PANRB dan DPD RI Perkuat Sinergi untuk Dorong Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola ASN

Intens.id, Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) bersama Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) sepakat memperkuat pelaksanaan...

PANRB dan DPD RI Perkuat Sinergi untuk Dorong Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola ASN
Bacakan Artikel
Intens.id, Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) bersama Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) sepakat memperkuat pelaksanaan reformasi birokrasi dan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat pusat maupun daerah. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, efektif, dan efisien secara menyeluruh.

Jalurdua.com “Kami menyampaikan apresiasi atas dukungan Komite I DPD RI terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan semakin optimal dalam mendukung perbaikan manajemen ASN dan tata kelola pemerintahan,” ujar Menteri PANRB Rini Widyantini dalam Rapat Kerja bersama Komite I DPD RI, di Jakarta, Kamis (17/4/2025).

Reformasi Birokrasi Hasilkan Efisiensi Anggaran dan Dorong Investasi

Dalam forum tersebut, Menteri Rini memaparkan bahwa nilai Indeks Reformasi Birokrasi Indonesia terus menunjukkan tren positif selama satu dekade terakhir. Salah satu capaian penting adalah pencegahan pemborosan APBN/APBD senilai Rp121,9 triliun melalui optimalisasi birokrasi.

Reformasi birokrasi juga turut berkontribusi dalam peningkatan iklim investasi. Data dari BKPM tahun 2025 mencatat, sepanjang Januari–Desember 2024, realisasi investasi nasional mencapai lebih dari Rp1,7 kuadriliun, sebagian besar didorong oleh keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi tematik.

“Reformasi birokrasi terbukti mampu menurunkan angka kemiskinan. Di 87% kabupaten/kota yang mengimplementasikan RB Tematik, rata-rata angka kemiskinan hanya 5,16 persen, bahkan melampaui target nasional,” ungkap Menteri Rini.

Fokus Reformasi Tematik: Investasi, Kemiskinan, dan Hilirisasi

Ke depan, pelaksanaan reformasi birokrasi akan diarahkan pada sejumlah program prioritas nasional, yaitu:

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: