Suka-Duka Bissu untuk Tetap Bertahan Menjaga Warisan Leluhur

Intens.id, Makassar - Gelaran Makassar International Writers Festival (MIWF) 2025 kembali menjadi sorotan, tak hanya sebagai ajang perayaan sastra, tapi juga sebagai panggung penting bagi keberagaman...

Suka-Duka Bissu untuk Tetap Bertahan Menjaga Warisan Leluhur
Bacakan Artikel

Daya Lenting di Tengah Tantangan Modernisasi

Di tengah gempuran modernisasi dan berbagai tantangan sosial, komunitas bissu terus menunjukkan daya lenting yang luar biasa. Pengetahuan, ritual, dan filosofi hidup yang mereka wariskan menjadi fondasi harmoni di masyarakat. Partisipasi aktif mereka di MIWF 2025 membuktikan bahwa tradisi bukanlah sekadar warisan masa lalu, melainkan sumber inspirasi dan kekuatan untuk menghadapi masa depan.

Kekhawatiran dan Harapan untuk Masa Depan Bissu

Namun, ada kekhawatiran besar. Dalam wawancara eksklusif pada 30 Mei 2025, Bissu Sahar mengungkapkan keprihatinannya akan masa depan bissu yang kini berada di ambang kepunahan. โ€œPada zaman Kerajaan, bissu adalah tempat bertanya, pusat pengetahuan dan spiritualitas masyarakat. Namun kini, peran itu mulai terkikis,โ€ ujarnya dengan nada serius.

Bissu Sahar sangat menekankan pentingnya peran pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat dalam memberikan perlindungan dan membuka pikiran agar kelestarian budaya bissu tetap terjaga. Ia menyebutkan, di beberapa kabupaten seperti Soppeng dan Pangkep, hanya tersisa sekitar 6 bissu, sementara di Bone ada sekitar 8 bissu yang masih aktif.

โ€œKalau kita tidak menjaga dan melindungi mereka, maka dengan berjalannya waktu, bissu akan punah bersama dengan kebisuan dan budaya yang mereka wariskan,โ€ tambahnya.

Seruan ini adalah pengingat penting: pelestarian budaya bissu bukan hanya tanggung jawab komunitas adat, tetapi juga kewajiban bersama untuk menjaga kekayaan spiritual dan kultural yang menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa. Melalui MIWF 2025, suara dan daya lenting bissu kembali bergema, menegaskan bahwa harmoni dan keberagaman adalah kekuatan utama dalam merawat ruang hidup bersama.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: