Siswa Manggarai Barat Bertahan Belajar di Tenda Darurat Usai Gempa Merusak Sekolah

Siswa Manggarai Barat Bertahan Belajar di Tenda Darurat Usai Gempa Merusak Sekolah
Siswa Manggarai Barat Bertahan Belajar di Tenda Darurat Usai Gempa Merusak Sekolah.
Bacakan Artikel
Redaksi Intens.id

Intens.id - Sederhana Mengabarkan

Intens.id - Siswa dan guru di SMPN 4 Boleng, Desa Golo Ketak, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini harus melangsungkan kegiatan belajar mengajar di bawah naungan tenda darurat. Langkah ini diambil setelah bangunan sekolah mereka mengalami kerusakan cukup parah akibat guncangan gempa bumi.

Lantai ubin yang ambruk, penurunan struktur di beberapa ruangan, hingga retakan menganga pada dinding laboratorium membuat proses pembelajaran di dalam kelas dinilai terlalu berisiko. Demi keamanan, pihak sekolah bersama warga melayangkan permohonan bantuan hingga Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Manggarai Barat menerjunkan tim untuk mendirikan shelter belajar sementara.

Sebuah tenda darurat berbahan terpal berukuran 9x12 meter didirikan di area luar bangunan sekolah. Fasilitas penampung sementara ini mampu menampung hingga 52 siswa atau setara dua rombongan belajar dalam satu waktu. Pendirian fasilitas ini melibatkan tujuh personel PMI yang terdiri dari pengurus, staf markas, dan relawan.

Wakil Ketua PMI Kabupaten Manggarai Barat, David Edward Rego, menjelaskan bahwa intervensi ini dilakukan atas permintaan pemerintah desa setempat demi memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi di ruang yang lebih aman.

"Kami membantu mendirikan tenda darurat ini setelah menerima permintaan dari Kepala Desa untuk membantu menyediakan tempat yang lebih aman bagi kegiatan belajar mengajar," kata David.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2