Momen Haru Wisuda VTHQ Malino: 52 Santri Siap Terjun ke Masyarakat

Momen Haru Wisuda VTHQ Malino: 52 Santri Siap Terjun ke Masyarakat
Pondok Pesantren VTHQ Malino Kukuhkan 52 Hafiz/Hafizah Angkatan Ke-5. (Foto: Ist)
Bacakan Artikel

Intens.id, Makassar – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Auditorium BBPK Kota Makassar pada Sabtu, 13 Juni 2024, saat Pondok Pesantren Villa Tahfizh Himmatul Qur'an Malino (VTHQ) menggelar Wisuda Santri Angkatan Ke-5. Sebanyak 52 santri, terdiri dari 28 santri tingkat SMP dan 24 santri tingkat SMA, secara resmi dikukuhkan sebagai alumni. Mereka kini siap terjun ke masyarakat dengan bekal hafalan Al-Qur'an yang kokoh dan ilmu pengetahuan yang mendalam, diharapkan menjadi agen perubahan positif di berbagai sektor.

Acara wisuda berlangsung khidmat, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang menunjukkan dukungan besar terhadap pendidikan Islam di Indonesia. Turut hadir Ketua Umum MUI Kabupaten Gowa, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Kabupaten Gowa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, serta Syaikh Prof. Dr. Abdul Sami' Muhammad Hassouna dari Qasim University Arab Saudi. Kehadiran para tokoh ini, bersama ratusan orang tua dan wali santri, semakin menambah kemeriahan dan bobot acara, menandai pengakuan terhadap kontribusi VTHQ dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berakhlak mulia.

Direktur VTHQ, Hadianto, S.H., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian para santri. Ia menggarisbawahi dedikasi santri dalam menyelesaikan pendidikan dan hafalan Al-Qur'an mereka. "Penamatan santri Angkatan Ke-5 ini diikuti sebanyak 52 wisudawan, terdiri dari 28 wisudawan tingkat SMP dan 24 wisudawan tingkat SMA. Di usia VTHQ yang ke-7 tahun sejak berdiri dan beroperasi pada tahun 2019, Alhamdulillah kami telah menamatkan sebanyak 246 santri, terdiri dari 134 alumni SMP dan 112 alumni SMA, termasuk wisudawan yang hari ini akan dikukuhkan sebagai alumni Angkatan Ke-5," ungkap Hadianto, memaparkan rekam jejak institusi yang terus berkembang pesat.

Hadianto juga menyoroti keberhasilan para alumni VTHQ yang telah diterima di berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia. Sejumlah alumni tercatat berhasil menembus seleksi di Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Negeri Makassar (UNM), Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Institut Agama Islam Kampus STIBA Makassar, serta berbagai kampus favorit lainnya. Ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di VTHQ tidak hanya fokus pada aspek keagamaan, tetapi juga membekali santri dengan kapasitas akademik yang kompetitif untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Apresiasi datang dari kancah internasional. Syaikh Prof. Dr. Abdul Sami' Muhammad Hassouna, seorang cendekiawan terkemuka dari Qasim University Arab Saudi, mengungkapkan kekagumannya terhadap perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Beliau secara khusus menyampaikan kesan mendalamnya terhadap Pondok Pesantren Villa Tahfizh Himmatul Qur'an Malino. "Salah satu lembaga pendidikan yang membuat saya terkesan selama kunjungan saya ke Indonesia adalah Pondok Pesantren Villa Tahfizh Himmatul Qur'an Malino," ujarnya, menyoroti kualitas dan dedikasi VTHQ dalam mendidik para hafizh.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2