Menuju PKL 2026, SMK Mega Rezky Perkuat Kesiapan Teknis dan Mental Siswa

Dalam upaya mencetak tenaga kesehatan yang profesional, kompeten, dan memiliki karakter kuat di era persaingan global, SMK Kesehatan Terpadu Mega Rezky Makassar menyelenggarakan pertemuan penting ber...

Menuju PKL 2026, SMK Mega Rezky Perkuat Kesiapan Teknis dan Mental Siswa
Bacakan Artikel
Muhammad Riszky

Seorang guru BK pada salah satu SMK di Makassar dan juga aktif menyuarakan isu lingkungan dengan bergabung dalam Sekretariat Jaring Nusa Kawasan Timur Indonesia.

Peran orang tua/wali siswa penting untuk mendukung program peningkatan kualitas dan pembentukan karakter di SMK Kesehatan Terpadu Mega Rezky Makassar. (Foto: Istimewa)

Kesiapan Teknis dan Target Kompetensi

Ketua Panitia Pelaksana PKL, apt. Ellyda Oktaviana, S.Farm, Gr., memaparkan secara detail mengenai teknis pelaksanaan kegiatan yang akan diikuti oleh total 82 orang siswa. Peserta tersebut terdiri dari 28 orang dari program Keperawatan Medis, 21 orang dari Keperawatan Kebidanan, 20 orang dari Farmasi, dan 13 orang dari Teknologi Laboratorium Medik.

โ€œPersiapan PKL ini dilakukan secara bertahap melalui peta jalan (roadmap) yang dimulai sejak 12 Januari 2026, mencakup pembentukan kedisiplinan, pemantapan program, hingga evaluasi dan ujian praktik di laboratorium sekolah yang berlangsung hingga 17 April 2026,โ€ jelasnya.

Sebelum dinyatakan layak turun ke lapangan, siswa harus melewati 4 tahapan, yaitu penuntasan nilai akademik semester I-III, penyelesaian administrasi sekolah dan PKL, serta dinyatakan lulus ujian program studi masing-masing.

Dalam pelaksanaannya nanti, siswa akan ditempatkan di berbagai mitra strategis, termasuk sejumlah Klinik di Makassar dan Gowa serta berbagai Puskesmas di wilayah Makassar.

Target pencapaian kompetensi bagi para siswa telah disusun secara sistematis sesuai bidang keahliannya. Siswa Keperawatan dan Kebidanan diharapkan mampu melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, kontrol infeksi, hingga observasi tindakan medis tertentu. 

โ€œSementara bagi siswa Farmasi, fokus kompetensi mencakup pelayanan perbekalan farmasi di apotek dan puskesmas, termasuk membaca resep dan pemberian informasi obat. Adapun bagi siswa Teknologi Laboratorium Medik, targetnya adalah kemahiran dalam pemeriksaan hematologi, kimia klinik, hingga mikrobiologi,โ€ tambah Elly.

Untuk menjamin kualitas praktik, pihak sekolah telah menetapkan alur kegiatan PKL yang ketat. Proses ini dimulai dari penyusunan jadwal shift di klinik, pengisian Activities of Daily Living (ADL) atau lembar konsul harian untuk mencatat perkembangan pasien, hingga laporan rutin minimal tiga kali sepekan kepada pihak institusi.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: