Intens.id, Jeneponto – PT PLN Nusantara Power (NP) Unit Pembangkitan (UP) Punagaya turut berpartisipasi memeriahkan perayaan Hari Jadi ke-163 Kabupaten Jeneponto pada Jumat (1/5/2026).
Kehadiran dalam perayaan ini menjadi langkah nyata perusahaan untuk terus merawat silaturahmi dan menjaga sinergi yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di wilayah tersebut.
Dalam acara peringatan tersebut, manajemen UP Punagaya diwakili langsung oleh Assistant Manager Business Support, Pran Moch Soleh, yang hadir didampingi istri.
Puncak perayaan HUT Jeneponto ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Gubernur Sulawesi Selatan, jajaran Kepala Dinas, serta perwakilan manajemen BUMN dan BUMD. Turut hadir pula jajaran pimpinan keamanan daerah, yakni Kapolres dan Dandim setempat.
Suasana peringatan hari jadi tersebut semakin terasa hangat dengan membaurnya masyarakat luas, khususnya warga dari Desa Punagaya.
Berkumpulnya masyarakat, jajaran pemerintahan, dan perwakilan instansi di satu tempat memberikan kesempatan bagi UP Punagaya untuk saling bertegur sapa. Momen ini juga dimanfaatkan untuk mendengar aspirasi warga secara langsung demi memperkuat rasa kekeluargaan.
Assistant Manager Business Support UP Punagaya, Pran Moch Soleh, menegaskan bahwa kelancaran operasional pembangkitan listrik di Jeneponto sangat bergantung pada dukungan banyak pihak.
“Dukungan dari pemerintah daerah, aparat keamanan, sesama instansi, dan tentunya masyarakat sekitar adalah kunci utama bagi operasional kami,” ungkap Pran.
Oleh karena itu, ia menekankan bahwa kehadiran PLN NP UP Punagaya dalam momen hari jadi ini bukanlah sekadar pemenuhan undangan formalitas. Hal ini merupakan wujud rasa terima kasih perusahaan sekaligus komitmen untuk terus berkolaborasi.
Melalui momentum perayaan HUT ke-163 Kabupaten Jeneponto ini, PLN NP UP Punagaya berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik dapat terus berlanjut. Tujuannya agar perusahaan dapat terus memberikan kontribusi positif yang sejalan dengan visi kemajuan dan pembangunan daerah.





