IMD Warnai Semarak Satu Dekade MAPASKA, Aksi Nyata dari Kawasan Adat Kajang Hingga Pesisir

IMD Warnai Semarak Satu Dekade MAPASKA, Aksi Nyata dari Kawasan Adat Kajang Hingga Pesisir
IMD Warnai Semarak Satu Dekade MAPASKA, Aksi Nyata dari Kawasan Adat Kajang  Hingga Pesisir - Foto: Ist
Bacakan Artikel

Sebagai benteng alami yang melindungi garis pantai dari abrasi, penyerap karbon yang andal, serta rumah bagi keanekaragaman hayati, mangrove memiliki peran tak tergantikan dalam menjaga stabilitas iklim dan keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir. Melalui tema ini, kita diajak untuk melihat aksi penanaman dan pemeliharaan mangrove bukan sekadar ritual ekologis sesaat, melainkan bentuk investasi dan warisan paling berharga agar generasi penerus dapat tumbuh di tengah lingkungan yang aman, tangguh, dan lestari.

Sebelum aksi penanaman pesisir, rombongan peserta terlebih dahulu menyisir Kawasan Adat Ammatoa di Desa Tanah Towa pada Minggu pagi untuk menggelar aksi bersih lingkungan dan ziarah budaya.

Aksi ini membawa misi edukatif yang mendalam, menjaga Kawasan Adat Ammatoa agar tidak tercemari oleh sampah modern, khususnya sampah plastik.

Masyarakat Adat Kajang Ammatoa telah lama dinobatkan sebagai salah satu penjaga hutan terbaik di dunia melalui filosofi Pasapasang ri Kajang. Kehidupan mereka dipandu oleh aturan adat (Tallasa Kamase-mase) yang mempraktikkan kesederhanaan dan penghormatan mutlak terhadap alam selama berabad-abad. Hutan adat dijaga ketat tanpa merusaknya, menjadikannya paru-paru hijau yang tetap lestari hingga hari ini.

Namun, gempuran produk modern bawaan luar seperti plastik sekali pakai menjadi ancaman nyata bagi kesucian ekosistem adat tersebut. Melalui aksi pembersihan ini, generasi muda diajak untuk merawat kawasan adat secara bersama-sama, menghormati tata krama dan aturan adat yang telah berjalan sekian abad, sekaligus menyerap spirit lingkungan yang dipraktikkan oleh masyarakat adat.

Aksi yang digelar MAPASKA, menguatkan pesan bahwa Pemuda masa kini perlu memahami bahwa kearifan lokal Ammatoa bukan sekadar tradisi masa lalu, melainkan solusi ekologis modern yang sangat relevan dalam menghadapi krisis iklim global.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: