Blue dan Green Economy: Peta Jalan Sulsel 2045

Oleh: Abang Akbar Mahasiswa Pascasarjana FEB Unhas Makassar - Visi Indonesia Emas 2045 tak akan tercapai tanpa peran Sulawesi Selatan (Sulsel). Sebagai salah satu provinsi penopang ekonomi Kawasan...

Blue dan Green Economy: Peta Jalan Sulsel 2045
Bacakan Artikel

Pilar II: Blue Economy dan Potensi Kekayaan

Di sisi laut, Ekonomi Biru adalah potensi raksasa yang belum terjamah. Sulsel diakui memiliki Indeks Ekonomi Biru tertinggi di Indonesia. Menurut presentasi dari Direktorat Industri, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kementerian PPN/Bappenas mengenai Indonesia Blue Economy Index (IBEI) Tahun 2023, Sulawesi Selatan menempati posisi pertama dengan nilai IBEI tertinggi secara nasional, yaitu 80,86 (meningkat dari 78,59 pada tahun 2022). Ini adalah modal dasar yang sangat kuat, namun tingkat pemanfaatannya masih jauh dari optimal.

Prof. Rokhmin Dahuri, pakar kelautan dan perikanan, memperkirakan potensi ekonomi kelautan dan perikanan Indonesia dapat mencapai $1,7 triliun per tahun. Sulsel harus menjadi episentrum untuk menangkap peluang ini. Blue Economy di Sulsel harus difokuskan pada:

1. Penguatan Budidaya Laut: Bukan hanya perikanan tangkap, tetapi juga optimalisasi rumput laut dengan teknologi berkelanjutan.

2. Bioteknologi Kelautan: Pemanfaatan keanekaragaman hayati laut untuk industri bernilai ekonomi tinggi.

Sangat penting, bahwa potensi Blue Economy ini tidak dirusak oleh limbah pertambangan (tailing) yang mengalir ke sungai dan berakhir di laut, meracuni ekosistem pesisir. Keberlanjutan Blue Economy mutlak bergantung pada kontrol ketat terhadap dampak sektor tambang di darat.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: