Workshop Pengembangan Modul Digital di UNM, Dosen Dilatih Rancang Pembelajaran Berbasis Proyek

Universitas Negeri Makassar melanjutkan program kerjasama dengan SEAMOLEC. Di bawah Pusat Pengembangan Kurikulum, Pusat Sumber Belajar, Media dan Evaluasi Pembelajaran LP2MP UNM telah dilaksanakan keg...

Workshop Pengembangan Modul Digital di UNM, Dosen Dilatih Rancang Pembelajaran Berbasis Proyek
Bacakan Artikel
Muhammad Riszky

Seorang guru BK pada salah satu SMK di Makassar dan juga aktif menyuarakan isu lingkungan dengan bergabung dalam Sekretariat Jaring Nusa Kawasan Timur Indonesia.

"Dengan harapan agar modul lebih spesifik dan komponen yang diperlukan untuk melengkapi isi modul ajar lebih bernilai guna dan selaras, hingga menghasilkan luaran produk Modul Digtital Micro yang sesuai ketentuan dari SEAMOLEC sebagai prasyarat penerbitan sertifikat bagi peserta workshop ini," tambahnya.

Kegiatan Workshop yang berlangsung luring selama tiga hari ini, dibersamai Tim SEAMOLEC memberikan pengarahan agar produk yang dihasilkan runut, dengan memanfaatkan aplikasi yang telah disediakan, seluruh peserta memiliki tantangan harian oleh narasumber yang perlu dipenuhi.

Diantaranya melakukan submitting RPS/CPMK serta SAP, implementasi  video dan penerapan gamifikasi sebagai upaya produksi modul yang lebih interaktif. Beberapa aplikasi dan software baru juga diperkenalkan oleh Tim SEAMOLEC bagi para Peserta untuk melengkapi komponen isi modul.

“Di luar ekspektasi bahwa peserta yang mengikuti workshop kali ini mencapai jumlah ratusan, harapannya peserta dapat benar-benar mengikuti seluruh rangkaian materi hingga akhir dan memahami dengan baik. Namun meski praktik dilaksanakan selama 3 hari, peserta dapat memaksimalkan produksi modul hingga sepekan kemudian untuk mengupload produk melalui etraining SEAMOLEC. Yang perlu dipastikan juga adalah CPMK yang dipilih ialah topic yang berbasis projek based/ case method," ungkap Mr. Tim.

Seluruh peserta yang melakukan submitting link produk modul itu tidak serta merta automatis mendapatkan kesempatan diterbitkan sertifikatnya oleh pihak SEAMOLEC, melainkan kepatutan adanya revisi hingga kelayakan penerbitan sertifikat dikirimkan ke email peserta yang produk modulnya telah tervalidasi. Sebab tim SEAMOLEC juga telah mensosialisasikan skoring / poin pemenuhan komponen modul yang telah disepakati bersma para peserta di awal kegiatan workshop pengembangan modul yang berbasis PBL/Case method itu.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: