BRIN Luncurkan LAHSADIMIN, Solusi Sampah Perkotaan

BRIN Luncurkan LAHSADIMIN, Solusi Sampah Perkotaan
BRIN Luncurkan LAHSADIMIN, Solusi Sampah Perkotaan. (Foto: BRIN)
Bacakan Artikel
Arman Jaya

Artikel terbaru dari Arman Jaya (lihat semua)

Belum ada artikel terbaru lain dari penulis ini.

Berangkat dari evaluasi mendalam terhadap Generasi 1, BRIN kemudian merancang ulang teknologi ini menjadi LAHSADIMIN Generasi 2. Peningkatan kapasitas menjadi fokus utama, dari 400 kg menjadi 1,25 ton per hari, dengan target ambisius hingga 5 ton per hari.

Bahan baku yang digunakan pun lebih fleksibel, yakni residu padat plastik refuse derived solid (RDS), yang membuka peluang lebih besar untuk integrasi dalam sistem pengelolaan sampah yang lebih luas. Agus Kismanto menggarisbawahi terobosan utama pada Generasi 2 terletak pada perubahan sistem operasi menjadi multikontinu.

"Sampah plastik kini dapat langsung dimasukkan ke reaktor tanpa perlu pemilahan ketat," jelasnya.ย 

Inovasi lainnya adalah adopsi sistem dua tahap denganย plastic-based liquefaction, di mana plastik dicairkan terlebih dahulu. Proses ini tidak hanya meningkatkan efisiensi pirolisis tetapi juga memungkinkan desain reaktor yang lebih ringkas dan hemat tempat.

Selain menghasilkan bahan bakar minyak berkualitas, LAHSADIMIN Generasi 2 juga memproduksi bahan bakar gas. Gas hasil pirolisis ini dapat dikompresi menjadi produk bernilai tambah, menambah diversifikasi output dan potensi keuntungan. Agus menegaskan bahwa pengembangan LAHSADIMIN Generasi 2 bukan sekadar inovasi teknologi semata, melainkan jawaban konkret atas kebutuhan nasional.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: