Yayasan MPM Toraja Gali Pengalaman Sukses ProKlim Desa Salassae Bulukumba

Yayasan MPM Toraja Gali Pengalaman Sukses ProKlim Desa Salassae Bulukumba
Yayasan MPM Toraja Gali Pengalaman Sukses ProKlim Desa Salassae Bulukumba. Foto: Wandi
Bacakan Artikel

Sesi belajar bersama tidak hanya diisi dengan paparan materi, tetapi juga demonstrasi langsung. Abdul Wahid, seorang petani anggota KSPS, memperagakan cara pembuatan nutrisi pertanian alami.

Praktik ini merupakan salah satu pilar pertanian ramah lingkungan yang telah banyak diterapkan masyarakat Desa Salassae, mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan.

Di akhir sesi, Armin Salassa menyampaikan harapannya agar kerja sama antarkomunitas di Bulukumba dan Toraja dapat terus berlanjut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam isu-isu terkait iklim, ketahanan pangan, dan pengembangan komunitas pedesaan.

Selain mendalami ProKlim di Desa Salassae, rombongan Yayasan MPM juga menyempatkan diri berkunjung ke kawasan adat Ammatoa Kajang di Desa Tana Toa. Kunjungan ini memperkaya wawasan mereka tentang kearifan lokal dan praktik pelestarian lingkungan yang telah lama diterapkan di Bulukumba.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2