Satu Dekade MAPASKA, Melalui 'Mannanro Nakku' Anak Muda Kajang Buktikan Adat Bisa Selamatkan Bumi

Satu Dekade MAPASKA, Melalui 'Mannanro Nakku' Anak Muda Kajang Buktikan Adat Bisa Selamatkan Bumi
Satu Dekade MAPASKA: Harmoni Budaya dan Lingkungan dalam Mannanro Nakku -Foto: Ist
Bacakan Artikel

"Kegiatan ini membawa dampak positif karena memberi edukasi langsung seperti menjaga kebersihan dan menanam pohon. Ini sangat senada dengan pesanย Pasapasang ri Kajang: 'Jagai linoa nanajaga tokki' (jagalah alam agar alam menjagamu)," tutur Rusli.

Pesan moral tersebut dibuktikan secara konkret pada hari kedua, Minggu (26/7). Rombongan peserta bergeser ke Kawasan Adat Ammatoa Kajang di Desa Tanah Towa untuk melangsungkan aksi bersih lingkungan dan ziarah budaya.

Sebagai penutup perjalanan dua hari yang berkesan, seluruh panitia dan peserta kembali ke Pantai Ujung Cinta pada sore harinya. Mereka melakukan aksi penanaman bibit pohon mangrove di sepanjang pesisirโ€”sebuah aksi nyata kepedulian lingkungan yang sekaligus menandai peringatan Hari Mangrove Sedunia.

Ketua Panitia Pelaksana, Reski, berharap jejak kecil yang ditinggalkan melalui Mannanro Nakku Vol. 1 ini mampu memperkuat pemahaman masyarakatโ€”khususnya pemudaโ€”tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara batas-batas adat dan kelestarian ekosistem pesisir.

Pilih Halaman: