Jusuf Kalla Tegaskan Kritik Adalah Napas Demokrasi di Pengukuhan Prof. Zainal Arifin Mochtar

Intens.id, Yogyakarta - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), memberikan pernyataan penting mengenai kesehatan demokrasi di Indonesia. Saat menghadiri acara Pengukuhan...

Jusuf Kalla Tegaskan Kritik Adalah Napas Demokrasi di Pengukuhan Prof. Zainal Arifin Mochtar
Bacakan Artikel

Dalam sesi wawancara dengan awak media, Jusuf Kalla secara khusus menyoroti keterkaitan antara kritik dan kemajuan bangsa. Ia menegaskan bahwa kritik seharusnya dipandang sebagai kontribusi positif untuk perbaikan tata kelola negara, bukan sebagai ancaman.

"Harapan saya, pemikiran-pemikiran yang telah disampaikan tadi dan juga sebelumnya tentu bermanfaat bagi kita semua. Ini penting untuk memastikan demokrasi kita tetap bekerja di jalur yang tepat demi kemajuan Indonesia," ujar JK dengan lugas.

Lebih lanjut, tokoh nasional yang akrab disapa Daeng Ucu ini menanggapi pertanyaan mengenai reputasi Prof. Zainal yang kerap melayangkan kritik tajam terhadap kebijakan negara.

Jusuf Kalla berpendapat bahwa di dalam negara demokrasi, partisipasi aktif masyarakat dan para wakilnya dalam mengawasi jalannya pemerintahan adalah sebuah keharusan. Baginya, menyampaikan kritik apabila terjadi ketidaksesuaian adalah bentuk tanggung jawab moral demi kepentingan rakyat banyak.

JK juga menitikberatkan pada peran strategis kaum intelektual dan akademisi dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, kampus harus menjadi benteng pemikiran kritis yang konstruktif.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: