Suara dari Kaki Gunung Sampah, Daeng Ical dan Yapta-UL Salurkan Beasiswa PIP di TPAS Antang Makassar

Suara dari Kaki Gunung Sampah, Daeng Ical dan Yapta-UL Salurkan Beasiswa PIP di TPAS Antang Makassar
Daeng Ical dan Yapta-UL Salurkan Beasiswa PIP kepada Siswa di Area TPAS Antang Makassar
Bacakan Artikel

"Kami berterima kasih kepada Ibu Kadis Pendidikan Kota Makassar, Ibu Achi, karena juga memberikan beasiswa kepada 13 orang anak dampingan kami," tambah Makmur, seraya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh OMS dan NGO yang telah berpartisipasi dan mendukung perayaan HAN kali ini.

Perayaan Hari Anak Nasional di Kantor Yapta-UL berlangsung meriah, dihadiri oleh lebih dari seratus anak-anak, orang tua mereka, masyarakat sekitar, serta berbagai unsur pemerintah Kota Makassar, termasuk perwakilan Dinas Pendidikan, beberapa kepala sekolah tempat anak-anak dampingan Yapta menempuh pendidikan, dan pemerintah setempat seperti RT dan RW.

Kehadiran berbagai OMS dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) juga turut menyemarakkan acara dan menegaskan komitmen bersama dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. Di antara lembaga yang berpartisipasi adalah WALHI Sulsel, JARAK, LBH Makassar, PKBI Sulsel, LAPAR, Yayasan Rumah Mama, LPA Sulsel, Yayasan Jati, Yasindo, Yasmib, Balla Inklusi, Societas Initiative, Transformasi Anak Muda Celebes, Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum Makassar, LBH Maros, SPRT Paraikatte, dan Info Celebes. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap masa depan anak-anak Indonesia, khususnya mereka yang berada di garis terdepan perjuangan hidup.

Tujuan utama kegiatan ini adalah menegaskan komitmen bersama untuk pemenuhan hak-hak anak dan perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan, sekaligus secara simbolis menyerahkan beasiswa PIP. Lebih dari itu, perayaan ini juga menjadi pengingat bahwa di balik tumpukan sampah TPAS Tamangapa, terdapat kehidupan masyarakat yang tangguh dan anak-anak yang memiliki hak untuk bermimpi dan meraih pendidikan layak. Harapan besar tersemat agar perjuangan untuk hak-hak anak terus berlanjut, memastikan setiap anak Indonesia, tanpa terkecuali, mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang menjadi pemimpin masa depan bangsa, sebagaimana dicanangkan dalam semangat Hari Anak Nasional.

Pilih Halaman: