tantangan dan Hal-hal mendasar yang perlu diperbaiki dan dimaksimalkan dalam mengimplementasikan metaverse. Misalnya, jika kita ingin membangun sebuah metaverse dengan tujuan untuk Pelayanan Publik, maka kita perlu memastikan Apakah seluruh masyarakat sudah merasakan dan mudah mendapatkan internet?, Apakah dengan internet yg dimiliki masyarakat saat ini sudah mendukung kemudahan akses ke layanan metaverse tersebut?.

Jangan sampai masyarakat lebih mudah menggunakan layanan konvensional atau yang berbasis aplikasi online. Jadi menurut saya, ini hal-hal mendasar yang perlu diperhatikan. Belum lagi kebutuhan Big Data yang menjadi sumber data utama dalam penggunaan metaverse dan tidak akan bisa dicapai jika data di setiap instansi belum bisa saling terintegrasi. Big Data tidak akan tercapai jika tidak adanya Data Terintegrasi. Dan data terintegrasi membutuhkan kata kelola sistem yang sudah harus bisa berjalan secara mandiri di masing-masing instansi. Selain itu juga perlu diperhatikan dari sisi keamanan data dan regulasi yang akan mendukung pemanfaatan metaverse. (*)

Himaks UKI Paulus Makassar Gelar Bakti Sosial di Toraja Utara

0
Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaks) UKI Paulus Makassar
Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaks) UKI Paulus Makassar

Intens.id, Toraja Utara – Himpunan Mahasiswa Akuntansi UKI Paulus Makassar kembali melakukan kegiatan Bakti Sosial yang bertempat di Gereja Jemaat Suloara, cabang kebaktian To’ Salu, Lembang Pangden, Kecamatan Tikala Toraja utara. Yang dilaksanakan pada 22-30 Juli 2023.

Dengan tujuan pengabdian kepada masyarakat, kegiatan tahunan yang diadakan Himpunan Mahasiswa Akuntansi UKI Paulus Makassar ini menjadi momen berbagi kasih kepada seluruh lapisan masyarakat.

God Bles Rubak Manurun selaku ketua panitia Bakti Sosial berharap dengan terlaksanaya kegiatan ini bisa menjadi motivasi baru bagi seluruh mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaks) UKI Paulus Makassar
Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaks) UKI Paulus Makassar

Hal senada juga disampaikan pleh pengurus Himpunan Mahasiswa Akuntansi UKI Paulus Makassar, “Dengan adanya program kerja Bakti Sosial dapat bermanfaat bagi masyarakat terkhusus masyarakat di Gereja Jemaat Suloara’ Cabang Kebaktian To’ Salu, sekiranya kegiatan yang telah kami laksanakan diatas dapat menjadi jalan agar pembangunan rumah ibadah dapat terselesaikan dengan baik, serta selepas dari kegiatan kami ini dapat mempererat tali persaudaraan kita kepada sesama manusia melalui kegiatan bakti sosial”. Ucap Elsayanti selaku ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi UKI Paulus Makassar.

Pengurus juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang memberikan support pada kegiatan Bakti Sosial kali ini, PT. Indofood Tbk, Litha & Co, Wakil Bupati Toraja Utara, Ikatan Alumni Akuntansi UKI Paulus Makassar, Prodi Akuntansi UKI Paulus, Mantan Kepala Lembang Pangden bapak Marthen Tandi Lembang. Terkhusus seluruh mahasiswa Akuntansi UKI Paulus Makassar yang memberikan dukungan tenaga dan pikiran sehingga kegiatan ini terlaksana dengan baik. (*)

Menuju Pemilu 2024, Khaeriah Ulfarani Punya Keinginan Besar Mengawal Harapan Masyarakat Mewujudkannya Melalui Gerakan

0
(Khaeriah Ulfarani Rahman, S.I.Kom)

Intens.id, Bulukumba – Jadwal perhelatan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) di tahun 2024 semakin dekat, demikian pembahasan dan persiapan para kandidat semakin dimatangkan. Tentang siapa yang menjadi jagoan untuk dipilih telah ramai dibincangkan dari bilik rumah hingga percakapan di warung kopi.

Pendatang baru menjadi salah satu pembahasan yang masih menyimpan berbagai pertanyaan dengan sosoknya. Demikian Khaeriah Ulfarani Rahman sosok perempuan muda yang memiliki semangat besar memperjuangkan impian melalui perebutan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba.

Melalui Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mencuatkan pertanyaan mampukah aktivis perempuan yang akrab disapa Ulfa itu mewakili pemuda?

Untuk menjawab hal tersebut tentu memerlukan penantian menuju Pemilu dan menyaksikan hasilnya.

Mampu atau tidak dirinya mewakili pemuda juga dipengaruhi oleh seberapa besar partisipasi pemuda untuk mewakilkan dirinya kepada kandidat yang dianggapnya memilik perjuangan baik kedepannya.

Berkenalan dengan Khaeriah Ulfarani Rahman lahir di Bulukumba, 9 September 1996 sekolah SD,SMP dan SMA di Bulukumba kemudian melanjutkan Pendidikan S1 di Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar.

Selama kuliah, Ulfa, sapaan akrabnya, aktif diberbagai organisasi sebagai ruang belajara dan menempa diri dengan kebaruan pengetahua, kemampuan dan karakter. Diantaranya di Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, Syiar FM, Gerakan Intelektual Pemuda Kolektif.

Untuk organisasi di luar kampus aktif di Forum Generasi Berencana (GenRe) Sulawesi Selatan, Asosiasi Duta Wisata Indonesia Sulawesi Selatan, Masata (Masyarakat Sadar Wisata) dan Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI Sulsel).

Sederet kesibukannya diberbagai organisasi dengan menghabiskan waktu yang tidak sedikit semakin memantapkan dirinya keluar dari perguran tinggi berjuluk kampus peradaban itu sebagai sosok perempuan pemimpin yang siap untuk menyelaraskan pengalamannya dalam menyelesaikan permasalahannya di tengah masyarakat.

Setelah lulus, iapun menjadi salah satu pesaing diantara perwakilan 20 provinsi se Indonesia dalam ajang Duta Kopi Indonesia 2018, Berhasil keluar sebagai runner up mewakili kaum perempuan. Yang sebelumnya di tahun 2017 mengharumkan nama Bulukumba dalam kompetisi serupa pada perhelatan Pemilihan Putri Pariwisata di tahun 2017.

Selain itu pernah mengabdikan diri, bekerja sebagai Protokol Bupati Bulukumba dan sekarang bekerja sebagai Tenaga Ahli Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).

(Tamsil Linrung bersama Khaeriah Ulfarani Rahman)

Kesibukannya sebagai tenaga ahli di gedung parlemen Senayan membersamai Politisi Senior yang malang melintang dengan berbagai pengalamannya, H. Tamsil Linrung. Menjadi kekuatan tersendiri bagi Ulfa untuk memacu progres, dari serangkaian aktivitasnya tentu menjadi moment berharga baginya untuk belajar, menjadi penggerak dengan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan Tamsil Linrung sebagai senator.

Berbagai gerakan untuk kebermanfaatan digodoknya melalui berbagai lemmbaga diantaranya Komunitas Keluarga Angkat, Aliansi Pemuda Bulukumba dan Bulukumba Bergerak.

Belakangan Ulfa sangat aktif di komunitas Perempuan Desa, sebuah wadah platform pengembangan potensi dan pemberdayaan perempuan desa di Indonesia agar dapat bertumbuh, berdaya dan bermanfaat untuk sesama.

(Kegiatan Khaeriah Ulfa Bersama Masyarakat)

Melalui platform tersebut, ia menggalakkan pendampingan dan pemberdayaan, dengan latar belakang pendengung (influencer) cukup progressif menggelar berbagai kegiatan. Hal tersebut untuk merangsang dan memacu semangat masyarakat di tatanan tapak, bahwa perbedaan geografis tak menghalangi untuk terus berkarya.

Upaya lain yang tidak lepas dari perhatiannya ialah kalangan pemuda, sebagai komposisi penting dalam keberlangsungan kehidupan bermasyarakat. Sebagaimana disadari bersama partisipasi pemuda menjadi salah satu kekuatan besar. Hal ini juga didorong Ulfa di berbagai lembaganya dan terakhir mendirikan Pemuda Parlemen Indonesia sebagai ruang pemuda berdaya dalam menyuarakan aspirasi masyarakat.

Dari perjalanan Khaeriah Ulfarani Rahman yang memiliki misi  “Mengawal Harapan Masyarakat Mewujudkannya Melalui Gerakan”, memberikan sedikit gambaran untuk masyarakat sehingga mencapai berbagai kesimpulan dalam menentukan pilihannya.(*)