Ubah Paradigma Perjuangan, BPP DOB Sodorkan Konsep 'Luwu Raya untuk Indonesia' ke KSP

Ubah Paradigma Perjuangan, BPP DOB Sodorkan Konsep 'Luwu Raya untuk Indonesia' ke KSP
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman (tengah) berfoto bersama Ketua Umum BPP KKLR H. Arsyad Kasmar, Ketua Tim BPP DOB H. Darwis Ismail, bersama jajaran anggota DPRD Provinsi Sulsel, DPRD Kabupaten/Kota, serta tim akademisi di Kantor Staf Presiden, Jakarta. - Foto: Ist
Bacakan Artikel

Langkah diplomasi tingkat tinggi ke KSP ini memperlihatkan soliditas keterwakilan seluruh elemen Luwu Raya. Selain dipimpin oleh H. Arsyad Kasmar dan H. Darwis Ismail, delegasi juga diperkuat oleh:

  • Unsur Legislatif: Hj. Asni dan drg. Marji Rumpak (DPRD Sulawesi Selatan), Ahmad Gazali (Ketua DPRD Luwu), Darwis (Ketua DPRD Palopo), serta Hj. Ely Niang (Anggota DPRD Palopo).

  • Tokoh & Pengurus: Ir. Hasbi Syamsu Ali, Syahruddin Hamu, Imran Nating, Ismi, dan Wais Al Qarni Dasila.

  • Tim Akademik: Dr. Abdul Rahman Nur dan Dr. Taruna Arzam.

Lewat diplomasi berbasis data dan reposisi posisi tawar ini, BPP DOB berharap pemerintah pusat tidak lagi melihat usulan Provinsi Luwu Raya dari kacamata kepentingan politik lokal semata, melainkan sebagai langkah geopolitik krusial demi memperkuat daya saing Indonesia dari belahan timur nusantara. ()*

Pilih Halaman: