Kecam Serangan Militer ke Iran, PP ISMEI Akan Gelar Aksi Massa di Kedubes AS

Intens.id, Jakarta – Pimpinan Pusat Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (PP ISMEI) mengecam keras serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Eskalasi ini dinilai mengancam stabilitas keamanan Timur Tengah dan stabilitas ekonomi dunia.

PP ISMEI menegaskan bahwa konflik di kawasan strategis tersebut berisiko menyumbat jalur distribusi minyak global, terutama di Selat Hormuz. Jika ini terjadi, lonjakan harga minyak mentah dan inflasi global tidak dapat dihindari.

Badan Pimpinan PP ISMEI menyoroti posisi Indonesia sebagai negara importir minyak. Kenaikan harga energi dunia dipastikan bakal membengkakkan beban subsidi dalam APBN dan menekan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.

“Kondisi ini berpotensi melemahkan daya beli masyarakat dan menghambat momentum pemulihan ekonomi nasional yang sedang berjalan,” tulis pernyataan resmi PP ISMEI, Selasa (3/3/2026).

Atas dasar tersebut, mahasiswa mendesak Kementerian Luar Negeri untuk bersikap tegas. Pemerintah diminta menyuarakan kecaman resmi di forum internasional seperti PBB karena tindakan militer tersebut dianggap melanggar kedaulatan negara dan hukum internasional.

Menurut mereka, sikap tegas Indonesia bukan hanya soal solidaritas kemanusiaan, melainkan langkah strategis untuk melindungi kepentingan ekonomi dalam negeri dari guncangan geopolitik.

- Advertisment -spot_img
Berita Terakait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Topik Populer

Komentar Terbaru