Menuju PKL 2026, SMK Mega Rezky Perkuat Kesiapan Teknis dan Mental Siswa

Dalam upaya mencetak tenaga kesehatan yang profesional, kompeten, dan memiliki karakter kuat di era persaingan global, SMK Kesehatan Terpadu Mega Rezky Makassar menyelenggarakan pertemuan penting ber...

Menuju PKL 2026, SMK Mega Rezky Perkuat Kesiapan Teknis dan Mental Siswa
Bacakan Artikel
Muhammad Riszky

Seorang guru BK pada salah satu SMK di Makassar dan juga aktif menyuarakan isu lingkungan dengan bergabung dalam Sekretariat Jaring Nusa Kawasan Timur Indonesia.

Selama di lapangan, siswa akan didampingi oleh clinic mentor (perawat/tenaga medis senior) dan dosen pembimbing untuk bimbingan teknis dan konsultasi akademis. Di akhir masa praktik, siswa akan mengikuti seminar hasil praktik kerja lapangan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegiatan yang telah dilaksanakan.

Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua

Sisi lain yang tidak kalah penting dalam pertemuan ini adalah penguatan karakter siswa melalui kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua. Muhammad Riszky, S.Psi., M.Pd, selaku Guru BK, menyampaikan bahwa penguatan karakter harus dilakukan secara berkesinambungan baik di sekolah maupun di rumah.

Ia menekankan pentingnya Keterampilan Abad 21, yang meliputi pemecahan masalah, kreativitas, berpikir analitis, kolaborasi, komunikasi, serta etika dan akuntabilitas. Karakter-karakter ini menjadi kunci keberhasilan siswa saat melakukan PKL di lahan praktik.

Siswa SMK Macida Kesehatan, Nabire melakukan kunjungan sekaligus belajar di SMK Kesehatan Terpada Mega Rezky Makassar. Foto: SMK Mega Rezky

โ€œKeterampilan ini menjadi hal dasar dalam merespon tantangan di masa sekarang. Program-program yang telah dirancang dan diaplikasikan oleh sekolah kepada siswa guna mendukung dan meningkatkan keterampilan serta karakternya,โ€ terangnya.

Kepala Sekolah, Taufieq, menambahkan bahwa kemampuan akademik yang bagus saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan kemampuan bersosialisasi. 

โ€œTernyata ada sisi yang masih kurang yaitu kemampuannya bersosialisasi. Padahal nanti di saat PKL mereka harus bekerja sama dengan perawat medis, dokter, dan petugas lain di pelayanan kesehatan. Itu yang kami butuh kerja sama dari orang tua siswa,โ€ ujarnya. 

Dengan adanya kolaborasi yang erat, diharapkan siswa tidak hanya pintar secara teori namun juga memiliki perilaku (attitude) yang baik di lingkungan kerja.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: