Edukasi Lingkungan Ditanamkan Sejak Dini, Wujudkan Generasi Peduli Sampah Plastik

Edukasi Lingkungan Ditanamkan Sejak Dini, Wujudkan Generasi Peduli Sampah Plastik
Edukasi Lingkungan Ditanamkan Sejak Dini, Wujudkan Generasi Peduli Sampah Plastik
Bacakan Artikel

Dari lebih dari 600 peserta, sebanyak 60 siswa berhasil menjadi pemenang lomba poster berkat karya mereka yang dinilai kreatif dan inspiratif. Kepala Sekolah SD Islam Terpadu El Haq, Ustadz Abdul Aris, S.Pd.I, menegaskan bahwa seluruh karya poster siswa tidak hanya sekadar ajang lomba, melainkan akan dimanfaatkan sebagai media edukasi permanen di lingkungan sekolah.

"Seluruh poster edukasi mikroplastik yang dibuat siswa akan dipasang di area sekolah agar seluruh warga sekolah semakin memahami bahaya mikroplastik dan pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mulai dari styrofoam, botol plastik, sendok plastik, sedotan, hingga kemasan sachet. Kami berkomitmen mendukung terwujudnya Sidoarjo bebas polusi plastik," jelas Ustadz Abdul Aris.

Beliau juga menambahkan harapannya agar anak-anak menjadi agen perubahan yang aktif mengajak keluarganya mengurangi plastik sekali pakai dari rumah.

"Karena itu, siswa juga diwajibkan membawa botol minum dan wadah makan guna ulang setiap hari," tegasnya.

Lebih lanjut, Ustadz Abdul Aris memaparkan inisiatif paperless yang telah diterapkan di sekolah, seperti penggunaan media online untuk surat-menyurat dan informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), guna meminimalkan penggunaan banner fisik dan sampah kertas. Melalui kegiatan "Microplastic Journey" ini, ECOTON berharap edukasi mengenai bahaya mikroplastik dapat ditanamkan sejak usia dini, sehingga mampu menumbuhkan generasi yang peduli terhadap lingkungan dan menjadi pelopor pengurangan plastik sekali pakai di sekolah, rumah, maupun masyarakat luas. Inisiatif kolaboratif ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan, dimulai dari pendidikan di bangku sekolah dasar.

Pilih Halaman: