Edukasi dan Pelepasliaran Tukik di Barrang Caddi Tumbuhkan Kepedulian Generasi Muda

Edukasi dan Pelepasliaran Tukik di Barrang Caddi Tumbuhkan Kepedulian Generasi Muda
Kegiatan edukasi dan pelepasliaran tukik di Pulau Barrang Caddi pada tukik pada Minggu (21/6/2026). (Foto: Jaring Nusa)
Bacakan Artikel
Muhammad Riszky

Seorang guru BK pada salah satu SMK di Makassar dan juga aktif menyuarakan isu lingkungan dengan bergabung dalam Sekretariat Jaring Nusa Kawasan Timur Indonesia.

โ€œSaya berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja. Semoga teman-teman yang terlibat dapat membawa pulang pemahaman bahwa ada begitu banyak biota laut dan ekosistem yang perlu kita jaga, dan menyadari bahwa setiap orang memiliki peran dalam melestarikan lingkungan,โ€ tambahnya.

Pulau Kecil yang Rentan

Dalam kegiatan tersebut, Tabrani, salah seorang warga Pulau Barrang Caddi, berpesan kepada generasi muda untuk terus menjaga laut dan pesisir. Menurutnya, sebagai negara kepulauan, masa depan Indonesia sangat bergantung pada kesehatan laut yang menjadi sumber kehidupan bagi jutaan masyarakat.

โ€œIndonesia adalah kepulauan jadi wajar kalau kita harus berpikir tentang laut. Menjaganya agar dapat dinikmati generasi mendatang,โ€ ujarnya.

Sementara itu, Riszky, perwakilan dari sekretariat Jaring Nusa menjelaskan jika pulau-pulau kecil harus mendapat perhatian serius dari semua pihak karena posisinya yang rentan terlebih terdampak krisis iklim.

Berbagai studi menunjukkan bahwa kenaikan muka air laut, cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi, serta peningkatan suhu laut telah memperbesar risiko abrasi pantai dan kerusakan ekosistem pesisir. Dalam beberapa tahun terakhir, fenomena pemutihan karang juga semakin sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia akibat peningkatan suhu permukaan laut yang berkaitan dengan krisis iklim.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: