Mahasiswa PPKn UPI Sumenep Gali Jurnalistik Etis Media Intens.id

Intens.id, Sumenep - Sebagai upaya nyata menjembatani teori akademis dengan realitas dunia media digital, empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasiladan Kewarganegaraan (PPKn), Fakultas Pendidi...

Mahasiswa PPKn UPI Sumenep Gali Jurnalistik Etis Media Intens.id
Bacakan Artikel

intens.id Jalurdua.com Intens.id, Sumenep - Sebagai upaya nyata menjembatani teori akademis dengan realitas dunia media digital, empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasiladan Kewarganegaraan (PPKn), Fakultas Pendidikan, Universitas PGRI Sumenep melakukan kunjungan dan diskusi langsung dengan perwakilan media digital Intens.id pada Minggu malam, 28 Desember 2025, pukul 18.00 WIB di Kafe Malaka, Desa Pangarangan.

Aktivitas kolaboratif yang berlangsung selama kurang lebih dua setengah jam ini merupakan implementasi dari proyek mata kuliah Jurnalistik, yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai proses kerja jurnalistik profesional, mulai dari perencanaan liputan hingga proses publikasi yang bertanggung jawab.

Diterima langsung oleh Fajar, perwakilan redaksi Intens.id, keempat mahasiswa yang terdiri dari Jaisaqi Danuriyo, Wasilul Arham, Moh. Khoirul Umam, dan Hafidhan Ryastiadi terlibat dalam dialog interaktif yang mengupas tuntas prinsip-prinsip dasar jurnalisme, seperti akurasi, verifikasi fakta, independensi, dan keseimbangan berita (cover both sides).

Fajar dengan gamblang memaparkan siklus lengkap produksi berita di era digital, mulai dari rapat redaksi untuk menentukan angle pemberitaan, teknik peliputan yang mendalam, hingga tahap kritis verifikasi data dan penulisan yang berpegang teguh pada struktur 5W+1H.

"Kecepatan dalam memberitakan adalah sebuah kebutuhan di era sekarang, tetapi ia tidak boleh sama sekali menggeser akurasi sebagai fondasi yang tak bisa ditawar. Setiap informasi, terutama yang bersumber dari media sosial atau narasumber tunggal, wajib melalui proses konfirmasi dancross-check dengan sumber independen lainnya. Prinsip berimbang bukan hanya formalitas etik, melainkan bentuk pertanggungjawaban moral kita kepada publik," tegas Fajar di tengah diskusi.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2