Siswa Cikal Tulis Rekomendasi untuk Lingkungan Lewat Microplastic Journey

Siswa Cikal Tulis Rekomendasi untuk Lingkungan Lewat Microplastic Journey
Siswa SMP Cikal Surabaya mengikuti kegiatan Microplastic Journey. - Foto: Ist
Bacakan Artikel

Intens.id,

Surabaya - Puluhan siswa SMP Cikal Surabaya mengikuti kegiatan Microplastic Journey, sebuah pembelajaran interaktif mengenai bahaya mikroplastik yang dikemas melalui penelitian sederhana dan diskusi. Kegiatan ini mengajak siswa tidak hanya memahami pencemaran mikroplastik, tetapi juga menyampaikan harapan, kritik, dan solusi bagi lingkungan melalui surat yang ditujukan kepada pemerintah, masyarakat, maupun orang-orang di sekitar mereka.
ย 
Dalam kegiatan ini, siswa melakukan pengamatan sederhana terhadap mikroplastik menggunakan mikroskop. Mereka juga menyaksikan video edukasi mengenai perjalanan plastik hingga menjadi mikroplastik serta dampaknya terhadap kesehatan manusia dan lingkungan.
ย 
Setelah memahami materi, setiap kelompok diminta menuliskan surat berisi gagasan untuk mengatasi persoalan sampah plastik. Salah satu kelompok mengusulkan pembentukan komunitas aksi bersih lingkungan seperti Pandawara, memperbanyak ruang terbuka hijau, menyediakan mesin penukaran sampah menjadi insentif, serta memperluas kampanye lingkungan bagi pelajar. Surat-surat tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus suara generasi muda terhadap persoalan lingkungan yang mereka hadapi.
ย 
Alexa, siswi kelas 9 SMP Cikal Surabaya, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru dari kegiatan tersebut. "Aku belajar banyak hal baru dan lebih dalam tentang mikroplastik. Apalagi waktu melihat sampel dengan mikroskop, seru banget karena bisa melihat mikroplastik secara langsung. Animasi yang ditampilkan juga informatif dan lucu, jadi materinya mudah dipahami," ujarnya.
ย 
Guru SMP Cikal Surabaya, Miss Desta, menjelaskan bahwa tema mikroplastik dipilih sebagai bagian dari rangkaian kegiatan MPLS karena sejalan dengan komitmen sekolah dalam mewujudkan budaya zero waste.
ย 
"Di MPLS kami mengangkat berbagai tema, salah satunya mikroplastik karena mendukung tujuan sekolah menuju zero waste. Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar memilah sampah, tetapi juga memahami ke mana sampah itu akan dikelola dan mengapa kita harus mengurangi penggunaan plastik. Harapannya, kegiatan ini menjadi pembelajaran yang membentuk kebiasaan siswa untuk lebih bijak menggunakan plastik sehingga cita-cita sekolah zero waste dapat terwujud," jelas Miss Desta.
ย 
Melalui Microplastic Journey, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang pencemaran mikroplastik, tetapi juga didorong menjadi agen perubahan yang berani menyampaikan ide dan solusi bagi lingkungan. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian sejak dini serta mendorong lahirnya aksi nyata untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.