Sinergi Pemerintah, Pengusaha, dan Rakyat: Resep Jusuf Kalla Hadapi Guncangan Ekonomi

Sinergi Pemerintah, Pengusaha, dan Rakyat: Resep Jusuf Kalla Hadapi Guncangan Ekonomi
Jusuf Kalla: Merajut Tiga Pilar Ketahanan Ekonomi di Tengah Pusaran Badai Global. - Foto: Ist
Bacakan Artikel

Dalam forum yang didominasi para pengusaha ini, JK juga tak lupa menyinggung peran APINDO dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis antara pengusaha dan pekerja. Keseimbangan ini, menurutnya, adalah fondasi penting agar produktivitas ekonomi tetap terjaga.

Ia menyoroti kebijakan pengupahan yang harus mempertimbangkan faktor inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Gaji buruh, kata JK, harus mampu mengimbangi kenaikan harga barang dan jasa agar daya beli mereka tidak tergerus. "Kalau inflasi tidak dimasukkan dalam perhitungan gaji buruh, maka pendapatan riil buruh akan turun. Kalau pendapatan riil turun, produktivitas juga akan menurun," jelasnya, menyoroti lingkaran setan yang dapat merugikan semua pihak.

Jusuf Kalla menutup pidatonya dengan sebuah refleksi yang menenangkan namun penuh makna. Ekonomi, ia menegaskan, selalu bergerak dalam siklus, tak ada yang naik atau turun terus-menerus. Yang dibutuhkan, di tengah segala gejolak dan ketidakpastian, adalah daya tahan. Daya tahan yang lahir dari sinergi, kolaborasi, dan semangat tak kenal menyerah dari setiap elemen bangsa. Sebuah pesan yang tak lekang oleh waktu, dari seorang nakhoda yang telah melintasi berbagai badai ekonomi.

Pilih Halaman: