Targetkan 15 Ribu Pengunjung, Makassar Resmi Jadi Tuan Rumah Local Fest 2026

Kota Makassar resmi terpilih menjadi tuan rumah Local Fest 2026 pada awal Oktober mendatang. Festival kreatif terbesar besutan USS Networks ini siap melibatkan kreator lokal dan menargetkan 15.000 pengunjung

Targetkan 15 Ribu Pengunjung, Makassar Resmi Jadi Tuan Rumah Local Fest 2026
Kota Makassar resmi terpilih menjadi tuan rumah Local Fest 2026 pada awal Oktober mendatang. Festival kreatif terbesar besutan USS Networks ini siap melibatkan kreator lokal dan menargetkan 15.000 pengunjung.-Foto: Ist
Bacakan Artikel

Kehadiran Localfest juga menjadi momentum penting bagi pelaku ekonomi kreatif Makassar untuk memperluas jejaring, memperkenalkan karya kepada pasar nasional, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai kreator dari daerah lain. Dengan masuknya Makassar dalam kalender penyelenggaraan Localfest 2026, posisi kota ini semakin menguat sebagai salah satu pusat industri kreatif dan destinasi event nasional di Indonesia Timur.

"Festival ini, kami harapkan tidak hanya menghadirkan hiburan berkualitas, tetapi juga memperkuat citra Makassar sebagai kota yang ramah terhadap kreativitas, kolaborasi, dan pertumbuhan ekonomi berbasis industri kreatif," tukas Sayed.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Hendra Hakamuddin, menyambut baik penyelenggaraan Localfest. Ia menegaskan bahwa festival ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang luas bagi pelaku ekonomi kreatif lokal, mulai dari UMKM, brand lokal, seniman, komunitas, hingga musisi asal Makassar.

"Kepercayaan USS Networks memilih Makassar sebagai salah satu kota penyelenggara merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif," ujar Hendra, seraya menambahkan bahwa Localfest merupakan salah satu intellectual property (IP) milik USS Networks dan menjadi salah satu festival kreatif terbesar di Indonesia.

"Ini adalah kesempatan emas bagi Kota Makassar karena dipercaya menjadi tuan rumah. Kami ingin momentum ini dimanfaatkan dengan melibatkan sebanyak mungkin pelaku ekonomi kreatif lokal," imbuhnya.

Pemerintah Kota Makassar, kata Hendra, berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival tersebut. Dukungan itu tidak hanya sebatas fasilitasi administrasi, tetapi juga pendampingan sejak tahap awal persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Pemkot Makassar akan mengawal seluruh proses perizinan agar dapat berjalan sesuai ketentuan serta selesai tepat waktu, sehingga penyelenggara dapat mempersiapkan kegiatan secara maksimal.

Selain itu, pemerintah juga akan berkoordinasi dengan perangkat daerah dan instansi terkait guna memastikan seluruh aspek teknis penyelenggaraan terpenuhi, termasuk keamanan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas pengunjung.

"Kami akan mendampingi seluruh proses perizinan sejak awal hingga seluruh rekomendasi diterbitkan," katanya. "Soal venue juga menjadi perhatian utama, termasuk potensi kemacetan, parkir, dan langkah-langkah mitigasi agar pelaksanaan berjalan aman dan tertib," tambah Hendra.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: