Intens.id, Makassar – Guna menjembatani teori kuliah dengan realitas industri berkelanjutan, 33 mahasiswa Ekonomi Pembangunan Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan kunjungan lapangan ke area tambang PT Vale Indonesia Tbk, Senin (19/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mengobservasi langsung proses restorasi ekologis di area nursery serta strategi pengelolaan tenaga kerja korporasi.
Didampingi oleh 5 dosen penanggung jawab, rombongan civitas akademika UNM ini menggelar kunjungan industri ke PT Vale Indonesia Tbk pada Senin, 19 Mei 2026.
Agenda ini dirancang khusus sebagai penguat mata kuliah Ekonomi Sumber Daya Alam (SDA) dan Lingkungan, serta Ekonomi Sumber Daya Manusia (SDM).
Titik awal observasi dimulai dari area nursery (pembibitan tanaman) PT Vale. Di lokasi ini, para mahasiswa menyaksikan langsung bagaimana sebuah perusahaan komoditas skala besar melakukan restorasi ekologis.
Pihak perusahaan memaparkan seluruh rangkaian proses pembibitan yang diproyeksikan untuk program reklamasi lahan pascatambang.
Bukan sekadar penghijauan formalitas, para mahasiswa diberikan edukasi mendalam mengenai signifikansi menjaga keseimbangan ekosistem dan pengelolaan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan (sustainable).
Pengenalan ini memberi gambaran konkret mengenai bagaimana instrumen ekonomi dan perlindungan lingkungan bisa berjalan beriringan tanpa harus saling menegasikan.
Selepas meninjau area hijau, kegiatan bergeser ke ruang diskusi formal melalui kuliah umum yang dipaparkan langsung oleh manajemen PT Vale Indonesia Tbk. Dalam sesi ini, perspektif mahasiswa diperluas melalui pemaparan komprehensif mengenai profil korporasi, rantai pasok proses produksi, hingga strategi hilirisasi industri.
Aspek Ekonomi SDM juga dikupas tuntas. Pihak PT Vale membagikan formulasi strategi perusahaan dalam menyerap, mengelola, dan meningkatkan kapasitas tenaga kerja agar memiliki daya saing tinggi.
Materi-materi tersebut menjembatani pemahaman teoritis mahasiswa mengenai cara industri besar mengintegrasikan efisiensi biaya, kepatuhan lingkungan, dan kesejahteraan pekerja dalam operasional harian.
Suasana kunjungan berjalan dinamis saat memasuki sesi tanya jawab. Antusiasme mahasiswa terlihat dari tajamnya bobot pertanyaan yang dilemparkan, mulai dari efektivitas metode konservasi, tantangan nyata hilirisasi, peluang karir bagi lulusan ekonomi, hingga strategi mitigasi benturan antara profitabilitas ekonomi dan kelestarian alam.
Interaksi dua arah ini melatih kepekaan dan kemampuan analisis kritis mahasiswa dalam membedah dinamika dunia kerja secara riil.
Kunjungan lapangan ini diharapkan mampu memberikan dampak akademik jangka panjang yang lebih komprehensif bagi mahasiswa UNM. Melalui pengalaman empiris ini, paradigma para calon ekonom masa depan ini ikut terbentuk: bahwa indikator keberhasilan pembangunan ekonomi masa kini tidak boleh lagi hanya bertumpu pada angka-angka produksi dan akumulasi laba semata.
Lebih dari itu, ia wajib berpijak pada pengelolaan ruang alam yang bertanggung jawab dan investasi manusia yang berkeadilan demi masa depan yang berkelanjutan.







