Talkshow Anti-Perundungan Hadir di Wilayah Terdepan Makassar

Talkshow Anti-Perundungan Hadir di Wilayah Terdepan Makassar
kegiatan Talkshow dan Workshop Anti-Bullying di Pulau Langkai. (Foto: Wija Hadi Perdana)
Bacakan Artikel
Muhammad Riszky

Seorang guru BK pada salah satu SMK di Makassar dan juga aktif menyuarakan isu lingkungan dengan bergabung dalam Sekretariat Jaring Nusa Kawasan Timur Indonesia.

Kepala PKBM Bina Bahari, Muh. Fadli, S.Pd., menegaskan bahwa upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab bersama demi kenyamanan belajar mengajar. Beliau membagikan pesan yang kuat sekaligus mengaitkannya dengan nilai luhur lokal budaya Bugis-Makassar.

"Bullying bukan sekadar candaan, tetapi luka yang bisa membekas. Mari ciptakan lingkungan belajar yang saling menghargai, karena setiap orang berhak merasa aman, dihargai, dan didengar."

Beliau juga menekankan bahwa komitmen anti-perundungan ini merupakan perwujudan nyata dari tiga pilar filsafat Bugis-Makassar tentang pentingnya memanusiakan sesama, yaitu Sipakatau (saling memanusiakan), Sipakalebbi (saling menghargai dan memuliakan), serta Sipakainge (saling mengingatkan dalam kebaikan).

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: