Ubah Paradigma Perjuangan, BPP DOB Sodorkan Konsep 'Luwu Raya untuk Indonesia' ke KSP

Ubah Paradigma Perjuangan, BPP DOB Sodorkan Konsep 'Luwu Raya untuk Indonesia' ke KSP
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman (tengah) berfoto bersama Ketua Umum BPP KKLR H. Arsyad Kasmar, Ketua Tim BPP DOB H. Darwis Ismail, bersama jajaran anggota DPRD Provinsi Sulsel, DPRD Kabupaten/Kota, serta tim akademisi di Kantor Staf Presiden, Jakarta. - Foto: Ist
Bacakan Artikel

Senada dengan hal itu, Koordinator Wilayah BPP DOB Provinsi Luwu Raya, Ir. Hasbi Syamsu Ali, menyebut kehadiran provinsi baru ini justru akan meringankan kerja pemerintah pusat dalam mengoptimalkan potensi daerah.

"Kami ingin menunjukkan bahwa pembentukan Provinsi Luwu Raya bukanlah beban bagi negara, melainkan investasi kelembagaan agar potensi strategis nasional di kawasan ini dapat dikelola secara lebih optimal," tegas Hasbi, yang juga menjabat sebagai Ketua BPW KKLR Sulawesi Selatan.

Kekuatan Geo-Ekonomi Luwu Raya

Dalam paparan akademik yang disodorkan kepada KSP, calon Provinsi Luwu Raya memproyeksikan gabungan dari empat wilayah eksisting:

  • Kabupaten Luwu

  • Kabupaten Luwu Utara

  • Kabupaten Luwu Timur

    Lanjut ke Halaman 3
    Pilih Halaman: