Intens.id, Jakarta – Tim Al-Fatih FLO dari PT Pertamina Lubricants (PTPL) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Setelah sukses di level internasional, tim ini berhasil meraih penghargaan Gold dalam ajang Commercial and Trading Innovation Award (CTIA) 2026 yang berlangsung di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Ajang CTIA 2026 merupakan forum Continuous Improvement Program (CIP) yang diselenggarakan oleh Subholding Commercial & Trading (C&T) Pertamina.
Kompetisi tahun ini diikuti oleh 536 peserta yang terbagi dalam 80 tim dari berbagai kategori inovasi, termasuk Individual Improvement (I-Prove), Functional Improvement (FT-Prove), Project Collaboration (PC-Prove), dan Replication Functional Improvement (RT-Prove).
Prestasi tertinggi ini diraih berkat inovasi alat bernama PRETER (Pressure Digital Timer). Alat ini dirancang untuk mengatasi kendala kehilangan tekanan (loss pressure) pada pengujian Oil Separation, sebuah parameter krusial dalam menentukan spesifikasi dan standar kualitas produk grease (gemuk pelumas) perusahaan.
Secara teknis, PRETER memiliki dimensi ringkas 250×250×290 mm. Keunggulannya terletak pada sistem kontrol otomatis dan penyematan safety valve yang berfungsi mencegah fluktuasi tekanan, sehingga hasil pengujian laboratorium menjadi lebih akurat dan efisien.
Temuan tim Al-Fatih PTPL dari alumni Teknik Kimia FTI Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar yaitu Ir. Sentiyaki, S.T., IPP dan rekan timnya, Muthia Putri Hidayati, S.T., M.MT.,(Alumni Universitas Indonesia), Faris Faruqi Ilham, S.T., (Alumni Universitas Mulawarman), Iqbal Pasha Ramadhan S.T. (Alumni Universitas Jendral Soedirman), Ardiansyah (Alumni Politeknik Aka Bogor), Ishak sambas (Alumni SMK Angkasa 1 Bandung), Aditya Yugo Kartika Enggriawan , S.T. (Alumni Universitas Diponegoro) serta fasilitator Nurudin (Manager Quality) dari PT. Pertamina Lubricants.
Sentiyaki, salah satu Tim Al-Fatih menyampaikan apresiasi mendalam kepada berbagai pihak yang mendukung pengembangan alat ini, termasuk jajaran pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI), manajemen Production Unit Jakarta (PUJ), serta jajaran manajemen Quality Management Subholding C&T.
“Kami berharap inovasi PRETER tidak hanya berhenti pada penghargaan ini, tetapi dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan efisiensi kerja dan akurasi pengujian di lingkungan Laboratorium PT Pertamina Lubricants,” ujar Sentiyaki.
Ucapan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Prof. Dr. Ir. H. Zakir Sabara HW, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng., (Wakil Rektor II, UMI), Ir. Muhammad Arman, S.T., M.T., IPP, (Dosen FTI, UMI), Rona Trisnaningtyas (Head of Lab PUJ), Dody Arief Aditya (Manager Production Unit Jakarta), Alim Adi Priyatna (Operation Head LOBP dan Guru Besar CIP PUJ), Welly Kuswara (Manager QM Subholding C&T dan Guru Besar CIP C&T), Mohamad Aldi Nurdin (Manager HC Policy & QM), Dian Rahmawati (Quality Management) dan rekan – rekan lainya yang telah memotivasi serta mendukung inovasi tersebut sehingga layak untuk digunakan di lingkungan Laboratorium PT. Pertamina Lubricants, Jakarta.
Penghargaan Gold ini mempertegas komitmen PT Pertamina Lubricants dalam mendorong budaya inovasi berkelanjutan guna mendukung keunggulan operasional di industri pelumas nasional.





