Lebih Aman dan Paham Bahasa Isyarat, Bantuan PLN Punagaya Ubah Pengalaman Belajar Siswa SLB Jeneponto

Lebih Aman dan Paham Bahasa Isyarat, Bantuan PLN Punagaya Ubah Pengalaman Belajar Siswa SLB Jeneponto
Wujudkan Sekolah Ramah Disabilitas, PLN Punagaya Benahi SLB di Jeneponto dengan Fasilitas dan Pelatihan Bahasa Isyarat. Foto: Ist
Bacakan Artikel

"Pendidikan inklusif tidak hanya bertumpu pada kurikulum, tetapi juga pada fasilitas fisik yang protektif dan kemampuan komunikasi guru yang adaptif," tegas Firmansyah. Ia berharap, perbaikan sarana dan pembekalan BISINDO secara profesional dapat menjembatani potensi luar biasa dari siswa disabilitas tanpa hambatan komunikasi maupun akses fisik.

Kepala Sekolah SLB Syahrial Al-Muadzir, Syahrial Almuadzir, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan komprehensif ini.

"Fasilitas seperti pagar dan safety rail adalah kebutuhan mendesak untuk menjaga keamanan anak-anak kami saat beraktivitas," ujarnya.

Syahrial menambahkan, kesempatan bagi guru untuk belajar BISINDO langsung dari penutur aslinya merupakan berkah yang luar biasa, sangat menunjang efektivitas transfer ilmu di dalam kelas.

Melalui komitmen dalam program Inklusi Sosial, PLN NP UP Punagaya berharap dapat terus mendampingi dan mencetak generasi difabel yang mandiri, tangguh, dan percaya diri menyongsong masa depan. Kolaborasi ini juga diharapkan menjadi pemantik kepedulian bagi berbagai pihak lainnya di Kabupaten Jeneponto untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2