Rumpon Dasar Mini Kolam Labuh Bentenge Bulukumba: Perkuat Ekosistem Laut dan Edukasi Perikanan Berkelanjutan

Rumpon Dasar Mini Kolam Labuh Bentenge Bulukumba: Perkuat Ekosistem Laut dan Edukasi Perikanan Berkelanjutan
Rumpon Dasar Mini Kolam Labuh Bentenge Bulukumba: Perkuat Ekosistem Laut dan Edukasi Perikanan Berkelanjutan.-Foto: Ist
Bacakan Artikel

Ia menambahkan bahwa pendekatan ini diharapkan dapat mengubah paradigma nelayan dari sekadar penangkap menjadi pelestari, yang pada gilirannya akan menjamin keberlangsungan mata pencaharian mereka di masa depan.

Pemilihan Kolam Labuh Bentenge sebagai lokasi penempatan rumpon dasar mini bukan tanpa alasan. Kawasan ini telah berkembang menjadi pusat percontohan pembangunan sektor perikanan terpadu di Bulukumba.

Selain fungsinya sebagai fasilitas pendukung aktivitas nelayan, Kolam Labuh Bentenge juga secara bertahap menunjukkan peningkatan fungsi ekologisnya, ditandai dengan bertambahnya keberadaan berbagai biota laut di sekitarnya. Peningkatan ini merupakan dampak positif dari upaya perbaikan habitat dan pengelolaan yang lebih baik yang telah dilakukan di area tersebut. Yusli Sandi lebih lanjut menyoroti, meningkatnya pemancing di kolam labuh.

“Terbukti kolam labuh ini juga sudah menjadi tempat spot mancing favorit bagi warga. Ini dilihat semakin banyak orang datang mancing ikan di kolam labuh,” sebuah indikator nyata bahwa upaya pemulihan ekosistem telah membuahkan hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat, menunjukkan bahwa kawasan yang sehat secara ekologis juga dapat mendukung kegiatan rekreasi dan ekonomi lokal.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba menaruh harapan besar pada inovasi rumpon dasar mini ini. Diharapkan, fasilitas edukasi ini mampu memperkuat pemahaman masyarakat mengenai urgensi menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya laut dan pelestariannya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: