Lomba Tangkap Gurita: Lanjukang-Langkai Ukir Sukses Kelola Gurita Berkelanjutan Melalui Sistem Buka Tutup

Intens.id, Makassar - Deburan ombak Pulau Lanjukang dan Langkai seolah menjadi saksi bisu kegembiraan para nelayan pada Rabu, 16 April 2025 pagi. Hari itu bukan sekadar hari melaut biasa, melainkan...

Lomba Tangkap Gurita: Lanjukang-Langkai Ukir Sukses Kelola Gurita Berkelanjutan Melalui Sistem Buka Tutup
Bacakan Artikel
Muhammad Riszky

Seorang guru BK pada salah satu SMK di Makassar dan juga aktif menyuarakan isu lingkungan dengan bergabung dalam Sekretariat Jaring Nusa Kawasan Timur Indonesia.

Intens.id, Jalurdua.com Intens.id, Makassar - Deburan ombak Pulau Lanjukang dan Langkai seolah menjadi saksi bisu kegembiraan para nelayan pada Rabu, 16 April 2025 pagi. Hari itu bukan sekadar hari melaut biasa, melainkan panggung perayaan keberhasilan pengelolaan sumber daya laut yang mereka inisiasi. Lomba tangkap gurita menjadi penanda dibukanya kembali area penangkapan yang telah "beristirahat" di bawah skema sistem buka tutup.

Di tengah riuh rendah nelayan yang bersemangat, sosok Taswin mencuri perhatian. Wajahnya merekah, senyumnya tak bisa disembunyikan saat jarum timbangan berhenti di angka yang memuaskan. Dalam waktu kurang dari dua jam, tepatnya 1 jam 30 menit, tangannya berhasil menjerat tiga ekor gurita.

Bukan gurita sembarangan, salah satunya bahkan menyandang gelar "Grade A" dengan bobot 2,5 kg! Dua rekannya yang lain, meski berukuran lebih kecil (0,8 kg dan 0,5 kg dengan Grade C), turut menambah pundi-pundi rezekinya hari itu.

Tak ayal, Taswin dinobatkan sebagai kampiun di antara 24 nelayan yang ambil bagian dalam lomba unik ini. Sebuah apresiasi atas hasil kerja keras dan pemahaman akan pentingnya keberlanjutan. Lomba ini sendiri dihelat oleh Forum Pengelola Sistem Buka dan Tutup Gurita Lanjukang dan Langkai (Forum Pasibuntuluki), sebuah wadah inisiatif nelayan yang didukung oleh Yayasan Konservasi Laut (YKL) Indonesia dan Turning Tides.

Lebih dari sekadar kompetisi, lomba ini adalah simbol keberhasilan sistem buka tutup penangkapan gurita yang telah mereka jalankan sejak 2021.

Bayangkan, hanya dalam waktu singkat, 24 nelayan berhasil "memanen" 52 ekor gurita dengan total berat mencapai 54 kg! Rata-rata per ekornya menyentuh angka 1,04 kg, sebuah indikasi kualitas gurita yang terjaga. Adi, salah satu panitia, merinci kualitas tangkapan hari itu: 5 ekor Grade A, 17 ekor Grade B, 25 ekor Grade C, serta masing-masing 1 ekor untuk Grade D dan E.

Nirwan Dessibali, Direktur YKL Indonesia, dalam sambutannya tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menuturkan bahwa sistem buka tutup yang digagas oleh para nelayan ini bukan hanya berdampak positif pada dompet mereka, tetapi juga pada kesehatan ekosistem laut.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:

Whats Your Reaction

like 0
Like
dislike 0
Dislike
love 0
Love
funny 0
Funny
angry 0
Angry
sad 0
Sad
wow 0
Wow