Studi Sun Life Ungkap Fakta 80% Masyarakat Indonesia Terjepit Tekanan Biaya Hidup, Literasi Keuangan Jadi Kunci

Studi Sun Life Ungkap Fakta 80% Masyarakat Indonesia Terjepit Tekanan Biaya Hidup, Literasi Keuangan Jadi Kunci
Studi Sun Life: 80% Masyarakat Indonesia Terjepit Tekanan Biaya Hidup, Literasi Keuangan Jadi Kunci.(Foto: Ist)
Bacakan Artikel

Kenaikan biaya hidup tidak hanya menggerogoti anggaran rumah tangga, tetapi juga menjadi penghalang utama bagi upaya masyarakat untuk meningkatkan kondisi keuangan mereka. Sebanyak 30% responden menilai kenaikan biaya hidup sebagai tantangan terbesar dalam memperbaiki kondisi finansial, mengungguli faktor pendapatan yang tidak stabil maupun keterbatasan pengetahuan keuangan.

Untuk menghadapi tekanan ini, banyak masyarakat mengambil langkah penyesuaian jangka pendek yang mungkin berisiko dalam jangka panjang. Hampir seperempat responden (23%) terpaksa menggunakan tabungan yang dimiliki, 26% mengurangi atau menunda pengeluaran kebutuhan penting, bahkan 5% menunda kontribusi dana pensiun. Langkah-langkah ini, meski membantu di saat genting, berpotensi mengikis kesiapan dan ketahanan finansial mereka di masa mendatang.

Menanggapi temuan ini, Albertus Wiroyo, President Director Sun Life Indonesia, menyatakan, temuan ini mencerminkan bagaimana banyak masyarakat Indonesia menyeimbangkan kebutuhan finansial jangka pendek dengan tujuan jangka panjang di tengah perubahan kondisi ekonomi.

"Kesiapan finansial menjadi kunci utama untuk membangun ketahanan finansial. Di sinilah peran mitra keuangan yang dapat dipercaya, The one you can rely on, menjadi semakin penting, untuk memberikan rasa tenang dalam menghadapi ketidakpastian saat ini sekaligus membantu merencanakan masa depan," jelasnya.

Literasi Keuangan: Fondasi Ketahanan di Tengah Ketidakpastian

Di tengah tekanan finansial yang meluas, studi Sun Life menunjukkan pola yang jelas: individu yang lebih siap secara finansial cenderung lebih mampu menghadapi situasi ketidakpastian. Literasi keuangan menjadi faktor pembeda utama. Artinya, meskipun tekanan ekonomi memengaruhi rumah tangga di seluruh kelompok pendapatan, kemampuan untuk menghadapi tantangan tersebut semakin dipengaruhi oleh pengetahuan dan kesiapan finansial masing-masing individu.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: