Jangan Hidup seperti Lebah

Jangan Hidup seperti Lebah

Jangan Hidup seperti Lebah
ilustrasi by AI
Bacakan Artikel
Rika Arlianti DM

Penulis, Pegiat Isu Pendidikan dan Anak

Ayat ini menunjukkan adanya tanggung jawab kepemimpinan laki-laki dalam keluarga. Menjadi qowwam bukan sekadar sebuah kedudukan, tetapi merupakan amanah yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.

Realita ini seharusnya menjadi sorotan bagi para orang tua: bagaimana mendidik seorang anak laki-laki yang kelak dipersiapkan menjadi seorang pemimpin.

Bagaimana mendidiknya menjadi sosok yang kuat dan bertanggung jawab.

Bagaimana mengajarkannya untuk bekerja keras, memiliki rasa tanggung jawab, mampu melindungi, dan tidak menjadikan orang lain sebagai tempat untuk menggantungkan seluruh kehidupannya.

Dalam agama Islam, laki-laki diberikan amanah kepemimpinan dalam keluarga dengan tanggung jawab yang besar. Allah memberikan kepada manusia kemampuan dan kelebihan yang berbeda-beda, dan laki-laki dibebani tanggung jawab untuk menjadi qowwam dalam keluarganya.

Namun, kepemimpinan bukan berarti kesewenang-wenangan. Kekuatan bukanlah alasan untuk menindas. Dan menjadi qowwam bukan berarti bebas memperlakukan orang yang dipimpinnya sesuka hati.

Di lain kisah, kita pun sering disuguhi dengan berita tentang laki-laki yang melakukan KDRT, baik secara fisik maupun verbal. Tentu, kekuatan yang Allah berikan kepada laki-laki bukanlah untuk menyiksa orang-orang yang berada dalam tanggung jawabnya.

Kekuatan seharusnya menjadi pelindung, bukan alat untuk menyakiti.

Laki-laki yang kuat bukanlah laki-laki yang mampu membuat keluarganya takut.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: