Jaring Nusa Gelar Sharing Session Bahas Inisiatif Pemulihan Lingkungan dan Konservasi Kelola Masyarakat di Kawasan Timur Indonesia

Intens.id, Makassar - Wilayah pesisir di Kawasan Indonesia Timur menghadapi berbagai ancaman baik yang sifatnya eksternal maupun internal. Krisis iklim dengan berbagai dampak turunannya seperti naikny...

Jaring Nusa Gelar Sharing Session Bahas Inisiatif Pemulihan Lingkungan dan Konservasi Kelola Masyarakat di Kawasan Timur Indonesia
Bacakan Artikel
Muhammad Riszky

Seorang guru BK pada salah satu SMK di Makassar dan juga aktif menyuarakan isu lingkungan dengan bergabung dalam Sekretariat Jaring Nusa Kawasan Timur Indonesia.

Upaya konservasi dari Donggala juga dibagikan pada kesempatan sharing session yang dilakukan. Andi Anwar, Direktur Yayasan Bonebula yang berbasis di Donggala memaparkan fakta miris mengenai kondisi penyu di pesisir Donggala.

Ia menggarisbahwahi jika penyu merupakan spesies yang penting untuk kesimbangan ekosistem laut.

โ€œNamun saat ini kondisinya sangat terancam, termasuk di wilayah kami di Donggala. Setiap tahunnya di antara bulan Januari hingga Juni, itu adalah masa bertelurnya penyu. Sayangnya saat ini penuh dengan keterancaman. Perburuan telur, degradasi habitat, dan pencemaran laut,โ€ jelasnya.

Yayasan bonebula bersama kelompok tani mangrove baturoko berinisiatif untuk mendorong pelestarian penyu di wilayah tersebut. Di pesisir Donggala terdapat dua jenis penyu yang ditemukan yakni penyu sisik dan penyu hijau.

โ€œSejak 2020 kami berhasil menetaskan 500 telur dan dilepasliarkan ke laut. Keberhasilan ini lantaran partisipasi masyarakat terlibat dalam pelestarian penyu,โ€ terangnya.

โ€œKami berbekal pengetahuan seadanya namun kami berupaya untuk melestarikannya,โ€ tambah Popay, sapaan akrabnya.

Menurutnya saat ini perburuan telur terus meningkat, karena banyaknya permintaan pasar, telur masih dianggap punya nilai tinggi bagi masyarakat untuk dikonsumsi. Mirisnya masih kurangnya penegakan hukum sehingga perburuan terus berlangsung.

โ€œKami pernah audiensi BKSDA untuk melestarikan penyu, sayangnya tanggapan bukan masuk dalam prioritas mereka, sehingga aktivitas perburuan semakin massif. Ditambah lagi kesadaran masyarakat yang masih sangat rendah, sebagian besar masyarakat menganggap bahwa penyu tidak berdampak langsung terhadap kelestarian ekosistem pesisir.โ€ jelasnya.

Saat ini Yayasan Bonebula serta masyarakat sedang mengupayakan perluasan jaringan untuk berkontribusi terhadap pelestarian penyu di wilayahnya.

โ€œKami mengembangkan konservasi penyu melalui pelibatan masyarakat. Kami berusaha untuk merubah dari berburu telur untuk dijual secara langsung. Kami memberikan insentif bagi pemburu untuk memindahkan telur ke lokasi aman sampai menetas,โ€ terangnya.

โ€œKami berharap terbangunnya kesadaran warga untuk melindungi penyu,โ€ pungkasnya.

Pilih Halaman: