Warga Kalukuang Makassar Bergerak Menuju Zero Waste, Gandeng Aktivis Lingkungan Lewat Budidaya Maggot

Warga Kalukuang Makassar Bergerak Menuju Zero Waste, Gandeng Aktivis Lingkungan Lewat Budidaya Maggot
Warga Kalukuang Makassar Bergerak Menuju Zero Waste, Gandeng Aktivis Lingkungan Lewat Budidaya Maggot (Foto: Ist)
Bacakan Artikel

"Caranya, ya kita melakukan penguraian dengan larva maggot. Nah, sekarang kita hadirkan aktivis lingkungan, Kak Makmur, untuk menjelaskan tentang budidaya hewan pengurai sampah tercepat ini," jelas Risma.

Lebih lanjut, Risma mengungkapkan bahwa kegiatan sosialisasi ini tidak hanya menghadirkan aktivis lingkungan, tetapi juga menghadirkan penyuluh dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar sebagai pemateri. Harapan besar tersemat pada kegiatan lanjutan yang akan melibatkan pendampingan budidaya maggot, sehingga larva tersebut benar-benar dapat menjadi solusi efektif pengurai sampah organik di wilayahnya. Selain program maggot, masyarakat di wilayah ini juga akan didorong untuk mempraktikkan penanaman sayuran, pembuatan kompos, serta melakukan pemilahan sampah organik dan non-organik. Langkah-langkah ini diharapkan dapat secara signifikan mengurangi beban tumpukan sampah di TPA Tamangapa Antang.

Direktur Yapta UI Edufarm, Makmur, S.Sos, menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif yang digagas oleh RT 02 dan 03 RW 03 Kelurahan Kalukuang. Menurutnya, partisipasi aktif warga semacam ini sangat krusial dalam mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menuju "Makassar Bebas Sampah".

Makmur, yang memiliki pengalaman beraktivitas di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Tamangapa selama lebih dari 30 tahun, menjelaskan bahwa timbulan sampah yang masif terjadi karena sampah organik tidak diurai. Akibatnya, sampah organik bercampur dengan limbah lainnya seperti plastik, kertas, dan logam, yang semuanya dibuang di TPAS Tamangapa, membentuk timbunan sampah yang menyerupai bukit.

"Kami lihat sendiri proses pembuangan sampah ini selama kurang lebih 30 tahun kami beraktivitas di TPA Antang," urai Makmur, yang juga menjabat Ketua Yapta UI.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: