IMD Warnai Semarak Satu Dekade MAPASKA, Aksi Nyata dari Kawasan Adat Kajang Hingga Pesisir

IMD Warnai Semarak Satu Dekade MAPASKA, Aksi Nyata dari Kawasan Adat Kajang Hingga Pesisir
IMD Warnai Semarak Satu Dekade MAPASKA, Aksi Nyata dari Kawasan Adat Kajang  Hingga Pesisir - Foto: Ist
Bacakan Artikel

Pegiat budaya lokal, Rusli Mallatong, mengapresiasi kolaborasi aksi lingkungan dan nilai adat yang diusung oleh para mahasiswa.

"Kegiatan ini memberi edukasi langsung seperti menjaga kebersihan dan menanam pohon. Ini sangat senada dengan pesan utama Pasapasang ri Kajang: 'Jagai linoa nanajaga tokki'—jagalah alam agar alam menjagamu," tegas Rusli.

Rangkaian kegiatan “Mannanro Nakku Vol. 1” sendiri telah dimulai sejak Sabtu (25/7) di Pantai Ujung Cinta. Pembukaan acara disambut hangat melalui tradisi Anggaru dan Tari Tope Le'leng, disulut dengan Bincang Sastra dan Seminar Kebudayaan bersama narasumber Wahidin, S.Pd., Andi Syarifuddin, dan Asriandi.

Pengunjung juga disuguhi Pameran Kebudayaan, atraksi permainan tradisional (Akkarena), pelatihan Single Rope Technique (SRT) untuk siswa SMA, hingga demonstrasi kuliner khas Kajang seperti Dumpi Eja dan Ruhu'-ruhu'. Malam harinya, panggung seni menyajikan atraksi Tari Pabbitte Passappu, alunan tiup Basing, tuturan Sinrilik oleh Arif Dg Rate, serta pemotongan tumpeng peringatan Milad ke-10 MAPASKA.

Dalam pidatonya, Ketua Umum MAPASKA, Awaluddin Nur, menyampaikan rasa syukur mendalam atas suksesnya seluruh rangkaian perhelatan satu dekade ini.

"Alhamdulillah, rasa syukur yang mendalam kami haturkan atas suksesnya penyelenggaraan Wisata Alam dan Budaya 'Mannanro Nakku Vol. 1'. Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremoni biasa, melainkan simpul refleksi perjalanan satu dekade MAPASKA dalam mengawal kelestarian alam dan kebudayaan di tanah Kajang," ujar Awaluddin.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: