Balikpapan Hadapi Peningkatan ISPA di Tengah Cuaca Panas DKK Imbau Warga Jaga Kesehatan Musim Panas

Menanggapi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat cuaca panas dan debu di Balikpapan, DKK mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan musim panas dengan membatasi aktivitas luar ruangan dan segera mencari penanganan medis.

Balikpapan Hadapi Peningkatan ISPA di Tengah Cuaca Panas DKK Imbau Warga Jaga Kesehatan Musim Panas
Balikpapan Hadapi Peningkatan ISPA di Tengah Cuaca Panas DKK Imbau Warga Jaga Kesehatan Musim Panas. -Foto: Ishak Andi Kunna
Bacakan Artikel

Intens.id, Balikpapan - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mengeluarkan peringatan serius menyusul adanya kecenderungan peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tengah kondisi cuaca panas dan musim kering yang melanda wilayah tersebut. Fenomena ini menjadi perhatian utama dalam konteks kesehatan musim panas, mengingat dampak signifikan suhu tinggi dan debu terhadap sistem pernapasan masyarakat.

Kepala DKK Balikpapan, Alwiati, pada hari Sabtu (29/8/2026), mengungkapkan bahwa ISPA kini masuk dalam daftar 10 penyakit dengan angka kesakitan tertinggi yang ditemukan di masyarakat. Peningkatan ini, menurutnya, tidak terlepas dari faktor lingkungan yang ekstrem.

โ€œKalau kita lihat dari angka kesakitan 10 penyakit terbesar, memang ada kecenderungan ISPA meningkat di masyarakat,โ€ ujar Alwiati, menyoroti urgensi situasi.

Cuaca panas ekstrem dengan suhu yang kerap melampaui 30 derajat Celsius, ditambah dengan peningkatan volume debu selama musim kering, dinilai menjadi pemicu utama lonjakan kasus ISPA. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang kurang kondusif bagi kesehatan pernapasan, terutama bagi individu yang rentan atau memiliki aktivitas padat di luar ruangan. Laporan dari berbagai puskesmas di Balikpapan mengonfirmasi tren peningkatan ini, dengan catatan ratusan kasus yang dihimpun dari seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut.

Langkah Preventif dan Penanganan Dini untuk Kesehatan Musim Panas

Menyikapi situasi ini, DKK Balikpapan secara proaktif mengimbau masyarakat untuk mengambil langkah-langkah pencegahan dan penanganan dini guna menjaga kesehatan musim panas. Alwiati menekankan pentingnya respons cepat terhadap gejala ISPA. Masyarakat yang mulai merasakan keluhan terkait pernapasan disarankan untuk tidak menunda pemeriksaan kesehatan. Penanganan medis dapat segera diperoleh di puskesmas terdekat atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat peserta BPJS terdaftar.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: