Lomba Tangkap Gurita: Lanjukang-Langkai Ukir Sukses Kelola Gurita Berkelanjutan Melalui Sistem Buka Tutup

Intens.id, Makassar - Deburan ombak Pulau Lanjukang dan Langkai seolah menjadi saksi bisu kegembiraan para nelayan pada Rabu, 16 April 2025 pagi. Hari itu bukan sekadar hari melaut biasa, melainkan...

Lomba Tangkap Gurita: Lanjukang-Langkai Ukir Sukses Kelola Gurita Berkelanjutan Melalui Sistem Buka Tutup
Bacakan Artikel
Muhammad Riszky

Seorang guru BK pada salah satu SMK di Makassar dan juga aktif menyuarakan isu lingkungan dengan bergabung dalam Sekretariat Jaring Nusa Kawasan Timur Indonesia.

"Harapannya, sistem ini tidak hanya meningkatkan hasil tangkapan, tetapi juga melestarikan spesies yang terancam punah dan menjaga terumbu karang agar tetap lestari," ujarnya penuh harap.

Kearifan Lokal Berbuah Manis: Penguatan Tata Kelola Laut

Aktivitas menangkap gurita di Lanjukang dan Langkai kini bertransformasi menjadi praktik yang ramah lingkungan namun tetap menguntungkan. YKL Indonesia sejak awal setia mendampingi para nelayan dalam mengimplementasikan sistem buka tutup ini. Lebih dari sekadar membuka dan menutup area, YKL berupaya memperkuat aturan yang melindungi wilayah tangkap nelayan.

Kabar baiknya, upaya ini mendapat respons positif dari Balai Pengelolaan Sumber Daya Perikanan Laut (BPSPL). Nirwan mengungkapkan adanya kesepakatan untuk mengintegrasikan kawasan buka tutup gurita ke dalam wilayah pencadangan kawasan konservasi. Proses ini tentu membutuhkan tahapan yang panjang, mulai dari koordinasi hingga penetapan sebagai Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD). Namun, ini adalah langkah maju yang signifikan.

Berdasarkan Perda No. 3 Tahun 2022, wilayah pencadangan konservasi di Pulau Lanjukang mencapai 1.654,38 hektar. Saat ini, Forum Pasibuntuluki mengelola area buka tutup seluas 400 hektar yang mencakup tiga lokasi. Integrasi area kelola forum ke dalam aturan yang lebih tinggi diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih kuat bagi ekosistem, terutama terumbu karang dan padang lamun, serta biota laut lainnya.

Menjadi Inspirasi: Model Pengelolaan yang Patut Ditiru

Ishak Yusma, perwakilan BPSPL Makassar, memberikan pujian atas konsistensi nelayan dalam menjaga keberlanjutan hasil tangkapan. Ia menilai sistem buka tutup ini menyentuh tiga aspek krusial: ekologi, ekonomi, dan sosial.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: