Pusdal LH Sulawesi Maluku Hadirkan Green Governance Hub, Transformasi Tata Kelola Lingkungan Berbasis Data

Pusdal LH Sulawesi Maluku Hadirkan Green Governance Hub, Transformasi Tata Kelola Lingkungan Berbasis Data
Pusdal LH Sulawesi Maluku Hadirkan Green Governance Hub, Transformasi Tata Kelola Lingkungan Berbasis Data, - Foto: Ist
Bacakan Artikel

Intens.id - Di tengah tantangan lingkungan yang kian kompleks, Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Sulawesi dan Maluku meluncurkan inovasi Green Governance Hub. Ekosistem digital ini dirancang untuk memperkuat tata kelola lingkungan hidup di dua wilayah kaya sumber daya alam tersebut melalui kolaborasi, data, dan teknologi.

Kekayaan sumber daya alam seperti hutan, pesisir, laut, sungai, dan mineral di Sulawesi dan Maluku merupakan modal strategis bagi pembangunan. Namun, aktivitas industri, pertanian, dan pertambangan turut memicu persoalan lingkungan yang membutuhkan penanganan terintegrasi. Isu seperti pencemaran sungai, pengelolaan sampah yang belum optimal, hingga potensi kerusakan ekosistem menjadi fokus utama yang ingin dijawab oleh inisiatif ini.

Sekretaris Kementerian Lingkungan Hidup/Sekretaris Utama Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Rosa Vivien Ratnawati, menekankan peran sentral kolaborasi dan data dalam upaya perlindungan lingkungan. "Pengelolaan lingkungan hidup membutuhkan kolaborasi dan data yang valid sebagai dasar dalam menentukan langkah pemerintah," ujar Vivien. Ia menambahkan, penguatan sinergi pusat dan daerah, didukung sistem informasi terintegrasi, krusial untuk memastikan kebijakan dan pembinaan lingkungan berjalan tepat dan terukur. Menurutnya, data lingkungan yang valid dan informasi pengawasan yang objektif adalah instrumen penting dalam pengambilan keputusan pemerintah.

Enam Pilar Penguatan Tata Kelola

Green Governance Hub dibangun di atas enam pilar strategis yang saling mendukung:

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: