Jelajah Sungai Balantieng, Menyingkap Potensi Alam dan Budaya, Memicu Harapan Pelestarian di Bulukumba

Jelajah Sungai Balantieng, Menyingkap Potensi Alam dan Budaya, Memicu Harapan Pelestarian di Bulukumba
Jelajah Sungai Balantieng, Menyingkap Potensi Alam dan Budaya, Memicu Harapan Pelestarian di Bulukumb
Bacakan Artikel

Ketiga, dan tak kalah penting, adalah memetakan potensi yang dimiliki daerah tersebut. Potensi yang diamati meliputi keanekaragaman hayati flora dan fauna, tanaman obat tradisional, tanaman pangan, rempah-rempah, nilai-nilai budaya lokal, hingga potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Di saat yang sama, kegiatan ini menjadi ruang vital untuk membangun kolaborasi dan memperkuat jejaring berbagai pihak dalam upaya pelestarian Sungai Balantieng, mewujudkan visi sungai yang lestari dan bermanfaat bagi semua.

Partisipasi dalam penjelajahan ini menunjukkan komitmen lintas sektor. Peserta berasal dari berbagai unsur, di antaranya Aliansi Komunitas Sungai, sebuah wadah kolaborasi pegiat sungai, komunitas pecinta alam yang memiliki pengalaman dalam konservasi lingkungan, para volunteer muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap isu pelestarian sungai dan gerakan jaga sungai, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 2026 Desa Barombong yang membawa perspektif akademis dan pengabdian masyarakat.

Kehadiran berbagai elemen ini menegaskan bahwa upaya menjaga sungai merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan lintas komunitas, generasi, dan disiplin ilmu untuk menciptakan solusi yang holistik dan berkelanjutan.

Sepanjang perjalanan, peserta dibuat takjub oleh bentang alam yang masih terjaga keasliannya. Berbagai jenis tanaman yang sejak lama dimanfaatkan masyarakat setempat ditemukan tumbuh subur di sepanjang bantaran sungai.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: