Pemuda Makassar Nobar Film 'Sungai Plastik', Diajak Pahami Hak dan Kelas Sungai

Diskusi usai pemutaran film dokumenter Sungai Plastik di Makassar mengajak lebih dari 50 pemuda untuk memahami kewenangan dan hak-hak sungai, serta aktif terlibat dalam perlindungan ekosistemnya

Pemuda Makassar Nobar Film 'Sungai Plastik', Diajak Pahami Hak dan Kelas Sungai
Puluhan Pemuda Makassar Membaca Sungai: Dorong Gerakan Jaga Ekosistem dan Haknya
Bacakan Artikel

Amirudin menambahkan, ketika sungai kehilangan kualitas airnya, menyempit karena pembangunan, atau kehilangan keanekaragaman hayatinya, bukan hanya manusia yang dirugikan. Namun, sungai sebagai ekosistem juga kehilangan haknya untuk menjalankan fungsi alamiahnya. Pendekatan ini mendorong masyarakat untuk melihat perlindungan sungai sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.

Dari Menonton Menjadi Gerakan Bersama

Diskusi berlangsung interaktif, diwarnai berbagai pertanyaan dari peserta mengenai kondisi sungai di Sulawesi Selatan, strategi advokasi lingkungan, hingga peluang keterlibatan komunitas dalam pemantauan kualitas sungai.

Melalui kegiatan ini, ECOTON bersama Lontara Hijau berharap semakin banyak anak muda yang tidak berhenti pada pengalaman menonton film dokumenter. Mereka diajak untuk aktif menjadi bagian dari gerakan menjaga sungai melalui penelitian warga, aksi bersih sungai, kampanye pengurangan sampah plastik, serta pengawasan terhadap kebijakan pengelolaan sungai di daerah masing-masing.

Pilih Halaman: